Sebelum install pastikan PHP dan Composer sudah tersintal pada sistem operasi anda. Untuk mengecek nya anda bisa membuka terminal kemudian ketikan perintah berikut ini:
Perbedaan laravel installer dengan composer, disini jika kita butuh untuk mendownload laravel nya maka tidak akan mendownload semuanya sehingga proses nya akan lebih cepat. Untuk menginstall laravel installer nya jalankan perintah berikut ini:
bash
composer global require laravel/installer
Setelah installer nya terinstal, selanjutnya untuk membuat project laravel menggunakan installer nya jalankan perintah berikut ini:
Catatan:
Jika perintah laravel not found, maka anda perlu menambahkan PATH hasil dari instalasi package composer ke dalam profile atau environment anda. Seperti berikut ini
Valet adalah sebuah laravel development environment untuk sistem operasi macOS minimalis. Pada valet ini nantinya project laravel kita akan otomatis mempunyai local domain dengan nama top level domain nya adalah *.test. Valet ini berjalan menggunakan Web Server Nginx dan DnsMasq
Sesuai dengan namanya, valet ini seperti kita valet parkir di dunia nyata yang dimana ketika kita parkir maka kendaraan kita diberikan ke petugas untuk mencari tempat parkir. Valet ini juga sama, yang dimana nanti nya kita bisa tentukan mau parkir dimana, otomatis layanan ini yang akan mengatur aplikasi kita akan disimpan dimana sehingga cukup panggil dengan nama *.test
Untuk meginstall Valet nya, kalian bisa jalankan perintah berikut ini
bash
composer global require laravel/valet
Setelah package laravel/valet terisntall, jalankan perintah berikut ini untuk menginstall valet nya
bash
valet install
Setelah terinstall, untuk mengecek nya kalian bisa melakukan ping ke nama domain apapun *.test di terminal kalian menggunakan perintah berikut ini:
bash
ping foobar.test
Jika valet terinstall maka anda akan mendapatkan respon dari ip loopback 127.0.0.1
Setelah mengecek apakah valet terinstall, selanjutnya kita perlu menentukan folder mana yang akan dijadikan tempat parkir nya. Misal disini saya ilustrasikan kita akan menyimpan semua project laravel di PATH ~/Documents/Applications/*, sehingga nantinya jika terdapat folder atau project laravel di PATH tersebut kita langsung bisa mengakses nya melalui domain nama-folder.test
Untuk membuat folder PATH tersebut menjadi tempat parkir nya, jalankan perintah berikut ini:
bash
valet park
Jika perintah diatas dijalankan, maka akan muncul output tulisan seperti berikuti ini:
bash
This directory has been added to Valet's paths.
Sekarang untuk menjalankan project laravel yang sebelumnya di install yaitu coba-laravel, kita tidak perlu lagi menggunakan perintah php artisan serve. Namun kita bisa langsung mengetikan nama domain nya di url browser dengan format nama-folder.test atau dalam kasus ini adalah coba-laravel.test.
Sehingga jika kalian menginstall project laravel baru di PATH ~/Documents/Applications maka kalian bisa langsung mengakses nya di url browser dengan nama domain *.test (tanpa perlu perintah php artisan serve lagi).
Perbedaan laravel installer dengan composer, disini jika kita butuh untuk mendownload laravel nya maka tidak akan mendownload semuanya sehingga proses nya akan lebih cepat. Untuk menginstall laravel installer nya jalankan perintah berikut ini:
bash
composer global require laravel/installer
Setelah installer nya terinstal, selanjutnya untuk membuat project laravel menggunakan installer nya jalankan perintah berikut ini:
Catatan:
Jika perintah laravel not found, maka anda perlu menambahkan PATH hasil dari instalasi package composer ke dalam profile atau environment anda. Seperti berikut ini
Composer Env
Setelah itu reload session terminal anda dengan cara melalukan re-open aplikasi terminal nya
bash
laravel new coba-laravel
Setelah project laravel tersintal, untuk menjalankan project nya kalian bisa gunakan perintah berikut ini:
Catatan:
Jalankan perintah berikut ini didalam folder laravel nya, pastikan working directory terminal anda sudah berada di laravel project nya.
bash
php artisan serve
Apabila perintah diatas berhasil dijalankan, maka project laravel akan berjalan di local server dengan port 8000
Layanan valet ini hanya ada pada sistem operasi macOS, sehingga kita disini menggunakan alternative atau versi porting orang yang membuat layanan valet tersebut agar dapat berjalan di sistem operasi Windows. Kalian bisa melihat versi porting windows nya pada halaman berikut ini packagist.org/packages/cretueusebiu/valet-windows
Valet adalah sebuah laravel development environment untuk sistem operasi macOS minimalis. Pada valet ini nantinya project laravel kita akan otomatis mempunyai local domain dengan nama top level domain nya adalah *.test. Valet ini berjalan menggunakan Web Server Nginx dan Acrylic DNS
Sesuai dengan namanya, valet ini seperti kita valet parkir di dunia nyata yang dimana ketika kita parkir maka kendaraan kita diberikan ke petugas untuk mencari tempat parkir. Valet ini juga sama, yang dimana nanti nya kita bisa tentukan mau parkir dimana, otomatis layanan ini yang akan mengatur aplikasi kita akan disimpan dimana sehingga cukup panggil dengan nama *.test
Untuk meginstall Valet nya, kalian bisa jalankan perintah berikut ini
bash
composer global require cretueusebiu/valet-windows
Setelah package cretueusebiu/valet-windows terisntall, jalankan perintah berikut ini untuk menginstall valet nya
bash
valet install
Setelah valet terisntall, kalian perlu mengubah DNS Server windows kalian agar mengarah ke local DNS dari Acrylic DNS
DNS untuk IPv4
DNS IPv4
DNS untuk IPv6
DNS IPv6
Catatan:
Berhubung valet ini berjalan di web server nginx port 80, maka pastikan tidak ada service yang berjalan di port tersebut agar tidak bentrok. Misalkan jika anda menginstall bundle software seperti XAMPP atau Laragon, maka pastikan webserver nya ubah atau ganti port nya agar tidak berjalan di port 80 (misalkan di ubah agar berjalan di port 8080).
Contoh konfigurasi apache XAMPP agar berjalan di port 8080 pada file C:\xampp\apache\conf\httpd.conf
apache
Listen 8080ServerName localhost:8080
Contoh konfigurasi apache Laragon agar berjalan di port 8080 pada file C:\laragon\bin\apache\httpd-2.4.54-win64-VS16\conf\httpd.conf
apache
Listen 8080ServerName localhost:8080
Setelah terinstall, untuk mengecek nya kalian bisa melakukan ping ke nama domain apapun *.test di terminal kalian menggunakan perintah berikut ini:
bash
ping foobar.test
Jika valet terinstall maka anda akan mendapatkan respon dari ip loopback 127.0.0.1
Setelah mengecek apakah valet terinstall, selanjutnya kita perlu menentukan folder mana yang akan dijadikan tempat parkir nya. Misal disini saya ilustrasikan kita akan menyimpan semua project laravel di PATH D:\Applications/*, sehingga nantinya jika terdapat folder atau project laravel di PATH tersebut kita langsung bisa mengakses nya melalui domain nama-folder.test
Untuk membuat folder PATH tersebut menjadi tempat parkir nya, jalankan perintah berikut ini:
bash
valet park
Jika perintah diatas dijalankan, maka akan muncul output tulisan seperti berikuti ini:
bash
This directory has been added to Valet's paths.
Sekarang untuk menjalankan project laravel yang sebelumnya di install yaitu coba-laravel, kita tidak perlu lagi menggunakan perintah php artisan serve. Namun kita bisa langsung mengetikan nama domain nya di url browser dengan format nama-folder.test atau dalam kasus ini adalah coba-laravel.test.
Sehingga jika kalian menginstall project laravel baru di PATH ~/Documents/Applications maka kalian bisa langsung mengakses nya di url browser dengan nama domain *.test (tanpa perlu perintah php artisan serve lagi).