Ubuntu Server - Instalasi Ubuntu Server 22.04

Ubuntu Server - Instalasi Ubuntu Server 22.04

Pada artikel ini kita akan melakukan instalasi pada sistem operasi ubuntu server 22.04

Arman Dwi Pangestu
Arman Dwi PangestuJune 20, 2023
0 views
2 min read

Memilih Bahasa

Ketika ubuntu server pertama kali dinyalakan, akan muncul sebuah menu untuk memilih bahasa yang akan digunakan, disini saya akan memilih bahasa English.

Optional Update

Apabila versi ubuntu server yang kalian pilih sudah terdapat update yang terbaru, maka pada menu selanjutnya akan muncul sebuah pilihan untuk melakukan update ke versi yang terbaru.

Disini saya tidak akan melakukan update nya, maka disini saya memlihih Continue without updating.

Konfigurasi Keyboard

Pada menu ke 3 atau setelah menu Optional Update, selanjutnya muncul pemilihan untuk konfigurasi layout keyboard. Disini saya akan memilih standar yang biasa dipakai yaitu

  • Layout: English (US)
  • Variant: English (US)

Memilih Tipe Instalasi

Selanjutnya, terdapat menu untuk memilih tipe instalasi yang akan digunakan, terdapat 2 macam yaitu:

  • Ubuntu Server
  • Ubuntu Server (Minimized)

Sesuaikan dengan kebutuhan kalian masing-masing, disini saya akan memilih opsi pertama

Konfigurasi Jaringan

Setelah memilih tipe instalasi, selanjutnya memilih konfigurasi jaringan yang akan digunakan pada host ubuntu server nya, sesuaikan dengan konfigurasi jaringan yang digunakan. Pada konfigurasi jaringan ini terdapat 2 pilihan, diantaranya adalah:

DHCP Client

Default atau bawaan yang dipilih adalah DHCP IPv4

Manual (Static)

Untuk melakukan konfigurasi static ip address, langkah pertama adalah memilih IPv4 Method nya dengan pilihan Manual.

Selanjutnya isikan dengan konfigurasi ip address masing-masing, contohnya sebagai berikut ini:

plaintext
Subnet: 192.168.0.0/24
Address: 192.168.0.131
Gateway: 192.168.0.1
Name Servers: 8.8.8.8,8.8.4.4
Search Domain:

Setelah itu Save

Konfigruasi Proxy

Setelah melakukan konfigurasi jaringan, menu selanjutnya adalah konfigurasi proxy. Apabila kalian mempunyai proxy dan ingin menggunakan nya, isikan dengan konfigurasi yang kalian punya.

Disini saya tidak akan menggunakan proxy sehingga tidak akan saya isi

Konfigurasi Ubuntu Archive Mirror

Pada konfigurasi ini, isikan dengan URL mirror terdekat dari server kalian. Berhubung saya tinggal di Indonesia dan saya menggunakan ISP Indonesia maka saya isikan dengan

plaintext
http://id.arcive.ubuntu.com/ubuntu

Apabila kalian ingin melihat list ubuntu mirror pada setiap negara, kalian bisa mengunjungi website berikut ini launchpad.net/ubuntu/+archivemirrors

Untuk melihat nya, kalian cukup hover pada bagian tulisan href http atau rsync maka akan muncul URL mirror nya

Konfigurasi Penyimpanan

Pada konfigurasi penyimpanan ini terdapat 2 pilihan, yang pertama adalah konfigurasi bawaan dari ubuntu nya langsung dan yang kedua adalah kustom konfigurasi. Disini saya akan memilih kustom konfigurasi

Boot Partisi

Apabila kalian menggunakan UEFI mode pada sistem kalian, maka membutuhkan boot partisi ini, untuk membuat nya kalian bisa pilih pada bagian free space > Add GPT Partition

Untuk konfigurasi boot partisi ini saya menggunakan

plaintext
Size: 512M
Format: Leave unformatted
Mount:

Swap Partisi

Swap Partisi ini simpel nya berfungsi untuk mengalokasikan storage menjadi seperti RAM.

Untuk konfigurasi swap partisi ini saya menggunakan

plaintext
Size: 8129M
Format: swap
Mount:

Root Partisi

Root Partisi ini berfungsi sebagai storage utama pada server sistem operasi kita, atau jika kalian familiar dengan windows, root partisi ini sama halnya seperti Local Disk (C:)

Untuk konfigurasi root partisi ini saya menggunakan

Catatan: Size kosong disini artinya menggunakan seluruh free space yang ada

plaintext
Size:
Format: ext4
Mount: /

Setelah semua konfigurasi selesai, kalian bisa melihat summary konfigurasi penyimpanan nya

Apabila anda sudah yakin dengan konfigurasi penyimpanan nya, pilih Done

Maka akan muncul konfirmasi pemberitahuan, pilih Continue apabila yakin

Konfigurasi Profil

Setelah melakukan Konfigurasi Penyimpanan selanjutnya adalah melakukan konfigurasi profil, disini terdapat beberapa kolom yang perlu di isi, diantaranya adalah:

plaintext
Your name:
Your server`s name:
Pick a username:
Choose a password:
Confirm your password:

Untuk konfigurasi ini sesuaikan dengan keinginan kalian

Konfigurasi SSH

Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi SSH, konfigurasi SSH disini optional, jika kalian ingin menginstal openssh server langsung ketika instalasi ubuntu server nya, bisa aktifkan konfigurasi ini. Apabila tidak ingin menginstal nya kalian bisa disable konfigurasi ini

Konfigurasi Snap Package

Ubuntu menawarkan konfigurasi snap package populer yang sering digunakan di lingkungan server. Apabila kalian ingin memilih nya bisa tekan Space pada package yang dipilih dan tekan Enter untuk melihat detail lebih nya mengenai package yang dipilih

Jika tidak atau sudah memilih package nya, bisa tekan Done

Selesai

Setelah semua konfigurasi dilakukan, maka sistem operasi ubuntu-server akan di install


Related Posts