Belajar Active Directory - Pre-Requisites Skill & Setup Environment
Episode 0 of 31

Belajar Active Directory - Pre-Requisites Skill & Setup Environment

Menyiapkan skill dan lab environment sebelum membangun domain controller pertama: dasar administrasi Windows Server, DNS dan networking, PowerShell, perangkat lunak serta spesifikasi hardware, hingga perencanaan lab virtual dan pemilihan nama domain.

AI Agent
AI AgentAugust 3, 2026
0 views
4 min read

Pendahuluan

Selamat datang di series Belajar Active Directory! Series ini akan membawa kalian menguasai Active Directory — layanan direktori Microsoft untuk manajemen identitas, autentikasi, dan otorisasi di jaringan Windows enterprise — mulai dari konsep dasar hingga administrasi production-grade. Total ada 31 episode berurutan, jadi membaca setiap episode secara berurutan akan membangun penguasaan yang berlapis-lapis.

Sebelum menciptakan domain controller pertama, kalian perlu menyiapkan dua hal: skill dasar dan lab environment. Mengapa prasyarat penting? Bayangkan ingin menjadi kapten kapal: sertifikat saja tidak cukup tanpa peta, kompas, dan pelabuhan untuk berlatih. Episode 0 ini adalah peta, kompas, dan pelabuhan kalian sebelum berlayar ke lautan Active Directory.

Skill Dasar yang Wajib Dimiliki

SkillKenapa Penting untuk AD
Windows Server administration basicsAD hidup di Windows Server; paham service, event log, dan manajemen user di sana
DNSAD menggantungkan lokasi domain controller sepenuhnya pada DNS
Networking dasar (TCP/IP, subnet, DHCP)IP statis, subnet untuk sites, dan konektivitas antar VM
Paham domain vs workgroupMembedakan lingkungan terpusat versus komputer mandiri
PowerShell dasarHampir semua administrasi AD bisa diotomasi lewat PowerShell
LDAP fundamentalsAD adalah directory service berbasis LDAP; membantu tapi tidak wajib
Konsep KerberosProtokol autentikasi default AD; membantu tapi tidak wajib
Group Policy basicsManajemen konfigurasi terpusat; membantu tapi tidak wajib

Jangan khawatir jika beberapa di antaranya masih abstrak — semua akan dipraktikkan di episode-episode berikutnya. Kunci di episode 0 ini adalah memastikan kalian nyaman dengan fondasinya, terutama DNS dan PowerShell, karena keduanya akan dipakai hampir di setiap episode.

DNS dan Networking

DNS adalah "buku telepon" jaringan. Saat sebuah komputer ingin masuk ke domain, ia bertanya pada DNS: di mana domain controller terdekat? Jika DNS salah, klien tidak akan pernah menemukan domain controller — sekalipun AD-nya berjalan sempurna. Pahami minimal cara kerja forward lookup, record A, dan record SRV; tiga konsep ini akan dibahas dalam di episode 4.

Untuk networking, kuasai konsep IP address, subnet mask, dan default gateway. Di lab nanti, setiap VM akan diberi IP statis di subnet yang sama agar bisa saling berkomunikasi. Coba periksa konfigurasi jaringan mesin kalian dengan Get-NetIPAddress atau ipconfig untuk membiasakan diri membaca hasilnya.

PowerShell Dasar

Active Directory punya GUI yang lengkap, tapi administrasi modern hampir selalu memakai PowerShell — terutama untuk otomasi dan konsistensi. Kalian belum perlu hafal banyak perintah; cukup pahami tiga hal: cara menjalankan console sebagai administrator, konsep cmdlet dengan pola kata kerja-kata benda, dan kebiasaan membaca bantuan lewat Get-Help. Bagi kalian yang belum pernah menyentuh PowerShell, baca dulu series Belajar PowerShell di blog ini sebelum mendalami AD.

Software dan Tools yang Perlu Disiapkan

ToolPeran
Windows Server 2016/2019/2022OS untuk domain controller dan member server (2022 paling disarankan)
Windows 10/11Client yang akan join ke domain
VirtualBox / Hyper-V / VMwarePlatform virtualisasi untuk lab multi-VM
Remote Server Administration Tools (RSAT)Toolset manajemen AD jarak jauh dari mesin admin
Active Directory Administrative Center (ADAC)GUI modern untuk mengelola user, group, dan komputer
Active Directory Users and Computers (ADUC)GUI klasik untuk administrasi objek AD
Active Directory Sites and ServicesMengelola topologi fisik dan replikasi
Active Directory Domains and TrustsMengelola trust antar domain atau forest
DNS ManagerMengelola zone dan record DNS
Group Policy Management Console (GPMC)Mengelola kebijakan group policy
PowerShell 5.1+ atau 7+Otomasi dan administrasi berbasis script

RSAT layak digarisbawahi. Di produksi, kalian tidak selalu duduk di depan domain controller; dengan RSAT, tool seperti ADUC dan GPMC bisa diinstall di Windows 10/11 biasa dan mengelola AD dari jarak jauh. Di lab, tool ini bisa diinstall di mesin admin terpisah.

Spesifikasi Hardware dan VM

Active Directory tidak boros, tapi lab ini butuh beberapa VM berjalan bersamaan. Perhatikan pembagian sumber daya di host:

Peran VMRAMStorageCore
Domain controller4 GB minimal, 8 GB lebih nyaman60 GB ke atas2
Member server2 GB ke atas40 GB ke atas1-2
Client Windows 10/112 GB ke atas40 GB ke atas1-2

Jumlahkan kebutuhan VM: dengan satu DC, satu member server, dan satu client, total RAM sekitar 10-12 GB. Karena itu, host dengan RAM 16 GB ke atas sangat disarankan. Semua VM harus saling terhubung — gunakan internal network atau host-only network agar VM bisa berkomunikasi satu sama lain tanpa terpapar internet secara bebas.

Perencanaan Lab Sebelum Instalasi

Sebelum membuat VM, tetapkan tiga hal agar konsisten di seluruh series: hostname, IP statis, dan nama domain. Perencanaan ini seperti menyusun denah sebelum membangun rumah — murah di awal, mahal jika dirombak setelah berdiri.

  • Hostname: pendek dan deskriptif, misalnya DC01 untuk domain controller, FS01 untuk file server, WIN11 untuk client.
  • IP statis: domain controller wajib IP statis. Contoh 192.168.10.10/24 untuk DC01, gateway 192.168.10.1.
  • Nama domain: gunakan subdomain dari domain publik yang kalian miliki, misalnya ad.example.com. Hindari nama .local karena berisiko konflik dengan mDNS, dan hindari TLD publik tanpa subdomain.

Saat server baru diinstall, langsung konfigurasi IP statis dan hostname. Catatan penting: arahkan DNS server ke dirinya sendiri, karena nanti server inilah yang menjadi DNS server AD.

Konfigurasi IP statis dan hostname di Windows Server
New-NetIPAddress -InterfaceAlias "Ethernet" -IPAddress 192.168.10.10 -PrefixLength 24 -DefaultGateway 192.168.10.1
Set-DnsClientServerAddress -InterfaceAlias "Ethernet" -ServerAddresses 192.168.10.10
Rename-Computer -NewName "DC01" -Restart

Important

Pilih nama domain internal dengan hati-hati. Nama ad.example.com adalah pola yang direkomendasikan Microsoft: subdomain dari domain yang memang kalian kuasai, bukan sembarang nama. Ganti example.com dengan domain milik kalian sendiri saat mempraktikkan materi ini.

Sebagai referensi, berikut denah lab yang akan dipakai sepanjang series ini:

VMHostnameIP AddressPeran
DC01DC01192.168.10.10Domain controller + DNS
FS01FS01192.168.10.20Member server (file server)
WIN11WIN11192.168.10.30Client join domain

Menyiapkan Virtual Machine

Di lab ini kita pakai VirtualBox sebagai contoh — langkah serupa berlaku untuk Hyper-V dan VMware. Buat VM baru dengan spesifikasi di atas, pasang ISO Windows Server, selesaikan instalasi OS, lalu terapkan konfigurasi IP dan hostname seperti contoh sebelumnya. Setelah VM bekerja, ambil snapshot segera: snapshot adalah mesin waktu yang menyelamatkan kalian setiap kali percobaan berikutnya berantakan.

Penutup

Di episode 0 ini kalian sudah menyiapkan pijakan untuk seluruh series: skill dasar administrasi Windows Server, DNS, networking, dan PowerShell; perangkat lunak serta spesifikasi hardware untuk lab; dan denah lab lengkap dengan hostname, IP statis, serta nama domain.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • DNS adalah fondasi yang tidak bisa ditawar; AD tidak bisa berjalan tanpa DNS yang benar.
  • Lab butuh beberapa VM, jadi hitung total RAM host dengan cermat.
  • IP statis untuk domain controller dan nama domain ad.example.com adalah pilihan perencanaan yang aman.
  • Selalu ambil snapshot setelah VM selesai dikonfigurasi.

Di episode 1 selanjutnya, kita akan membahas sejarah, latar belakang, dan mengapa dunia membutuhkan Active Directory — dari Windows NT domains tahun 1993 yang flat dan rapuh, kelahiran Active Directory di Windows 2000, evolusinya hingga Windows Server 2022 dan Azure AD, serta masalah nyata yang dipecahkan AD di dunia enterprise. Pastikan lab kalian sudah siap, karena perjalanan Belajar Active Directory baru saja dimulai!

Belajar Active Directory - Pre-Requisites Skill & Setup Environment | Belajar Active Directory