Belajar Application Security Engineer dari dasar hingga production-ready: pre-requisites skill & setup environment dengan lab OWASP Juice Shop, peran & SDLC & karir, secure SDLC & threat modeling STRIDE, OWASP Top 10 detail, secure coding empat pilar, authentication & session hardening, API security & OWASP API Top 10, SAST dengan Semgrep & CodeQL, DAST dengan Burp Suite & ZAP, dependencies & SCA & SBOM, container & deployment security, security in CI/CD & secret scanning, security code review manual, vulnerability remediation CVSS EPSS & SLA, security testing strategy, appsec cloud-native di serverless & Kubernetes, secure frameworks & libraries, bug bounty coordination, web application firewall, zero trust untuk apps, compliance GDPR PCI-DSS & ASVS, AI-assisted AppSec, LLM & GenAI application security, supply chain security SLSA & cosign, security champions program, appsec metrics & maturity BSIMM, hingga ekosistem & tren 2026 serta roadmap karir dengan total 28 episode.
Sebelum menjadi Application Security Engineer, kalian wajib menguasai fondasi pemrograman web, HTTP/API, Git & CI/CD, serta mindset security; di episode ini kalian menyiapkan IDE, lab aplikasi rentan OWASP Juice Shop, dan tools testing inti seperti Burp Suite, Semgrep, Trivy, dan gitleaks lalu memverifikasi seluruh environment siap dipakai sepanjang series

Mengenal peran Application Security Engineer secara utuh: tugas harian dari security code review hingga threat modeling, perbedaannya dengan pentester, SOC, dan DevSecOps, di titik mana AppSec menyentuh setiap fase SDLC dari kode sampai runtime, serta mengapa demand peran ini meledak di era shift-left dan AI-assisted development

Membangun Secure SDLC dengan security gates di tiap fase dan menguasai threat modeling STRIDE dari diagram hingga daftar mitigasi; episode ini mempraktikkan threat model lengkap terhadap fitur login aplikasi nyata menggunakan OWASP Threat Dragon sehingga kalian bisa langsung menerapkannya pada fitur tim kalian

Bedah tuntas sepuluh kategori kerentanan OWASP Top 10 (2021) dari Broken Access Control hingga SSRF: akar penyebab, skenario eksploitasi nyata, dampak bisnis, dan mitigasi konkretnya; episode ini adalah fondasi kosakata yang akan dipakai di seluruh episode berikutnya sekaligus checklist saat audit aplikasi

Menguasai empat pilar secure coding: input validation dengan allowlist, output encoding sesuai konteks, authorization check yang tidak bisa dilewati, dan data handling aman; ditutup praktik security code review pada potongan kode nyata sehingga kalian bisa langsung memberi komentar PR yang konstruktif

Membedah mesin autentikasi aplikasi modern: password hashing dengan Argon2id, session management yang aman dari cookie flags hingga rotation, MFA berbasis TOTP/WebAuthn, dan OAuth 2.0/OIDC beserta jebakan JWT; ditutup praktik auth hardening yang bisa langsung diterapkan pada aplikasi kalian

Mengamankan API modern dari autentikasi token dan scope-based authorization, rate limiting berlapis, hingga OWASP API Top 10 dengan fokus BOLA dan mass assignment; ditutup praktik testing API sistematis menggunakan curl, Burp, dan collection otomatis

Memahami cara kerja SAST dari taint analysis hingga rule engine, menulis rule Semgrep kustom untuk pola berbahaya di codebase tim, membandingkan Semgrep vs CodeQL, dan mengintegrasikan semuanya ke pull request dengan rasio false positive yang tetap manusiawi

Menguji aplikasi dalam keadaan berjalan dengan Burp Suite dan OWASP ZAP: dari proxy intercept manual, crawling, active vs passive scanning, authenticated scanning, hingga otomasi ZAP baseline scan di CI terhadap OWASP Juice Shop

Mengelola risiko kode pihak ketiga dengan Software Composition Analysis: dari anatomi dependency tree dan transitive risk, SBOM CycloneDX/SPDX, npm audit vs Trivy vs Dependabot, hingga licensing compliance dan pipeline SCA yang tidak memblokir developer tanpa alasan
