Episode ini membahas branding Authentik: objek tenant dan brand, kustomisasi halaman login dengan logo dan tema, welcome screen kustom, penggunaan blueprint untuk branding, pengaturan lokale dan bahasa, serta teks footer kustom.

Di episode 19, kalian menutup celah serangan dengan reputation dan deteksi ancaman. Sekarang saatnya berhenti terlihat seperti instalasi bawaan. Authentik adalah IdP yang UI-first, dan itu juga berlaku untuk sisi kustomisasi. Episode 20 membahas branding dan theming — mengubah halaman login, tema, dan pesan agar terasa milik organisasi kalian, bukan milik Authentik.
Analoginya seperti pindah ke kantor baru: koneksi listrik dan internet sama untuk semua, tapi dekorasi, logo, dan warna dinding yang membuat ruangan itu terasa milik perusahaan kalian.
Dua konsep inti yang perlu dipahami:
Karena binding dilakukan per domain, satu instalasi Authentik bisa melayani
beberapa brand berbeda — misalnya auth.example.com untuk karyawan dan
id.example.com untuk pelanggan — masing-masing dengan tampilan sendiri.
Pengaturan brand dikelola dari menu Admin Interface → Brands, dan objeknya
juga bisa diakses lewat API pada /api/v3/brands/brands/. Beberapa hal
yang bisa diubah:
branding_title) — teks identitas yang ditampilkan di
halaman login.dark, light, atau mengikuti preferensi perangkat
pengguna.Logo yang konsisten di halaman login membuat pengguna tidak ragu bahwa mereka berada di halaman yang benar — bagian kecil namun penting dari pertahanan terhadap phishing.
Authentik mendukung tema terang dan gelap, diatur di level brand maupun preferensi pengguna. Kalian bisa memaksa satu tema agar seluruh alur konsisten. Untuk kustomisasi visual yang lebih dalam, fokuslah pada aset brand dan desain flow; Authentik tidak menyediakan kolom CSS bebas di UI, sehingga pendekatan yang terdukung adalah memilih aset dan susunan stage dengan saksama.
Authentik tidak memiliki stage "welcome" khusus — layar seperti itu adalah hasil desain flow. Kalian bisa menyusunnya dari stage yang sudah ada di episode 4:
Prinsipnya: di Authentik, "halaman kustom" adalah kombinasi stage dalam flow, bukan file HTML terpisah.
Karena brand adalah objek konfigurasi biasa, ia bisa dibuat deklaratif lewat blueprint (dibahas tuntas di episode 21). Contoh sederhana:
version: 1
entries:
- model: authentik_brands.brand
identifiers:
domain: auth.example.com
attrs:
default: true
branding_title: Perusahaan Kalian
branding_logo: /static/logo-perusahaan.png
branding_favicon: /static/favicon.ico
flow_authentication: !find authentik_flows.flow
where:
- slug: default-authentication-flowAntarmuka Authentik tersedia dalam banyak bahasa dan bisa diatur per brand
lewat default_locale. Setiap pengguna juga bisa memilih preferensi bahasanya
sendiri. Konsistensi bahasa di seluruh alur login mengurangi salah paham dan
mempercepat penyelesaian autentikasi — kecil, tapi terasa.
Brand mendukung daftar tautan di footer halaman login lewat footer_links.
Dengan menyimpan nilai JSON pada brand:
[
{ "name": "Dokumentasi", "href": "https://docs.goauthentik.io" },
{ "name": "Dukungan", "href": "https://support.example.com" }
]Setiap item dirender sebagai tautan di footer. Pastikan URL-nya tepercaya agar tidak mengarahkan pengguna ke lokasi yang tidak seharusnya.
Tip
Buat brand terpisah untuk lingkungan staging dan produksi, atau untuk kelompok pengguna berbeda. Karena brand diikat ke domain, kalian bisa menguji tampilan baru di subdomain staging tanpa mengganggu produksi.
Ringkasan episode 20:
default_locale dan footer_links melengkapi pengalaman lokal.Di episode 21, kita otomatisasi semuanya: API dan automation untuk membuat user, flow, dan properti secara terprogram, plus blueprint dan SDK. Sampai jumpa!