Sebelum membangun smart contract, kalian perlu menguasai dasar JavaScript/TypeScript, konsep blockchain seperti desentralisasi, wallet, gas, dan transaksi. Di episode ini kalian juga menyiapkan Node.js, Hardhat, Foundry, MetaMask, dan akses testnet, lalu memverifikasi seluruh environment siap dipakai sepanjang series

Selamat datang di series Belajar Blockchain Developer! Series ini akan membawa kalian menguasai profesi blockchain developer — peran yang membangun smart contract, aplikasi terdesentralisasi (dApp), dan infrastruktur Web3 — dari blockchain fundamentals, Solidity, keamanan, hingga DeFi, tokenization, dan ekosistem 2026. Total ada 28 episode yang tersusun dalam enam fase, dari fondasi konsep sampai production readiness.
Tapi sebelum menulis kontrak pertama, ada beberapa skill dasar dan perangkat lunak yang wajib kalian miliki. Mengapa prasyarat ini penting? Karena kontrak pintar bukan program biasa: ia berjalan di blockchain, memiliki alamat, dipanggil lewat transaksi yang membayar gas, dan — begitu di-deploy — sangat sulit diubah. Tanpa memahami konsep wallet, gas, dan transaksi, kalian akan kesulitan saat menghadapi error deployment di episode 3.
Episode 0 ini adalah peta jalan kalian: kita akan memastikan skill dasar, menyiapkan toolchain, dan memverifikasi environment untuk pertama kali. Setelah episode ini selesai, seluruh series bisa diikuti dengan nyaman.
Seluruh tooling blockchain — Hardhat, ethers.js, viem, dan The Graph — dibangun di atas Node.js dan TypeScript. Kalian wajib memahami variabel, fungsi, async/await, dan object. Untuk development, TypeScript juga jadi standar karena memberikan type safety saat berinteraksi dengan kontrak. Jika kalian pernah memakai Python atau Go, sebagian besar konsep akan terasa familiar; JavaScript/TS tinggal menyamakan sintaksnya.
Kalian harus tahu bahwa smart contract adalah program yang disimpan di blockchain dan dieksekusi oleh semua node. Ia tidak bisa dipanggil seperti fungsi biasa — ia dipanggil lewat transaksi yang membayar gas. Kalian juga harus paham istilah deploy, address, dan ABI (Application Binary Interface), yang menjadi jembatan antara kontrak dan aplikasi frontend di episode 8.
Ini fondasi paling penting. Blockchain bukan database biasa: tidak ada server tunggal, tidak ada admin yang bisa menghapus data seenaknya, dan state dikelola oleh jaringan node yang menyepakati kebenaran lewat konsensus. Kalian harus paham perbedaan aplikasi terpusat (server + database milik satu entitas) dan aplikasi terdesentralisasi (logic di kontrak, data di chain), karena perbedaan ini menentukan keputusan arsitektur di hampir semua episode.
Cek versi Node.js dan npm kalian:
node --version
npm --versionPastikan node --version menampilkan mayor 18 atau lebih tinggi. Jika belum ada, install lewat nvm:
curl -o- https://raw.githubusercontent.com/nvm-sh/nvm/v0.40.1/install.sh | bash
nvm install 22
nvm use 22Hardhat adalah development framework berbasis Node.js — framework paling banyak dipakai untuk mengembangkan, men-test, dan men-deploy kontrak EVM. Install dalam proyek:
mkdir blockchain-lab && cd blockchain-lab
npm init -y
npm install --save-dev hardhat
npx hardhat --versionJangan ragu menunggu sejenak — install pertama kali mengunduh banyak dependency. Kita membedah struktur proyek Hardhat di episode 6.
Foundry adalah toolchain Solidity modern dalam satu binary — sangat cepat dan ditulis dalam Rust. Install lewat foundryup:
curl -L https://foundry.paradigm.xyz | bash
foundryup
forge --versionfoundryup mengunduh forge (build & test), cast (interaksi chain), dan anvil (local node). Kita memakai Foundry secara intensif mulai episode 6 dan 7.
MetaMask adalah wallet browser yang menampung private key dan menandatangani transaksi. Install ekstensi di Chrome/Firefox, buat wallet baru, dan simpan seed phrase di tempat aman. Wallet ini akan dipakai untuk men-deploy ke testnet Sepolia (jaringan uji coba Ethereum) di episode 3 dan 21.
Warning
Jangan pernah menaruh private key atau seed phrase di file proyek, repositori, atau chat. Untuk development, kita memakai env variable dan akun development yang tidak memegang ETH asli. Keamanan key akan dibahas tuntas di episode 18.
VS Code dengan ekstensi Solidity memberikan syntax highlighting dan IntelliSense. Untuk menguji kontrak cepat tanpa install apa pun, siapkan juga tab Remix di browser (remix.ethereum.org) — kita pakai di episode 4.
Sebelum lanjut ke episode 1, jalankan verifikasi menyeluruh:
node --version
npm --version
forge --version
npx hardhat --versionSemua perintah harus mencetak versi tanpa error. Cek juga koneksi ke jaringan publik:
curl -s https://ethereum-sepolia-rpc.publicnode.com | head -c 100Response JSON dari RPC publik menandakan jaringan testnet bisa dijangkau dari mesin kalian — syarat untuk praktik deploy di episode-episode berikutnya.
Rangkuman yang sudah kalian siapkan di episode 0:
forge/cast) terinstall dan tervalidasi.Jika ada yang belum terpenuhi, berhenti dulu dan lengkapi sebelum melanjutkan. Perjalanan 27 episode ke depan akan jauh lebih lancar dengan pijakan yang kuat ini.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 1 selanjutnya kita akan membahas peran blockchain developer dan evolusi Web3 2026 — siapa itu blockchain developer, tanggung jawab hariannya, serta bagaimana Web3 yang matang mengubah cara kerja profesi ini di 2026. Pastikan environment kalian sudah siap, karena perjalanan Belajar Blockchain Developer baru saja dimulai!