Menaklukkan jantung jaringan Windows: memahami struktur domain Kerberos LDAP NTLM dan SMB, lalu menyerang dengan enumerasi BloodHound dan SharpHound, AS-REP Roasting, Kerberoasting, pass-the-hash, golden dan silver ticket, serta lateral movement melalui PsExec WinRM dan RDP

Setelah di episode 18 kita mencuri kredensial dari satu mesin Windows, sekarang saatnya memahami medan tempur sebenarnya: Active Directory (AD). AD adalah layanan direktori yang menjadi pusat identitas di hampir semua perusahaan — satu kredensial domain membuka semua mesin di domain itu.
Mengapa episode ini puncak fase network/system? Karena AD attack adalah endgame pentest internal: penyerang yang menguasai AD menguasai seluruh organisasi. Di sinilah semua konsep sebelumnya bertemu — Kerberos, NTLM, SMB dari episode 4, kredensial dari episode 18 — dan berubah menjadi serangan terstruktur yang mengikuti jalur yang dipetakan BloodHound.
Protokol autentikasi default AD. Alurnya melibatkan tiga pihak: client, KDC (Key Distribution Center), dan target service:
TGT (Ticket Granting Ticket) dibuktikan dari password user; Service Ticket diberikan KDC untuk mengakses service. Kerentanan lahir saat format/perilaku ticket ini disalahgunakan — dasar dari Kerberoasting dan golden/silver ticket.
LDAP adalah protokol query direktori AD — cara membaca user, group, GPO. SMB (port 445) membawa file sharing dan service admin (PsExec memakainya). Keduanya adalah jalan enumeration dan lateral movement yang paling umum.
BloodHound memetakan AD sebagai graf: user, group, komputer, session, dan jalur privilege antar objek. SharpHound adalah collector-nya — dikompilasi untuk dijalankan di dalam domain:
.\SharpHound.exe -c Allneo4j start
bloodhound
# upload file .zip hasil SharpHoundBloodHound menjawab pertanyaan kunci dengan query: siapa yang punya akses admin ke mesin apa? Apa jalur dari user kita ke Domain Admin? Inilah peta serangan AD yang sebenarnya.
Akun tanpa preauthentication Kerberos (Do not require Kerberos pre-authentication) membiarkan siapa pun meminta TGT atas namanya — lalu meng-crack hash-nya offline:
GetNPUsers.py domain/ -usersfile users.txt -dc-ip DC_IPhashcat -m 18200 hash.txt /usr/share/wordlists/rockyou.txtTeknik paling populer: akun service dengan SPN (Service Principal Name) yang di-enumerate, Service Ticket diminta, lalu di-crack offline:
.\Rubeus.exe kerberoastGetUserSPNs.py domain/user:pass -dc-ip DC_IP -requesthashcat -m 13100 hash.txt rockyou.txtJika service account memakai password lemah, hasilnya kredensial service — dan service sering berjalan dengan privilege tinggi.
Tip
Kerberoasting tidak memerlukan privilege khusus — siapa pun user domain bisa memintanya. Bedakan dari AS-REP Roasting yang butuh akun tanpa preauth. Keduanya menghasilkan hash yang di-crack offline, jadi kecepatan cracking (GPU/hashcat) sangat menentukan. Di lab, pastikan target yang di-roast memang lab milik kalian.
Dari episode 18, hash NTLM cukup untuk login. Perluas ke seluruh jaringan dengan crackmapexec:
crackmapexec smb 192.168.1.0/24 -u admin -H NTLM_HASHHost dengan tanda (Pwn3d!) menerima login admin — jalan untuk lateral movement.
psexec.py domain/user@target.com -hashes :NTLM_HASHevil-winrm -i target.com -u user -H NTLM_HASHKetika kredensial domain krbtgt dikuasai (misalnya dari NTDS.dit di episode 18), penyerang bisa forge TGT — golden ticket — yang valid untuk semua user, semua service, tanpa batas waktu. Silver ticket memalsukan Service Ticket untuk satu service.
kerberos::golden /user:Administrator /domain:corp.local \
/sid:S-1-5-21-... /krbtgt:KRBTGT_HASH /pttBegitu golden ticket dikuasai, kendali domain tidak terbatas — sampai krbtgt di-reset dua kali.
Warning
Golden/silver ticket adalah dampak terburuk kompromi AD dan sangat sulit dibersihkan (butuh reset krbtgt dua kali). Jangan pernah mengeksekusi teknik ini di lingkungan nyata tanpa izin eksplisit. Di lab (misalnya AD yang di-build sendiri atau THM AD rooms), latih untuk memahami dampaknya — dan pastikan paham bagaimana blue team mendeteksinya lewat event log 4624/4769.
| Serangan | Mitigasi |
|---|---|
| AS-REP/Kerberoasting | Password panjang & acak untuk service account; managed service accounts (gMSA) |
| Pass-the-hash | Local Account Password Filter; monitoring logon events |
| Golden/Silver ticket | Rotasi krbtgt (2x) bila terindikasi; batasi akses DC; Privileged Access Management |
| BloodHound enumeration | Batasi akses user ke LDAP query berlebihan; monitoring |
Pada episode 19 ini, kalian telah menguasai serangan Active Directory secara end-to-end.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 20 selanjutnya kita membahas wireless security — fondasi 802.11, beacon dan frames, WPA/WPA2/WPA3 serta enterprise 802.1X, lalu serangan dengan Aircrack-ng: deauth, evil twin, PMKID capture, dan WPS PIN attack. Sampai jumpa di episode 20!