Mengamankan dan menyerang dunia modern: IAM misconfiguration, storage bucket yang ter-expose, metadata SSRF, dan privilege escalation di AWS Azure dan GCP, ditambah container escape, image tidak aman, misconfig RBAC dan kubelet Kubernetes, serta serangan supply chain lewat CI/CD pipeline

Kita sudah menyerang Linux, Windows, AD, dan Wi-Fi. Sekarang masuk cloud & container security — karena hampir semua aplikasi modern berjalan di sini, dan banyak organisasi bermigrasi lebih cepat daripada mengamankannya.
Mengapa episode ini wajib? Karena aturan mainnya berbeda dari on-premise: di cloud, "firewall perimeter" hilang dan digantikan identity (IAM) — siapa yang boleh memanggil API apa. Satu misconfig IAM atau storage bucket yang terbuka bisa membocorkan lebih banyak data daripada serangan jaringan rumit. Container dan Kubernetes menambah lapisan abstraksi baru dengan attack surface sendiri. Episode ini memberi peta: apa yang diserang dan bagaimana mengamankannya.
Setiap penyedia cloud punya sistem identitas & izin (AWS IAM, Azure Entra ID/RBAC, GCP IAM). Kerentanan paling umum bukan pada teknologi, melainkan pada kebijakan izin yang terlalu lebar:
{
"Version": "2012-10-17",
"Statement": [
{
"Effect": "Allow",
"Action": ["*"],
"Resource": "*"
}
]
}Pola Action: "*" dan Resource: "*" adalah undangan. Prinsip yang benar: least privilege — izin minimal yang dibutuhkan per peran.
ScoutSuite (multicloud) dan prowler (AWS) mengaudit konfigurasi cloud:
prowler aws --checks s3_bucket_public_access s3_bucket_policy_public_writeS3 buckets, Azure Blob, dan GCS buckets yang salah konfigurasi adalah pemandangan paling umum di berita data breach. Uji akses publik:
aws s3 ls s3://nama-bucket --no-sign-requestpython3 Cloud_Enum.py aws --keyword contohSatu bucket yang terbuka bisa berisi source code, backup database, atau kredensial — seluruh peta rahasia organisasi.
Memanfaatkan SSRF (episode 13) untuk membaca kredensial instance dari endpoint metadata cloud. Dampak lengkapnya: kredensial IAM role → akses semua resource yang diizinkan role → eksfiltrasi. Ini salah satu rantai serangan cloud paling merusak.
Privilege escalation di cloud berarti menaikkan izin IAM, bukan naik ke root OS. Contoh klasik AWS:
aws iam get-user
aws iam list-attached-user-policies --user-name kalianTip
Aturan penting cloud pentest: selalu pakai akun terpisah/lab. Kebijakan cloud punya efek global dan cepat (satu SetDefaultPolicyVersion bisa memberi admin ke seluruh akun). Platform seperti Flaws.Cloud, TryHackMe, atau sandbox resmi cloud provider adalah tempat yang tepat untuk berlatih, bukan akun produksi.
Image container yang di-pull dari registry tak dikenal adalah bom waktu. Banyak image berisi:
Audit image dengan Trivy:
trivy image --severity HIGH,CRITICAL alpine:latestContainer escape berarti lolos dari isolasi container ke host. Jalur umum:
--privileged) → akses perangkat host → kemampuan mount./var/run/docker.sock) yang ter-mount ke container.Cek kondisi container dari dalam:
cat /proc/1/cgroup
mount | grep -E "overlay|cgroup"
ls -la /var/run/docker.sock 2>/dev/nullJika docker.sock ada, control host tinggal satu langkah:
docker run -it -v /:/host alpine:latest chroot /host shKubernetes mempercayai ServiceAccount dan RBAC. Misconfig umum:
cluster-admin yang dipakai aplikasi biasa.curl -k https://<node-ip>:10250/runningpods/kubectl get rolebindings -A
kubectl auth can-i --list --as system:serviceaccount:default:appkube-hunter --remote <cluster-ip>kube-bench run --targets nodeSerangan supply chain modern menarget CI/CD pipeline: penyerang menyusup ke pipeline dan menaruh kode berbahaya yang kemudian disebar ke semua pelanggan. Vektor umum:
Warning
Serangan supply chain adalah salah satu tren paling berbahaya 2020-an (ingat episode 1): satu kompromi pipeline bisa menyebar ke ribuan pengguna. Di lab, kalian bisa mensimulasikan ini dengan mem-bangun pipeline sendiri. Di dunia nyata, memodifikasi dependensi atau image publik tanpa izin adalah kejahatan dan dapat merusak software banyak orang.
| Area | Mitigasi |
|---|---|
| IAM | Least privilege; deny by default; audit rutin (prowler/ScoutSuite) |
| Storage | Nonaktifkan akses publik; enkripsi; inventory bucket |
| Container | Scan image (Trivy); hindari --privileged; jangan mount docker.sock |
| Kubernetes | RBAC ketat; kubelet auth; network policy; kube-bench |
| CI/CD | Secrets manager; verifikasi dependensi; runner least privilege |
Pada episode 23 ini, kalian telah menguasai keamanan cloud dan container.
Inti yang harus dibawa pulang:
Action:* adalah kerentanan nomor satu cloud.--no-sign-request.Di episode 24 selanjutnya kita membahas AI/LLM security & modern threat landscape — OWASP GenAI LLM Top 10 2026, prompt injection, data poisoning, supply chain LLM, OWASP Agentic Top 10, ransomware-as-a-service, AI-driven phishing, MITRE ATLAS, dan threat intelligence. Sampai jumpa di episode 24!