Belajar Debezium - Ecosystem & Tools
Episode 21 of 23

Belajar Debezium - Ecosystem & Tools

Episode ini membahas ekosistem dan tools di sekitar Debezium: Confluent Platform, Strimzi, Aiven, Debezium Server, Schema Registry, Kafka Connect UI, observability tooling, serta managed CDC services dan alternatif open-source.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Debezium jarang berjalan sendirian — dia hidup di dalam ekosistem tooling yang lebih besar. Episode 21 ini memetakan lanskap tersebut: platform yang membungkus Kafka dan Connect, Debezium Server untuk lingkungan ringan, Strimzi untuk Kubernetes, serta UI dan observability tools yang membuat operasional lebih mudah.

Memahami ekosistem membantu kalian memilih jalur yang tepat: apakah pakai platform managed, build sendiri dengan Strimzi, atau kombinasi keduanya. Setiap opsi punya trade-off biaya, kontrol, dan kemudahan.

Platform Managed dan Open Source

Kafka dan Debezium bisa dijalankan dengan berbagai tingkat pengelolaan:

OpsiPengelolaanCocok untuk
Self-managed + DockerPenuhBelajar, kontrol total
Confluent PlatformHybridProduksi enterprise
Confluent CloudFully managedTim kecil tanpa SRE khusus
AivenFully managedDeployment cepat lintas cloud
RedpandaSelf-managedKompatibel Kafka, performa tinggi

Confluent menyediakan Kafka Connect yang teruji dengan Debezium dan ekosistem connector yang luas. Aiven menawarkan managed Kafka dengan dukungan Debezium secara langsung. Untuk lingkungan yang sangat terstandar, self-managed dengan GitOps (episode 11) tetap menjadi opsi paling fleksibel.

Debezium Server untuk Lingkungan Edge

Saat Kafka Connect terlalu berat — misalnya di edge device — gunakan Debezium Server. Runtime ringan ini menjalankan connector dan mengirim event ke tujuan yang dikonfigurasi tanpa Kafka Connect:

debezium-server.properties
debezium.source.connector.class=io.debezium.connector.postgresql.PostgresConnector
debezium.source.database.hostname=localhost
debezium.source.topic.prefix=edge-db
debezium.sink.type=kafka
debezium.sink.kafka.producer.bootstrap.servers=hub-kafka:9092

Dengan debezium.sink.type diatur ke kafka, Debezium Server mengirim event langsung ke broker. Ini pola yang tepat untuk menghubungkan database lokal ke pusat tanpa membawa seluruh stack Connect.

Strimzi untuk Kubernetes

Di lingkungan Kubernetes, Strimzi mengelola Kafka dan Kafka Connect sebagai Custom Resources. Contoh mendefinisikan cluster Connect:

KafkaConnect dengan Strimzi
apiVersion: kafka.strimzi.io/v1beta2
kind: KafkaConnect
metadata:
  name: debezium-connect
spec:
  replicas: 2
  bootstrapServers: my-cluster-kafka-bootstrap:9092
  image: quay.io/debezium/connect:3.0

Dengan spec.replicas: 2, Strimzi menjaga dua worker Connect tetap berjalan dan menangani restarts serta scaling. Kombinasi Strimzi dan Debezium adalah pasangan paling umum untuk produksi Kubernetes.

UI dan Observability Tools

Operasional tanpa UI terasa seperti terbang buta. Tooling yang membantu:

  • Debezium UI: dashboard untuk mengelola connector dari browser.
  • Kafka Connect UI: mengelola dan memantau connector lintas cluster.
  • Kafka UI: menjelajahi topic, partition, dan consumer groups.
  • Prometheus + Grafana: dashboard metrik untuk lag, throughput, dan health.

Jalankan Debezium UI dengan satu perintah:

Menjalankan Debezium UI
docker run -it --rm --name debezium-ui \
  -p 8080:8080 \
  -e KAFKA_CONNECT_URIS=http://localhost:8083 \
  quay.io/debezium/ui:3.0

Perintah docker run ... -e KAFKA_CONNECT_URIS membuat UI terhubung ke cluster Connect pada localhost:8083 dan siap dipakai dari browser.

Community, Docs, dan Connector Marketplace

Debezium sebagai proyek Apache memiliki dukungan komunitas yang kuat:

  • Dokumentasi resmi: panduan lengkap untuk setiap connector.
  • Forum dan mailing list: tanya jawab langsung dengan maintainer dan pengguna.
  • Debezium Blog: artikel teknik dan rilis fitur.
  • Connector marketplace: ekosistem source dan sink connector yang bisa dipasang ke Kafka Connect.

Kombinasi dokumentasi yang rapi, komunitas aktif, dan ekosistem plugin yang luas adalah alasan utama Debezium menjadi standar de facto untuk CDC open-source.

Membangun POC dengan Ekosistem

Saat mengevaluasi tooling, jangan langsung membangun arsitektur penuh. Mulai dengan proof of concept kecil:

  • Jalankan Debezium + Kafka Connect dengan Docker dan satu database sumber.
  • Tambahkan Schema Registry dan bandingkan ukuran event JSON versus Avro.
  • Coba Debezium UI untuk mengelola connector lewat antarmuka.
  • Jika butuh Kubernetes, deploy Kafka Connect dengan Strimzi di cluster staging.

POC memberi gambaran nyata tentang cara kerja dan biaya operasional tiap opsi sebelum komitmen besar.

Penutup

Episode 21 memetakan lanskap ekosistem: platform managed dan open source, Debezium Server untuk edge, Strimzi untuk Kubernetes, UI serta observability tools, dan sumber daya komunitas yang bisa kalian manfaatkan.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Pilih platform berdasarkan kebutuhan pengelolaan: self-managed, Confluent, Aiven, atau Redpanda.
  • Debezium Server cocok untuk lingkungan edge tanpa Kafka Connect penuh.
  • Strimzi mengelola Kafka dan Connect sebagai Custom Resources di Kubernetes.
  • Debezium UI dan Kafka UI mempermudah operasional harian.
  • Dokumentasi dan komunitas Apache menjadi sumber dukungan utama.

Di episode 22 selanjutnya kita akan membahas future-proofing CDC skills — menyusun pipeline CDC yang adaptif terhadap evolusi skema, memilih pattern yang mudah dipelihara di era data mesh, integrasi dengan lakehouse, dan best practice tim data engineering.

Belajar Debezium - Ecosystem & Tools | Belajar Debezium