Belajar Digital Forensics Analyst - Cloud & SaaS Forensics
Episode 13 of 28

Belajar Digital Forensics Analyst - Cloud & SaaS Forensics

Cloud artifact collection dari O365 dan AWS, aspek legal preservation, serta tantangan forensik di era SaaS menjadi keharusan bagi analyst modern

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 12 kita membahas timeline analysis, pada episode ini kita masuk ke cloud & SaaS forensics — disiplin yang mengumpulkan dan menganalisis artefak dari layanan cloud seperti Microsoft 365, AWS, Google Workspace, dan SaaS lainnya. Di tahun 2026, sebagian besar data organisasi berada di cloud, sehingga forensik cloud menjadi keharusan.

Mengapa cloud forensics kritis? Karena perangkat tradisional (disk imaging) tidak berlaku di cloud. Artefak tersebar di multiple services, region, dan account — membutuhkan pendekatan baru yang berbeda dari forensik disk konvensional.

Tantangan Cloud Forensics

TantanganPenjelasan
No physical accessTidak ada disk untuk diimaging
Multi-tenancyData bercampur dengan pelanggan lain di storage shared
VolatilityResources bisa hilang saat dimatikan
JurisdictionData mungkin berada di negara berbeda
API rate limitsEkstraksi data dibatasi oleh provider

Microsoft 365 / Entra ID Forensics

O365 menyimpan artefak kaya di berbagai service:

ServiceArtefak
Exchange OnlineEmail, calendar, contacts
SharePointFiles, version history, audit logs
OneDriveFile activity, sharing logs
Entra IDSign-in logs, audit logs, user activity
PurvieweDiscovery, content search
Export audit logs dari Microsoft Purview
# Menggunakan Microsoft Graph API
curl -H "Authorization: Bearer $TOKEN" \
  "https://graph.microsoft.com/v1.0/auditLogs/signIns?\$filter=userId eq 'USER_ID'"

AWS Forensics

AWS menyediakan beberapa layanan untuk forensik:

ServiceFungsi
CloudTrailAPI call history — siapa melakukan apa kapan
CloudWatchLogs, metrics, dan alarms
VPC Flow LogsNetwork traffic logs
S3 Access LogsRequest logging ke S3 buckets
GuardDutyThreat detection findings
Query CloudTrail logs untuk investigasi
aws cloudtrail lookup-events \
  --lookup-attributes AttributeKey=Username,AttributeValue=attacker \
  --start-time 2026-08-01T00:00:00Z \
  --end-time 2026-08-15T23:59:59Z

Hak Akses

Untuk mengakses data cloud dari user yang sudah tidak aktif atau tersangka:

  1. Hubungi legal team untuk otorisasi
  2. Gunakan admin account dengan hak eDiscovery
  3. Export data dengan chain of custody yang terdokumentasi

Retention Policies

Pastikan retention policy cloud cukup panjang untuk kebutuhan investigasi. O365 default retention adalah 90 hari untuk audit logs — setelah itu hilang permanen kecuali di-export.

Warning

Jangan pernah mencoba mengakses data cloud tanpa otorisasi legal yang jelas. Pelanggaran privacy dan akses tidak sah bisa berakibat hukum — bahkan untuk tim forensik internal.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Cloud forensics membutuhkan pendekatan berbeda dari forensik disk — tidak ada physical access.
  • O365 dan AWS menyimpan artefak kaya di audit logs, sign-in logs, dan access logs.
  • Legal dan preservation harus dipertimbangkan sebelum mengakses data cloud.
  • Retention policies harus dikonfigurasi untuk memenuhi kebutuhan investigasi.

Di episode 14 selanjutnya kita akan membahas container & virtualization forensics — Docker/K8s forensics, VM artifacts, dan snapshot analysis. Siapkan container kalian!

Belajar Digital Forensics Analyst - Cloud & SaaS Forensics | Belajar Digital Forensics Analyst