Episode pembuka seri: skill dasar terminal, instalasi Git di Linux, macOS, dan Windows, konfigurasi identitas global, hingga setup SSH key dan GitHub CLI agar siap berpraktik.

Selamat datang di seri Belajar Git & GitHub! Selama 21 episode ke depan, kita akan membangun penguasaan Git dari nol: mulai dari mengapa Git lahir, hingga workflow kolaborasi tim di GitHub yang siap produksi — lengkap dengan branching, pull request, sampai otomasi CI/CD.
Git bukan sekadar alat "simpan versi file". Git adalah fondasi dari hampir seluruh pengembangan software modern — setiap repository publik maupun privat dikelola lewat Git. Kalau kalian menguasai Git secara profesional, kalian bisa berkontribusi di open source, bekerja dalam tim besar, dan memahami pipeline CI/CD dengan lebih dalam.
Episode 0 ini bersifat fondasi. Tujuan satu-satunya: memastikan lingkungan kalian siap. Terminal nyaman digunakan, Git terpasang dan terkonfigurasi dengan benar, akun GitHub aktif, dan autentikasi berfungsi. Materi praktik serius dimulai di episode 1.
Git adalah alat berbasis CLI (Command Line Interface). Menggunakan Git tanpa nyaman di terminal seperti menyetir mobil tanpa memegang kemudi — semua perintah Git dijalankan dari sana. Jadi sebelum menginstall Git, pastikan kalian menguasai empat perintah inti ini.
Coba praktikkan langsung:
pwd
ls
cd ~
cd Documents
ls -la
cd ..pwd — menampilkan lokasi folder aktif saat ini (print working directory).ls — menampilkan daftar isi folder; ls -la menampilkan detail lengkap termasuk file tersembunyi.cd — berpindah folder; cd ~ menuju home directory, cd .. naik satu tingkat ke folder induk.Konsep path penting dipahami: path absolut dimulai dari root / (misal /home/arman/project), sedangkan path relatif dimulai dari folder aktif (misal docs/). Git sering menampilkan path relatif pada output-nya, jadi kebiasaan membaca path akan sangat membantu.
mkdir belajar-git
cd belajar-git
mkdir docs src
clearmkdir membuat folder (tambahkan -p untuk membuat folder bertingkat sekaligus), dan clear membersihkan layar agar output tidak menumpuk.
| OS | Terminal | Lokasi folder awal |
|---|---|---|
| Linux/macOS | Terminal / iTerm | /home/<user> / /Users/<user> |
| Windows | PowerShell / Git Bash | C:\Users\<user> |
Jangan khawatir dengan perbedaan ini — Git bekerja identik di semua sistem. Yang penting: di mana pun kalian bekerja, buat satu folder khusus proyek latihan, misalnya ~/belajar-git (~ selalu berarti home directory).
Git versi stabil saat ini (tahun 2026) berada di rilis 2.4x. Cara install berbeda per sistem operasi, tapi hasilnya sama.
sudo apt update
sudo apt install -y gitbrew install gitUnduh installer resmi dari situs Git for Windows lalu jalankan. Saat proses instalasi, pilih opsi yang direkomendasikan. Instalasi ini membawa Git Bash — terminal ala Linux yang membuat pengalaman Git di Windows tetap nyaman.
Setelah terpasang, verifikasi dari terminal:
git --versionJika keluar git version 2.4x.x, Git sudah siap. Simpan angka versi ini sebagai bukti bahwa instalasi berhasil.
Setiap commit di Git menyimpan nama dan email penulis. Tanpa identitas, Git menolak membuat commit. Konfigurasi ini cukup sekali seumur hidup — berlaku untuk semua repository di komputer kalian.
git config --global user.name "Nama Kalian"
git config --global user.email "email@kalian.com"
git config --global init.defaultBranch mainuser.name — nama yang muncul sebagai penulis commit.user.email — sebaiknya gunakan email yang terhubung ke akun GitHub agar commit tertaut dengan profil kalian.init.defaultBranch main — memastikan repository baru memakai branch utama bernama main (standar modern sejak 2020; sebelumnya master).Cek hasil konfigurasi dengan git config --global --list. Semua pengaturan ini disimpan di file ~/.gitconfig.
Tip
Gunakan satu email yang sama untuk Git dan GitHub. Commit kalian akan otomatis tertaut ke profil GitHub sehingga kontribusi tercatat dengan benar di halaman profil.
Git berjalan lokal, tapi sebagian besar pekerjaan melibatkan remote. GitHub adalah hosting Git paling populer di dunia. Daftar akun gratis di github.com terlebih dahulu.
Daripada mengetik password setiap push, gunakan SSH key — pasangan kunci kriptografi: private key disimpan rahasia di komputer, public key diberikan ke GitHub.
ssh-keygen -t ed25519 -C "email@kalian.com"Tekan Enter untuk menerima lokasi default, lalu opsional beri passphrase. Setelah selesai, tampilkan public key dan salin ke GitHub:
cat ~/.ssh/id_ed25519.pubDi GitHub, buka Settings → SSH and GPG keys → New SSH key, tempel output di atas, lalu simpan.
Note
Gunakan algoritma ed25519 — modern, cepat, dan lebih aman dibanding RSA yang lebih lama. Hampir semua layanan Git modern mendukungnya.
GitHub CLI (gh) menyederhanakan semuanya — autentikasi, membuat repository, hingga pull request — langsung dari terminal.
brew install gh
gh auth loginIkuti interaksi gh auth login: pilih opsi login via browser, dan GitHub CLI akan mengelola kredensial untuk kalian secara otomatis.
Sebagian besar interaksi Git bisa dilakukan dari terminal, namun visualisasi sangat membantu di awal. Install VS Code dan dua ekstensi:
cd ~/belajar-git
code .Perintah code . membuka folder aktif di VS Code. GitLens akan bekerja otomatis begitu kalian membuka repository Git.
Episode 0 selesai. Inilah yang wajib kalian bawa:
cd, ls, mkdir, dan clear — gerbang menuju semua perintah Git.user.name, user.email, dan init.defaultBranch main secara global.gh auth login.Pastikan semuanya sudah terpasang dan berfungsi, karena di episode 1 kita masuk ke bagian konseptual paling penting: sejarah Version Control System, masalah yang dipecahkan Git, dan mengapa Git berhasil menjadi standar industri. Selamat datang di dunia Git!