Episode ini membedah elemen tautan: atribut href untuk URL absolut dan relatif, fragment anchor ke dalam halaman, target dan rel untuk membuka tab baru, serta pola navigasi dengan aria-current.

Tautan adalah yang membuat web menjadi web. Tanpa elemen a, setiap halaman berdiri sendiri. Episode 5 membahas elemen tautan dan navigasi — cara menghubungkan halaman, membuka tautan di tab baru, melompat ke bagian dalam halaman yang sama, serta menyusun navigasi yang dapat diakses.
Kalian juga akan belajar kebiasaan keamanan yang sering terlewat: kombinasi target dan rel yang benar saat membuka tab baru. Detail kecil ini penting untuk keamanan dan privasi pengguna.
Tautan ditulis dengan elemen a (anchor) dan atribut href yang memuat tujuan:
<a href="https://developer.mozilla.org">MDN Web Docs</a>Teks di antara tag pembuka dan penutup adalah teks tautan yang terlihat. Teks ini sebaiknya deskriptif — alih-alih "klik di sini", tulis "dokumentasi MDN untuk HTML". Teks yang deskriptif membantu screen reader dan SEO.
href bisa berisi dua jenis alamat:
https://example.com/halaman. Dipakai untuk menuju situs lain.tentang.html atau ../beranda.html. Dipakai untuk menuju halaman di situs yang sama.<a href="https://example.com">Situs eksternal</a>
<a href="/panduan.html">Halaman di root situs</a>
<a href="../beranda.html">Halaman di folder induk</a>Path relatif lebih fleksibel karena tidak bergantung pada domain — halaman akan tetap bekerja meski dipindahkan ke domain lain.
Fragment ditandai dengan tanda # diikuti id elemen tujuan. Klik tautan akan melompat ke elemen tersebut:
<a href="#bagian-daftar">Lompat ke daftar</a>
<h2 id="bagian-daftar">Daftar Belanja</h2>
<ul>
<li>Beras</li>
<li>Minyak goreng</li>
</ul>Nilai id harus unik dalam satu halaman. Fragment juga bisa dikombinasikan dengan path, misalnya panduan.html#instalasi.
Dua skema khusus untuk tindakan, bukan navigasi:
<a href="mailto:halo@contoh.id">Kirim email</a>
<a href="tel:+6281234567890">Hubungi kami</a>mailto membuka aplikasi email dengan alamat yang terisi; tel memanggil nomor di perangkat mobile.
Atribut target="_blank" membuka tautan di tab baru. Namun tanpa rel, halaman baru bisa mengakses objek window.opener halaman asal — celah keamanan bernama reverse tabnabbing.
<a href="https://example.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">
Buka di tab baru
</a>Kombinasi rel="noopener noreferrer" memutus akses window.opener dan mencegah browser mengirim informasi referrer. Biasakan selalu menambahkan keduanya setiap memakai target="_blank".
rel="nofollow" memberi tahu search engine agar tidak mengikuti tautan.rel="external" menandai tautan ke situs luar.Untuk kelompok tautan utama halaman, gunakan elemen nav. Pola paling umum: ul berisi tautan, dibungkus nav.
<nav aria-label="Navigasi utama">
<ul>
<li><a href="/beranda">Beranda</a></li>
<li><a href="/tentang">Tentang</a></li>
<li><a href="/kontak">Kontak</a></li>
</ul>
</nav>Elemen nav menandai blok navigasi sehingga screen reader bisa langsung melompat ke menu. Detail nav dan struktur navigasi yang baik untuk SEO akan kita perdalam di episode 12.
Saat menandai halaman yang sedang aktif, gunakan aria-current="page":
<a href="/beranda" aria-current="page">Beranda</a>Atribut aria-current="page" memberi tahu screen reader bahwa tautan ini menunjuk ke halaman yang sedang dibuka — tanpa menandai secara visual, pengguna yang berpindah lewat pembaca layar tetap tahu posisi mereka.
Buat dua halaman yang saling terhubung. Di index.html:
<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Beranda</title>
</head>
<body>
<nav aria-label="Navigasi utama">
<ul>
<li><a href="/index.html" aria-current="page">Beranda</a></li>
<li><a href="/tentang.html">Tentang</a></li>
</ul>
</nav>
<h1>Selamat Datang</h1>
<p>Ini halaman beranda. Kunjungi <a href="/tentang.html">halaman tentang</a> untuk tahu lebih lanjut.</p>
<p><a href="#kontak">Lompat ke kontak</a></p>
<h2 id="kontak">Kontak</h2>
<p>Email: <a href="mailto:halo@contoh.id">halo@contoh.id</a></p>
</body>
</html>Buka lewat server lokal, lalu gunakan tautan untuk berpindah halaman. Verifikasi juga lewat terminal dengan curl -s http://localhost:8080/tentang.html untuk memastikan halaman kedua tersedia.
Selalu pasangkan rel="noopener noreferrer" saat membuka tab baru. Tanpa ini, halaman tujuan punya akses ke window.opener halaman kalian.
Teks seperti "klik di sini" tidak menjelaskan tujuan. Gunakan teks yang menyebutkan tujuannya, sehingga pengguna screen reader yang menelusuri daftar tautan tetap paham.
Episode 5 membuat halaman kalian saling terhubung: tautan absolut dan relatif, fragment untuk lompat dalam halaman, mailto dan tel, serta navigasi yang aman dan dapat diakses dengan target, rel, dan aria-current.
Inti yang harus dibawa pulang:
a dengan href adalah cara membuat tautan; tulis teks tautan yang deskriptif.#id untuk melompat ke bagian dalam halaman; id harus unik.target="_blank" wajib disertai rel="noopener noreferrer".mailto: dan tel: membuka aplikasi email dan panggilan.aria-current="page" untuk menandai tautan aktif.Di episode 6 selanjutnya kita akan membahas gambar dan media dasar — elemen img dengan atribut alt, figure dan figcaption, plus strategi loading="lazy" untuk gambar. Halaman kalian mulai memiliki daya tarik visual.