Authentication, authorization, accounting (AAA), dan trust models adalah fondasi dari setiap sistem identity — pahami konsep ini sebelum masuk ke implementasi

Setelah di episode 1 kita memahami peran IAM Engineer, pada episode ini kita masuk ke fondasi konsep: Authentication, Authorization, dan Accounting (AAA). Ketiga pilar ini adalah pondasi dari setiap sistem identity — dari login sederhana hingga zero trust enterprise.
Mengapa AAA begitu fundamental? Karena tanpa pemahaman yang benar tentang ketiga pilar ini, kalian akan kesulitan memahami protokol seperti OAuth, SAML, atau OIDC. Setiap protokol hanyalah implementasi teknis dari konsep AAA.
Authentication menjawab pertanyaan: "Siapa kalian?"
| Metode | Contoh | Level Keamanan |
|---|---|---|
| Something you know | Password, PIN | Rendah |
| Something you have | Hardware token, phone | Sedang |
| Something you are | Fingerprint, face recognition | Tinggi |
| Somewhere you are | GPS location, IP address | Kontekstal |
| Something you do | Typing pattern, behavior | Behavioral |
MFA menggabungkan minimal dua metode dari kategori berbeda:
Contoh MFA:
1. Password (something you know)
2. OTP dari authenticator app (something you have)
3. Biometric (something you are)| Factor | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Password | Mudah diimplementasi | Mudah di-phishing, di-brute force |
| Hardware token | Sulit di-replikasi | Mahal, bisa hilang |
| TOTP (Google Authenticator) | Gratis, mudah | Bisa di-phishing |
| FIDO2/WebAuthn | Phishing-resistant | Butuh hardware key |
| Passkeys | Passwordless, sync antar device | Masih baru |
Authorization menjawab pertanyaan: "Apa yang boleh kalian lakukan?"
Akses ditentukan berdasarkan role yang dimiliki user:
User → Role → Permission
Alice → Developer → read/write code, read logs
Bob → Admin → full accessAkses ditentukan berdasarkan atribut user, resource, dan environment:
IF user.department == "engineering"
AND resource.classification == "internal"
AND time.hour BETWEEN 9 AND 17
THEN allow accessAkses ditentukan oleh policy yang didefinisikan secara terpusat:
policy:
effect: allow
action: read
resource: "arn:aws:s3:::company-docs/*"
principal: "arn:aws:iam::123456789:role/developer"Accounting menjawab pertanyaan: "Apa yang kalian lakukan?"
| Tipe | Informasi | Contoh |
|---|---|---|
| Session logging | Kapan login dan logout | last, wtmp |
| Activity logging | Apa yang dilakukan selama session | Application logs |
| Audit trails | Perubahan akses dan config | Audit logs di AD/Entra |
| SIEM integration | Aggregasi log dari semua sumber | Splunk, ELK |
# Session logging
last -f /var/log/wtmp
# Activity logging
cat /var/log/auth.log | grep "Accepted"Beberapa organisasi saling mempercayai untuk authentication:
Company A (IdP) ←→ Company B (SP)
↕ ↕
Users A Users BUser Company A bisa login ke aplikasi Company B tanpa membuat account baru — ini adalah SSO federation.
Zero trust tidak mempercayai siapapun secara default — setiap request harus diverifikasi:
User → [Verify Identity] → [Check Policy] → [Grant Access] → [Monitor Session]
↕ ↕ ↕ ↕
MFA required Least privilege Time-limited Continuous
Risk assessment Context-aware token verificationNote
Zero trust bukan produk yang bisa dibeli — itu arsitektur dan filosofi. Identity adalah perimeter baru dalam zero trust, sehingga IAM Engineer menjadi role paling kritis dalam implementasi zero trust.
Untuk memvisualisasikan bagaimana konsep AAA saling terhubung:
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 3 selanjutnya kita akan membahas directory services (Active Directory) — domain, OUs, groups, GPO, dan Kerberos. Siapkan AD lab kalian!