Episode 16 menyatukan beberapa cluster: topologi primary-remote dengan shared control plane, replicated control plane, east-west gateway untuk routing lintas cluster, multi-cluster DNS, serta pembentukan trust antar cluster dan mesh.

Aplikasi skala besar jarang hidup di satu cluster: zona failure, latensi regional, dan batas kuota memaksa kalian menyebar ke beberapa cluster. Episode 16 ini membahas cara membangun satu mesh lintas cluster dengan Istio — topologi yang tersedia, peran east-west gateway, dan bagaimana identitas serta trust disatukan.
Pola paling umum: satu cluster primary menjalankan istiod; cluster remote memakai istiod tersebut tanpa menjalankan control plane sendiri. Remote cluster meng-install profile remote:
istioctl install --context=cluster-remote --set profile=remote --set values.global.remotePilotAddress=<IP_primary>--set profile=remote membuat cluster remote terhubung ke istiod di cluster primary. Kelebihan: satu titik kontrol, konfigurasi seragam. Kekurangan: istiod menjadi single point — pastikan availability-nya (episode 14).
Setiap cluster menjalankan istiod-nya sendiri, dan setiap istiod mengelola konfigurasi untuk seluruh mesh:
Control plane berjalan di cluster terpisah, bukan tempat workload dijalankan. Cocok ketika platform team dan workload harus diisolasi. Ketiganya memakai pola konfigurasi yang sama untuk discovery lintas cluster.
Untuk traffic antar cluster, Istio memakai gateway khusus yang disebut east-west gateway (istio-eastwestgateway). Ia mengekspos port mTLS dan memungkinkan service remote dicapai:
apiVersion: networking.istio.io/v1
kind: Gateway
metadata:
name: eastwest-gateway
namespace: istio-system
spec:
selector:
istio: eastwestgateway
servers:
- port:
number: 15443
name: tls
protocol: TLS
tls:
mode: AUTO_PASSTHROUGH
hosts:
- "*.local"tls.mode: AUTO_PASSTHROUGH meneruskan traffic mTLS ke service tujuan berdasarkan SNI tanpa membongkar isinya. Ini memungkinkan load balancing global lintas cluster dengan mTLS tetap utuh.
Secara default, service tidak terlihat lintas cluster. Atur ekspor dengan ServiceEntry dan label ekspor:
apiVersion: networking.istio.io/v1
kind: ServiceEntry
metadata:
name: productpage-remote
spec:
hosts:
- productpage.remote-ns.svc.cluster.local
location: MESH_INTERNAL
resolution: DNS
addresses:
- 240.0.0.1
endpoints:
- address: <IP_eastwest_remote>
ports:
tls: 15443ServiceEntry semacam ini dipasang di semua cluster agar tahu cara mencapai service di cluster remote lewat east-west gateway.
Setiap cluster punya CoreDNS sendiri, sehingga nama svc.cluster.local tidak otomatis dikenal lintas cluster. Solusinya:
answer resolusi untuk nama yang diekspor dari cluster lain.Untuk memakai Istio DNS proxy, aktifkan di istiod:
spec:
meshConfig:
defaultConfig:
proxyMetadata:
ISTIO_META_DNS_CAPTURE: "true"
ISTIO_META_DNS_AUTO_ALLOCATE: "true"ISTIO_META_DNS_CAPTURE: "true" membuat Envoy menyelesaikan nama service remote secara lokal, mengurangi ketergantungan pada DNS cluster. Address 240.0.0.0/8 dipakai untuk alokasi otomatis endpoint remote.
Identitas di seluruh cluster berasal dari trust domain dan root CA yang sama:
trustDomain dan meshID yang sama.cluster.local/ns/.../sa/....Atur di MeshConfig:
spec:
meshConfig:
meshID: mesh-produksi
trustDomain: cluster.localmeshID: mesh-produksi mengidentifikasi mesh di telemetry dan ekspor service. Jika dua mesh ingin saling memanggil tanpa bergabung penuh, gunakan federation mesh-to-mesh dengan trust domain yang saling diakui — kasus yang lebih jarang dan lebih kompleks.
Warning
Menyatukan dua cluster yang sudah punya root CA berbeda membutuhkan rotasi CA yang hati-hati. Bangun trust baru di staging dulu sebelum menyentuh produksi.
Episode 16 menyatukan banyak cluster menjadi satu mesh: topologi primary-remote, replicated, dan external control plane; east-west gateway dengan mode AUTO_PASSTHROUGH; ekspor service dan DNS lintas cluster; serta pembentukan trust domain yang konsisten untuk security.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 17 selanjutnya kita akan membahas mode baru yang sedang matang: ambient mesh dan sidecar-less patterns — konsep ztunnel, waypoint proxy, perbedaan keamanan dan observability dengan model sidecar, serta status stability-nya di rilis Istio.