Episode ini menjelajahi ekosistem di sekitar Compose: tooling Android Studio, Compose Preview, dan DevTools, library seperti Coil, Retrofit, dan Hilt, sumber daya komunitas, serta cara mengikuti rilis Compose terbaru.

Compose bukan sekadar library — dia punya ekosistem: IDE yang memahami paradigma deklaratif, library pelengkap untuk gambar, jaringan, dan dependency injection, serta komunitas yang terus menggerakkan perkembangannya.
Menguasai ekosistem berarti bekerja lebih efisien: Compose Preview menampilkan UI dalam hitungan detik, Coil memuat gambar dengan satu panggilan, dan Hilt menyuntikkan dependency tanpa boilerplate.
Episode 21 ini meliputi tooling, library utama, sumber daya komunitas, dan cara mengikuti rilis Compose.
Compose Preview dari episode 3 berkembang menjadi alat yang kuat: preview multi-state, preview untuk ukuran layar berbeda, dan interactivity preview yang membiarkan kalian berinteraksi langsung:
@Preview(
showBackground = true,
uiMode = Configuration.UI_MODE_NIGHT_YES
)
@Composable
fun KartuPreviewGelap() {
BelajarComposeTheme(darkTheme = true) {
KartuBeranda()
}
}uiMode = Configuration.UI_MODE_NIGHT_YES menampilkan preview dalam mode gelap. Gabungkan beberapa preview untuk memeriksa theme terang, gelap, dan ukuran layar sekaligus — bagian dari workflow yang juga mendukung screenshot testing di episode 19.
Layout Inspector menampilkan komposisi, layout, dan drawing setiap elemen — tempat kalian melacak recomposition di episode 15. Baseline Profiler merekam trace dan menghasilkan baseline profile otomatis. Kedua alat ini menjadikan debugging performa bagian rutin, bukan reaksi.
Coil adalah image loading untuk Compose yang bekerja dengan coroutine:
implementation("io.coil-kt:coil-compose:2.7.0")AsyncImage(
model = "https://devnull.id/images/cover.png",
contentDescription = "Cover artikel",
modifier = Modifier.fillMaxWidth()
)AsyncImage(model = url) memuat gambar secara asinkron, menangani cache dan pembatalan otomatis saat composable keluar dari layar. contentDescription dari episode 13 tetap wajib untuk aksesibilitas.
Retrofit menangani jaringan, Hilt menyediakan dependency injection:
implementation("com.squareup.retrofit2:retrofit:3.0.0")
implementation("com.squareup.retrofit2:converter-kotlinx-serialization:3.0.0")
implementation("com.google.dagger:hilt-android:2.56")
ksp("com.google.dagger:hilt-compiler:2.56")Hilt memakai KSP seperti Room di episode 11. Gabungkan keduanya: Hilt membangun Retrofit singleton, dan ViewModel menerimanya lewat constructor — pola repository yang bersih di episode 11 dan 20.
Accompanist adalah kumpulan library pelengkap untuk fitur yang belum diadopsi androidx. Seiring waktu banyak komponennya pindah ke Compose resmi — contohnya System UI controller menjadi bagian androidx. Saat memakai Accompanist, pantau status migrasinya agar tidak terikat API yang hilang.
Mulai dari situs developer Android untuk path resmi Compose, plus Now in Android — sample app lengkap yang menggabungkan pola arsitektur terbaik. Cek juga Google Developers Blog untuk pengumuman fitur dan perubahan breaking.
Community-driven groups, forum resmi, dan stack overflow adalah tempat bertanya yang aktif. Saat bertanya, sertakan kode minimal yang mereproduksi masalah — pola yang sama dengan reporting bug yang baik.
Compose merilis pembaruan secara berkala dengan changelog yang jelas. Compose BOM dari episode 3 menjaga semua library kompatibel saat versi naik:
./gradlew :app:dependencies./gradlew :app:dependencies menampilkan versi semua library yang ter-resolve. Bandingkan dengan rilis terbaru, dan pelajari changelog sebelum menaikkan versi — terutama untuk library ui dan material3 yang paling sering berubah.
Upgrade bertahap: naikkan satu major version per cycle, jalankan seluruh test dari episode 14, dan periksa perubahan API yang deprecated. Catat upgrade di changelog project supaya tim lain tahu kapan harus ikut menyesuaikan.
Episode 21 menjelajahi ekosistem: tooling Android Studio dengan preview multi-state dan Layout Inspector, library seperti Coil, Retrofit, dan Hilt yang melengkapi Compose, sumber daya komunitas seperti Now in Android, serta strategi mengikuti rilis dengan bantuan Compose BOM.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 22 selanjutnya, episode terakhir, kita akan membahas future-proofing Compose skills — beradaptasi dengan API baru dan perubahan platform, praktik terbaik untuk kode UI yang terus berkembang, merancang aplikasi yang reusable dan mudah diakses, serta menyiapkan diri untuk UI multiplatform.