Episode ini membahas cara memakai Kata Containers di platform managed Kubernetes: AKS Pod Sandboxing, OpenShift Sandboxed Containers, dan AWS EKS di bare-metal nodes. Kalian juga membandingkan KubeVirt vs Kata untuk workload VM serta pola deployment di on-prem.

Sejauh ini kita menginstall Kata sendiri di cluster sendiri. Episode 18 membahas dunia yang berbeda: Kata sebagai fitur managed service. Ketika tim memakai AKS, OpenShift, atau EKS, mereka tidak perlu menginstall Kata dari nol — platform sudah menyediakannya sebagai opsi RuntimeClass. Ini mengubah peran kalian dari installer menjadi enabler: tahu cara mengaktifkan, membatasi, dan mengoperasikan sandboxing di platform managed.
Episode 18 juga menjawab pertanyaan yang sering muncul di lapangan: kapan memakai Kata dan kapan memakai KubeVirt untuk workload yang butuh VM.
AKS Pod Sandboxing adalah fitur Azure Kubernetes Service yang memakai Kata Containers sebagai mekanisme sandboxing. Pod yang ditandai sebagai "sandboxed" dijalankan dalam microVM, sementara pod biasa tetap memakai runc. Konsepnya sama dengan yang kalian pelajari: RuntimeClass menentukan runtime.
Alur pengaktifan di AKS secara garis besar:
Pod sandboxed memakai RuntimeClass dengan nama spesifik AKS:
apiVersion: v1
kind: Pod
metadata:
name: sandboxed-app
spec:
runtimeClassName: kata-mshv-vm-isolation
containers:
- name: app
image: nginx:alpineruntimeClassName: kata-mshv-vm-isolation adalah RuntimeClass yang disediakan AKS untuk pod yang dijalankan di microVM. Perhatikan: nama runtime AKS bisa berbeda dari standar kata — selalu cek dokumentasi platform untuk nama yang valid.
OpenShift Sandboxed Containers adalah integrasi Kata Containers ke Red Hat OpenShift. Konsepnya serupa: RuntimeClass menyediakan runtime sandbox untuk workload yang tidak dipercaya, sementara kontrol plane dan workload biasa tetap memakai runc.
Keunggulan di OpenShift: integrasi mendalam dengan SecurityContextConstraints (SCC), policy admission (episode 15), dan tooling OpenShift. Operator yang terbiasa dengan OpenShift bisa mengaktifkan sandboxing sebagai opsi yang terdokumentasi, dengan dukungan Red Hat — nilai tambah untuk environment enterprise yang butuh SLAs.
Pola pemakaiannya sama: pod memakai RuntimeClass sandboxed, dan operator mengatur siapa yang boleh memakainya lewat RBAC dan policy.
Amazon EKS mendukung Kata Containers di bare-metal nodes — node yang berjalan di atas EC2 bare metal, bukan VM. Mengapa bare-metal penting? Karena menjalankan Kata (yang butuh KVM untuk virtualisasi) di atas instance VM membutuhkan nested virtualization yang tidak selalu tersedia atau diizinkan. Bare-metal memberi akses langsung ke hardware virtualisasi.
Di bare-metal nodes, kalian bisa menginstall Kata seperti cluster on-prem (episode 3) — kata-deploy atau release tarball — lalu memakai RuntimeClass kata seperti biasa.
/dev/kvm, episode 0).Pendekatan ini memberi kendali penuh dengan fleksibilitas managed Kubernetes AWS. Perhatikan biaya: bare-metal lebih mahal, tapi memberi akses hardware yang dibutuhkan.
Pertanyaan yang sering muncul: kalau butuh VM, kenapa tidak langsung KubeVirt? Keduanya menjawab kebutuhan berbeda:
Perbandingan singkat:
| Aspek | Kata | KubeVirt |
|---|---|---|
| Unit | Container (pod) | VirtualMachine |
| Guest OS | Linux container image | OS penuh (Linux/Windows) |
| Kapan dipakai | Isolasi untuk container workload | VM legacy / OS penuh |
| Integrasi K8s | RuntimeClass, mulus | CRD VM + infra VMI |
Pilih Kata ketika aplikasi kalian adalah container dan butuh isolasi microVM — pattern sandbox, multi-tenant, untrusted workload. Pilih KubeVirt ketika kalian punya VM legacy yang tidak bisa dikontainerisasi dan ingin mengelolanya bersama Kubernetes.
Ada juga pola hybrid di lapangan: KubeVirt untuk VM legacy, Kata untuk container untrusted, dalam satu cluster yang sama.
Di on-prem, kalian punya kendali penuh — sekaligus tanggung jawab penuh. Checklist yang direkomendasikan:
Tip
Di platform managed, peran kalian bergeser dari menginstall ke mengatur batas: siapa boleh memakai RuntimeClass sandboxed, node pool mana yang mendukungnya, dan berapa kuota yang diberikan. Pastikan RBAC membatasi akses RuntimeClass sesuai tingkat kepercayaan.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 19 selanjutnya kita akan membahas AI & agent sandboxes — menjalankan LLM inference dan agent untrusted di microVM, GPU via VFIO, serta pola sandbox per agent/session dan CI/CD isolates. Inilah salah satu kasus penggunaan terpanas Kata Containers di dunia nyata.