Belajar KEDA dari dasar hingga siap produksi: pre-requisites & setup environment, sejarah & mengapa membutuhkan KEDA, konsep dasar & arsitektur operator, setup & instalasi Helm, ScaledObject & ScaledJob, scale-to-zero & activation, TriggerAuthentication, scalers dasar, message queue scalers SQS & RabbitMQ & Kafka, database & HTTP scalers, custom scalers & external metrics, fallback & advanced config, HTTP add-on deep dive, security & credentials, multi-tenancy & RBAC, best practice & cost, integrasi dengan Karpenter, advanced scalers & ekosistem, troubleshooting & monitoring, performance & tuning, fitur stabil terbaru v2.20, production-ready deployment, hingga ekosistem alternatif & refleksi akhir dengan total 23 episode.
Episode pembuka seri Belajar KEDA: skill Kubernetes dan konsep event-driven yang wajib dikuasai, tools yang perlu disiapkan, serta langkah verifikasi environment sebelum masuk ke materi inti KEDA.

Perjalanan KEDA dari proyek 2019 oleh Microsoft dan Red Hat hingga menjadi proyek CNCF yang graduated, masalah yang dipecahkan, dan perbandingannya dengan HPA murni serta custom-metrics-adapter.

Membongkar arsitektur KEDA: operator yang mengelola ScaledObject dan ScaledJob, metrics server yang menyuplai metrik ke HPA, admission webhooks, serta komponen CRD utama dan peran 70 lebih scaler.

Panduan lengkap instalasi KEDA: install via Helm, verifikasi komponen yang berjalan, opsi konfigurasi lewat perintah --set, tolerations, alternatif manifest untuk GitOps, dan add-on cloud AKS maupun EKS.

Dua objek inti KEDA: ScaledObject untuk workload berkelanjutan dan ScaledJob untuk workload batch, lengkap dengan field kunci seperti pollingInterval, cooldownPeriod, minReplicaCount, dan triggers.

Membongkar scale-to-zero: kapan menurunkan replika ke nol aman dan menguntungkan, kapan berbahaya karena cold start, serta cara menggunakan activationThreshold untuk mencegah flapping.

Mengamankan akses scaler ke sumber event: pola secretTargetRef, env, dan podIdentity untuk AWS, Azure, serta GCP, plus perbedaan TriggerAuthentication dengan ClusterTriggerAuthentication.

Mengenal empat scaler inti KEDA: CPU/memory untuk metrik resource, cron untuk scaling prediktif sesuai jadwal, Prometheus untuk query metrik kustom, dan scaler HTTP berbasis pending requests. Semua dengan contoh ScaledObject siap pakai.

Menjelajahi scaler message queue dari cloud dan self-hosted: AWS SQS dengan IRSA, Azure Service Bus, GCP Pub/Sub, RabbitMQ, Kafka consumer lag, Redis Streams, dan NATS JetStream. Lengkap dengan konfigurasi dan best practice autoscaling.

Mengenal scaler berbasis database: PostgreSQL dan MySQL dengan query, Redis list length, dan MongoDB. Lalu pengenalan KEDA HTTP Add-on dan HTTPScaledObject untuk scale-to-zero workload HTTP dengan buffering request.
