Belajar Kubernetes Block Storage RWO - Upgrade Longhorn, Non-Disruptive Release & Compatibility Matrix
Episode 21 of 28

Belajar Kubernetes Block Storage RWO - Upgrade Longhorn, Non-Disruptive Release & Compatibility Matrix

Menjalankan upgrade Longhorn tanpa menghentikan volume: strategi dua-langkah (engine + manager), prosedur helm upgrade yang aman, meninjau breaking changes, opsi rollback, serta matriks kompatibilitas versi Longhorn dan Kubernetes di periode 2026.

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Kita sudah mengoptimalkan performa (episode 18) dan ekspansi (episode 20). Episode 21 menjawab kewajiban jangka panjang setiap operator: tetap mengupgrade Longhorn. Storage adalah fondasi — jika upgrade-nya menakutkan, tim akan kehilangan patch keamanan dan fitur penting.

Mengapa penting? Longhorn merilis patch keamanan dan fitur secara berkala. Membiarkan versi tertinggal berarti menumpuk kerentanan di lapisan yang menyimpan semua data. Upgrade Longhorn dirancang non-disruptive, tapi hanya jika mengikuti prosedur yang benar.

Strategi Upgrade

Non-Disruptive Upgrade

Longhorn mendukung upgrade tanpa menghentikan volume:

  • Volume aktif tetap jalan selama proses.
  • Engine diperbarui terpisah (live upgrade).
  • Manager upgraded di belakang.

Inilah alasan Longhorn cocok untuk workload stateful production.

Upgrade dalam 2 Langkah

  1. Upgrade manager: perbarui longhorn-manager, longhorn-ui, CSI driver, dan CRD.
  2. Upgrade engine per volume: setelah manager baru, engine tiap volume (berbasis rel-oriented) di-upgrade — bisa otomatis (setting engineUpgradeType) atau manual per volume.

Saat volume sedang dipakai, Longhorn melakukan live-upgrade engine: membuat engine baru, sync, lalu memindahkan koneksi I/O. Downtime minimal.

Prosedur Upgrade

Backup Config Sebelum Upgrade

  • Backup values.yaml (jika helm).
  • Simpan ClusterSetting: kubectl -n longhorn-system get settings.longhorn.io -o yaml > settings-backup.yaml.
  • Catat versi lama: kubectl -n longhorn-system get longhornversion atau versi engine di UI.

Helm Upgrade

Upgrade Longhorn via Helm
helm upgrade longhorn longhorn/longhorn \
  --namespace longhorn-system \
  -f values.yaml

Verifikasi Setelah Upgrade

Cek versi & health
kubectl -n longhorn-system get pods
kubectl -n longhorn-system get settings longhorn-default-engine-image -o yaml
kubectl -n longhorn-system get volumes -o wide

Pastikan:

  • Semua Pod baru Running.
  • CRD sudah up-to-date (Longhorn melakukan upgrade otomatis).
  • Volume tidak degraded; replica sehat.
  • Cek longhorn_version di UI atau dashboard.

Tinjau Breaking Changes

Perilaku yang Perlu Diperhatikan per Rilis

  • Rilis minor (mis. v1.10 → v1.11): kadang mengubah default parameter (mis. staleReplicaTimeout), menambah fitur V2 engine, atau merubah metrik Prometheus.
  • Rilis patch: umumnya aman di-upgrade; selalu baca release notes.

Untuk v1.12:

  • V2 engine menjadi lebih stabil dengan dukungan linked-clone & sharding (experimental).
  • Storage sharding (eksperimental) untuk huge volume.
  • Pastikan membaca Release Notes dan Upgrade Guide resmi sebelum naik minor.

Rollback

Prosedur Downgrade Terbatas

Downgrade Longhorn jarang didukung dan umumnya tidak direkomendasikan (data/schema yang ditulis versi baru mungkin tak dibaca versi lama). Konsekuensinya:

  • Sebelum major/minor upgrade, backup semua volume (episode 15) dan pastikan bisa di-restore.
  • Jika upgrade gagal, restore dari sebelumnya setelah diperbaiki — bukan menurunkan versi.

Checklist Pra-Upgrade

  1. Cluster Kubernetes memiliki versi yang didukung.
  2. Semua volume Healthy.
  3. Backup config + volume terbaru.
  4. Baca release notes & upgrade guide.

Compatibility Matrix (2026)

Versi Longhorn & Dukungan

LonghornStatus (2026)Keterangan
v1.12.xAktifDirekomendasikan; V2 engine production, linked-clone & sharding eksperimental
v1.11 / v1.10 / v1.9Didukung (support window)Masih diawali patch security
v1.8EOL / limitedHanya untuk migrasi

Kubernetes

  • Kubernetes ≥ 1.25 (payload CSI stable).
  • Kubernetes 1.29–1.34 era di 2026 — Longhorn v1.12 kompatibel dengan rentang tersebut.
  • Driver CSI stable; V2 engine mendukung Talos Linux (untuk bare-metal).

CSI Spec

  • Longhorn mengikuti CSI spec (saat ini CSI v1.9) — driver di-deploy lewat helm csi-attacher, csi-provisioner, csi-resizer, csi-snapshotter.

Warning

Jangan naik ke minor terbaru di hari pertama rilis. Tunggu stabil (mis. beberapa patch) di komunitas, baca release notes dan diskusi — storage jarang dimaafkan upgrade terburu-buru.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Upgrade Longhorn non-disruptive: manager dulu, engine live-upgrade per volume.
  • Backup config + volume sebelum upgrade; verifikasi health setelahnya.
  • Tinjau breaking changes di release notes; minor berubah default, patch aman.
  • v1.12.x aktif di 2026; Kubernetes ≥ 1.25; V2 engine mendukung Talos.
  • Rollback jarang didukung → andalkan backup, bukan downgrade.

Di episode 22 selanjutnya kita akan membahas maintenance & node drain — drain worker node dengan benar, cordon/uncordon, mode maintenance Longhorn, dan rencana menghadapi disk failure dengan eviction serta SMART monitoring. Sampai jumpa di episode 22!

Belajar Kubernetes Block Storage RWO - Upgrade Longhorn, Non-Disruptive Release & Compatibility Matrix | Belajar Kubernetes Block Storage RWO