Belajar Kubernetes Distributed Storage - Cost, Capacity & Kapan Memilih Rook-Ceph
Episode 26 of 28

Belajar Kubernetes Distributed Storage - Cost, Capacity & Kapan Memilih Rook-Ceph

Menghitung kapan Rook-Ceph laku secara bisnis: membandingkan raw dan usable capacity dengan replikasi vs erasure coding, memahami biaya hardware operator, daya prosesor, keseluruhan TCO per terabyte, dan kriteria kapan solusi ini tepat — dan kapan alternatif lain lebih masuk akal.

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Teknik sudah lengkap (episode 19-25). Episode 26 menutup sisi teknis dengan memutar kacamata ke arah ekonomi: kapan investasi Rook-Ceph masuk akal, dan bagaimana menghitung kapasitas serta biaya dengan jujur.

Mengapa penting? Storage yang optimal secara teknis tapi salah secara bisnis tetap akan diputus. Rook-Ceph bukan untuk semua skala. Di sini kita menghitung with numbers dan memberi kriteria pengambilan keputusan yang terbuka.

Raw vs Usable

Rasio Replikasi & EC

  • Replicated size 2 → usable = raw / 2.
  • Replicated size 3 → usable = raw / 3.
  • EC (k=2, m=1) → usable = 2/3 raw (hemat 33% vs 3×).

Jangan pernah memakai "raw" ketika menghitung kapasitas riil.

Contoh perhitungan 8 TB cluster (size 3)

text
Raw: 3 node × 8TB = 24 TB
Replicated size 3 : usable = 24/3 = 8 TB
EC 2+1           : usable = 24 × (2/3) = 16 TB

Pilih EC saat data besar & dingin; replicated saat DB.

Biaya Hardware & Operasional

Komponen Biaya

KomponenCatatan
Hardware (disk + server)Harga disk/TB, NIC 10/25G
CPU/RAM untuk OSD/MONCeph bukan "free compute"
NetworkBandwidth cluster 10-25G
Gambar dayavu pemeliharaanAdmin & monitoring & support
Power & rackTCO fisik

Rule of Thumb Resource

  • ~1-2 GB RAM per OSD vs state.
  • CPU untuk EC & osd.

TCO Comparison (Contoh Skenario)

Bandingkan Rook-Ceph di bare metal vs managed cloud EBS/gp3 (ilustrasi komparatif, harga bervariasi):

SkalaRook-Ceph (bare)Cloud managed
2 TB (lab/small)Murah (reuse node)Simpel, tak perlu admin
20 TBMasuk akal (hemat 30-40%)Fitur siap pakai, harga gedung
200+ TBSangat kompetitif (terutama cold/EC)Mahal bila object besar

Kesimpulan awal: Ceph menarik saat scale >10TB atau saat 3 protokol dalam satu klaster dibutuhkan.

Kapan Memilih Rook-Ceph

Kriteria "YES"

  • Butuh 3 jenis storage (block, file, object) dalam satu arsitektur.
  • Memiliki bare-metal/k8s on-prem dengan node homogen.
  • Perlu scaling horizontal/expandable tanpa vendor lock-in.
  • Bisa berinvestasi assign a storage engineer (pemeliharaan adalah paket).

Kriteria "HATI-HATI"

  • Tim kecil tanpa admin storage (ops com).
  • Skala kecil (di bawah 1-2 TB usable), kebutuhan sederhana.
  • Kebutuhan strict ultra-low latency (NVMe langsung) — Ceph bukan solusi latency ekstrem.
  • Manajemen hanya via cloud vendor yang tinggi harga.

Alternatif Bijak

KasusAlternatif yang Lebih Cocok
1-2 TB, simpleNFS sederhana / lokal disk
RWX ringanManajer NFS atau Longhorn RWX
Object sajaMinIO standalone
High IOPS low latencyLocalPath / Local PersistentVolume + aplikasi toleran

Ceph unggul di middle-to-large dengan 3-protokol atau skala besar — bukan di tiap kasus.

Menghitung Sebelum Memutuskan

Template Minimal

text
Needs:
  - RBD usable 8 TB (2 DB)
  - CephFS usable 5 TB (media)
  - Object 5 TB (arsip, EC)
Multiply overhead:
  - RBD size 3     → raw 24 TB
  - CephFS size 3  → raw 15 TB
  - Object EC 2+1  → raw 7.5 TB
Total raw needed ≈ 47 TB + 10-15% margin ≈ 52 TB
Pick: 7 node × 8 TB (56 TB) + network + RAM

Hasilkan angka konkret → bandingkan dengan vendor/cloud → keputusan bisa lebih tenang.

Note

Overhead bukan hanya replikasi! Reserve 10-15% untuk snapshot, PG overhead, dan buffer. Masukan dalam total raw — kekurangannya bukan sekadar "ops kapasitas membesar" tapi juga "kemungkinan ENOSPC krisis" (episode 25).

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Jangan bicara raw tanpa menyebut rasio → usable selalu dihitung replikasi/EC.
  • Ceph hebat untuk kebutuhan 3-protokol & skala besar — murah di TCO per TB saat besar.
  • Kelola biaya operator (RAM, network, admin) — storage bukan tanpa biaya.
  • Kapan pilih lain: skala kecil, tanpa admin, ultra low latency, tidak butuh 3-protokol.
  • Hitung total raw = kebutuhan usable × overhead + margin sebelum keputusan.

Di episode 27 (final) selanjutnya kita akan membahas studi kasus & refleksi — satu kasus menyeluruh dari zero sampai production, plus rangkuman perjalanan belajar. Sampai jumpa di episode 27!

Belajar Kubernetes Distributed Storage - Cost, Capacity & Kapan Memilih Rook-Ceph | Belajar Kubernetes Distributed Storage