Menganalisis ekonomi arsitektur storage: menghitung biaya nyata NFS sendiri vs managed, menentukan profil tim yang ideal memakai NFS-based RWX, mengenali tanda-tanda migrasi ke Rook-Ceph, OpenEBS, atau Longhorn, dan menyimpulkan keputusan storage yang tepat

Setelah 26 episode bangun, saatnya bertanya pertanyaan yang jarang dijawab jujur: apakah ini arsitektur yang tepat untuk kami, dan berapa biayanya? Episode 26 membawa kalian keluar dari mode "bagaimana caranya" ke mode "apakah sepadan".
Storage adalah keputusan bisnis: setiap teknologi punya biaya pembelian (CAPEX), biaya operasi (OPEX), dan biaya kesempatan. Kita hitung NFS sendiri, lalu bandingkan dengan alternatif — supaya keputusan migrasi bukan driven oleh gimmick, melainkan oleh angka.
Hitung tiga komponen:
Contoh kasar untuk 1 server NFS (disk 4 TB):
| Item | Estimasi |
|---|---|
| Server/VM + disk RAID | $150-300/bln di cloud, atau CAPEX on-prem |
| Ops engineer (0.1 FTE) | $200-500/bln |
| Risiko downtime | Tidak terukur sampai terjadi |
Sedangkan managed (EFS/Cloud Filestore): bayar per GB + I/O, tanpa biaya operasi. Untuk beban kecil, managed kerap lebih murah total; untuk beban besar yang konstan, self-host menang.
NFS-based RWX unggul pada profil ini:
Jika aplikasi kalian adalah "file ditulis sekali, dibaca banyak, hilang lebih baik", NFS sendiri adalah juara biaya.
Keputusan migrasi lahir dari kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi, bukan tren:
Note
Migrasi bukan "semua atau tidak". Banyak arsitektur bergerak ke storage hibrida: media di NFS sederhana, database di Longhorn/RBD, arsip besar di object. Pisahkan berdasarkan karakter beban, bukan satu pilihan untuk semua.
Bagan keputusan sederhana:
| Kebutuhan | Pilihan |
|---|---|
| RWX files sederhana | NFS (self-host) / CephFS / OpenEBS-NFS |
| RWO DB performa tinggi | Longhorn / local-path / RBD(Ceph) |
| RWX + replikasi + petabyte | CephFS / distributed |
| Object/archival besar | S3 / MinIO |
| Multi-site DR | Distributed / managed cloud |
Tentukan karakter beban utama (files vs block vs object; critical vs bukan; skala), lalu cocokkan ke kolom.
Pada episode 26 ini, kalian kini memandang storage sebagai investasi:
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 27 (terakhir) selanjutnya kita akan merefleksikan seluruh perjalanan: rekap arsitektur final, simulasi skala dan failover pendek, sesi problem-solving, dan peta belajar lanjutan. Sampai jumpa di episode 27!