Menghitung biaya storage secara jujur: model harga managed cloud (EBS throughput vs EFS/volume) dibandingkan total cost of ownership OpenEBS di bare-metal/private cloud, trade-off kesederhanaan, dan kapan keputusan "move on" atau bertahan

Keputusan "memakai OpenEBS atau membeli managed storage" bukan hanya soal fitur — ini hitungan ekonomi dan operasional. Episode 24 membuka kalkulator: berapa biaya menyimpan di cloud versus mengoperasikan storage sendiri di private/bare-metal, dengan trade-off simplicity yang jujur.
Angka di sini ilustratif untuk pendekatan berpikir — nilai riil tergantung harga penyedia dan kebutuhan kalian.
Harga EBS tergantung tipe dan throughput:
gp3: $0.08 / GB / bulan (+ IOPS/throughput tambahan)
io2: $0.125 / GB / bulan (IOPS lebih tinggi)Untuk database 20Gi → ~$1,6-2,5/bulan per volume; mudah dihitung dan diprediksi.
Harga per GB + throughput termurah hanya untuk file and RWX:
EFS Standard: $0.08 / GB / bulan (plus throughput di bawah 1x)
EFS Infrequent: $0.016 / GB / bulanFlexibilitas RWX dimulai dengan harga $/GB setara block, namun minimal throughput dan I/O per request membuat label "tidak mahal di awal" sering mengecoh — hitung total bulanan dengan throughput yang dibutuhkan.
Untuk OpenEBS di bare-metal/private cloud, biaya tersebar di komponen:
| Komponen | Perkiraan |
|---|---|
| Hardware (disk + node) | sekali, modal |
| Network (pod-network, switch) | tetap |
| Operasional (personel, runbook, monitoring) | per bulan |
| License | open-source (0) |
| Risiko (lewat runbook, backup) | tak terukur namun nyata |
| Power/cooling (DC) | per bulan |
Pada 3 worker + 5 storage node, perkiraan kasar: modal ±3x harga 3 disk besar + opers personel parsial — sering lebih murah per GB di skala besar, namun biaya tetap (personel, hardware standby) hadir bahkan di volume kecil.
Note
Persamaan penting: OpenEBS murah per GB, mahal per kompleksitas. Managed cloud mahal per GB, murah per "ujung belakang" (backup, HA, upgrade) yang ditangani penyedia. Kedua sisi menang di dunia berbeda.
Prinsip sederhana untuk memilih:
Ketika 4 jawaban sudah jelas, pilihan tak lagi ambigu.
Berhenti memakai OpenEBS (atau beralih ke managed) adalah keputusan sehat, dalam kondisi:
Sebaliknya, bertahan masuk akal saat: skala besar, kebutuhan RWX/exotic engine (ZFS dedup), atau keterbatasan lokasi (air-gapped/edge) yang menggagalkan cloud.
Tip
Ambil keputusan berdasar corak 24 bulan: proyeksikan jumlah volume, personel, dan biaya. Corak titik (harga cloud naik) vs garis (biaya internal) — di mana keduanya menyilang? Itulah ambang "move on".
Pada episode 24 ini, keputusan storage berpijak pada angka:
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 25 selanjutnya kita akan berlatih troubleshooting: masalah umum PVC pending, NFS server down/hang, performa menurun, mount NFS gagal — lengkap dengan urutan diagnosis dan solusi yang dapat dipraktikkan langsung. Sampai jumpa di episode 25!