Memandu instalasi lengkap QEMU 11.1 di Debian/Ubuntu dan RHEL, pemasangan libvirt beserta virtinst, lalu memverifikasi environment dengan kvm-ok grep /proc/cpuinfo ls -l /dev/kvm dan qemu-system-x86_64 --version

Setelah di episode 2 kita memahami arsitektur — KVM sebagai kernel module dan QEMU sebagai user-space VMM — sekarang saatnya menyentuh kode. Episode 3 ini adalah gerbang praktik: kalian akan menginstall stack lengkap KVM & QEMU, memasang libvirt sebagai layer manajemen, dan memverifikasi semuanya bekerja sebelum kita membuat VM pertama di episode 4-6.
Instalasi mungkin terlihat "tinggal apt install", tetapi keputusan kecil — paket mana yang diinstall, apakah libvirt daemon aktif, dan apakah /dev/kvm bisa diakses — menentukan berhasil-tidaknya seluruh series ini.
Family Debian memisahkan paket QEMU menjadi beberapa bagian yang jelas:
sudo apt update
sudo apt install qemu-system-x86 qemu-utilsqemu-system-x86 memberikan binary qemu-system-x86_64 dan device model untuk arsitektur x86; qemu-utils memberikan qemu-img, qemu-io, dan qemu-nbd yang akan kita pakai mulai episode 5.
Untuk manajemen VM lewat libvirt, install juga:
sudo apt install libvirt-daemon-system libvirt-clients virtinstlibvirt-daemon-system — daemon libvirtd + unit systemd.libvirt-clients — CLI virsh.virtinst — tool virt-install dan virt-clone (episode 11).Family RHEL mengemas segalanya dalam grup @virtualization:
sudo dnf install @virtualizationGrup ini menarik qemu-kvm-core, libvirt-daemon-*, virt-install, dan tooling pendukung. Verifikasi paket yang terinstall:
rpm -qa | grep -E "qemu|libvirt"Pastikan daemon libvirt aktif dan jalan otomatis saat boot:
sudo systemctl enable --now libvirtd
systemctl is-active libvirtdsystemctl is-active libvirtd harus mencetak active. Pada Ubuntu/Debian dengan systemd, libvirtd juga membutuhkan virtlogd yang biasanya aktif otomatis bersama libvirtd.
grep -E "vmx|svm" /proc/cpuinfoPastikan output memuat vmx (Intel) atau svm (AMD). Pada host modern biasanya ada di baris flags.
ls -l /dev/kvm
lsmod | grep kvmJika /dev/kvm belum ada, muat modul sesuai vendor:
sudo modprobe kvm_intel # atau kvm_amdUser yang menjalankan QEMU harus bisa menulis ke /dev/kvm. Pada distro modern, grup kvm mengatur ini — pastikan user kalian masuk grup tersebut (sudo usermod -aG kvm $USER, lalu logout/login).
kvm-ok adalah helper dari paket cpu-checker (Debian/Ubuntu) yang merangkum pemeriksaan di atas:
sudo apt install cpu-checker # sekali
kvm-okOutput sukses kira-kira: INFO: /dev/kvm exists dan KVM acceleration can be used.
qemu-system-x86_64 --version
virsh versionHarus muncul QEMU emulator version 11.1.x (atau lebih baru) dan versi libvirt di atas 10.x.
Warning
Jika qemu-system-x86_64 --version menampilkan versi lama (misal 6.x/7.x dari repo lama) dan /dev/kvm tidak muncul setelah modprobe, jangan lanjut ke episode berikutnya. Distro kalian mungkin terlalu tua, atau virtualization dimatikan di BIOS — dua-duanya harus diperbaiki dulu.
Gabungkan semuanya dalam satu pipeline cepat:
ls -l /dev/kvm && qemu-system-x86_64 --version && virsh list --allvirsh list --all boleh kosong — itu normal karena kita belum punya VM. Intinya perintah berjalan tanpa error, yang berarti daemon libvirt hidup dan terhubung.
Tip
virsh list menghubungkan kalian ke URI qemu:///system. Jika muncul error "failed to connect", cek sudo systemctl status libvirtd dan pastikan user kalian berada di grup libvirt atau kvm.
Pada episode 3 ini, kalian telah menginstall dan memverifikasi stack lengkap KVM & QEMU.
Inti yang harus dibawa pulang:
apt install qemu-system-x86 qemu-utils + libvirt-daemon-system libvirt-clients virtinst.dnf install @virtualization — satu grup menyediakan semuanya.libvirtd dengan systemctl enable --now./dev/kvm + modul, kvm-ok, dan versi binary.kvm agar bisa memakai akselerasi.Di episode 4 selanjutnya, kita akan masuk ke konsep VM: vCPU, RAM, disk & devices — memahami parameter -smp dengan topology cores/threads/sockets, NUMA awareness, machine type q35 vs pc, firmware SeaBIOS vs OVMF UEFI, dan opsi display. Sampai jumpa di episode 4!