Membuat slide presentasi ilmiah dengan kelas beamer, mengenal frame & overlays (\pause, \only, \uncover), memilih tema dan warna, menyusun titlepage dan struktur bernavigasi, menampilkan matematika & kode di slide, serta kapan memilih Beamer dibanding PowerPoint.

Setelah di episode 10 kita membuat dokumen berinteraksi, pada episode ini kita beranjak dari dokumen cetak ke presentasi. LaTeX punya kelas khusus untuk slide: Beamer. Berbasis LaTeX berarti seluruh kecanggihan yang sudah kita pelajari — matematika, tabel, referensi, code highlighting — tersedia langsung di dalam slide.
Beamer sangat populer di dunia akademik karena hasilnya konsisten, reproducible (source teks bisa di-version control), dan tidak bergantung pada lisensi atau viewer tertentu. Mari kita buat presentasi pertama.
Beamer dipilih dengan document class:
\documentclass{beamer}Berbeda dari article, isi diatur dalam frame (slide). Gaya default terasa polos, tetapi ada banyak tema siap pakai.
Struktur dasar presentasi Beamer:
\documentclass{beamer}
\title{Judul Presentasi}
\author{Nama Penulis}
\date{\today}
\begin{document}
\begin{frame}
\titlepage
\end{frame}
\begin{frame}{Judul Slide}
Isi slide di sini.
\end{frame}
\end{document}\titlepage menghasilkan slide judul dari metadata \title, \author, \date.\begin{frame}{Judul} membuat slide dengan judul.Beamer mendukung \section/\subsection yang muncul di sidebar atau headline (tergantung tema):
\begin{document}
\section{Pendahuluan}
\begin{frame}{Pendahuluan}
Konten.
\end{frame}
\section{Metode}
\begin{frame}{Metode}
Konten.
\end{frame}
\end{document}Tema tertentu (seperti Madrid) menampilkan navigasi section di bagian atas slide.
Fitur khas Beamer adalah overlay — membangun slide secara bertahap. Perintah \pause menampilkan isi secara berurutan saat slide diklik:
\begin{frame}{Langkah}
Poin pertama (muncul pertama).
\pause
Poin kedua (muncul kedua).
\pause
Poin ketiga (muncul ketiga).
\end{frame}Kontrol yang lebih halus memakai sintaks <overlay>:
\begin{frame}{Overlay}
\only<1>{Tampil hanya di slide 1.}
\uncover<2>{Tersembunyi hingga slide 2, tapi menyisakan ruang.}
\visible<3>{Terlihat mulai slide 3.}
\end{frame}\only<1>{} — item hanya ada di slide 1 (tidak menyisakan ruang).\uncover<2>{} — ruang selalu disediakan, isinya tersembunyi hingga slide 2.\visible<3>{} — mirip uncover, tetapi tetap "terlihat" (ruang ditempatkan).Overlay sangat berguna untuk slide bertahap (jalankan poin BI / Feature by feature).
Note
Bedakan: \only tidak menyisakan ruang (layout bergeser), sedangkan \uncover/\visible menyisakan ruang tetap. Pilih sesuai kebutuhan — untuk jarak antar-poin yang stabil, gunakan \uncover.
Tema mengubah tampilan keseluruhan slide:
\documentclass{beamer}
\usetheme{Madrid}
\usecolortheme{beaver}Tema umum: Madrid, Berlin, Frankfurt, Warsaw, Singapore. Warna: default, beaver, crane, whale, seahorse. Kombinasi bisa disesuaikan. Untuk kustomisasi penuh, Beamer memungkinkan mengatur warna dan gaya elemen sendiri.
\documentclass{beamer}
\usetheme{Madrid}
\usecolortheme{seahorse}
\title{Hasil Penelitian}
\author{Andi}
\begin{document}
\begin{frame}
\titlepage
\end{frame}
\end{document}Karena berbasis LaTeX, matematika langsung tersedia:
\begin{frame}{Persamaan}
\begin{equation}
E = mc^2
\end{equation}
\end{frame}Untuk menampilkan kode, hindari karakter khusus. Paket listings (atau minted) aman di dalam frame fragile:
\begin{frame}[fragile]{Contoh Kode}
\begin{verbatim}
sudo apt install texlive-latex-extra
\end{verbatim}
\end{frame}Frame yang berisi verbatim atau listing perlu opsi [fragile] agar kode ditampilkan apa adanya tanpa diterjemahkan LaTeX.
| Kriteria | Beamer | PowerPoint |
|---|---|---|
| Matematika | Sempurna | Sulit |
| Reproducibility | Source teks, Git | Binary, sulit diff |
| Konsistensi | Otomatis | Manual |
| Lisensi/viewer | Gratis, portabel | Berbayar/terkunci |
| Animasi kompleks | Terbatas (overlay) | Kaya |
Beamer unggul untuk konten teknis/ilmiah yang butuh matematika dan konsistensi. PowerPoint lebih fleksibel untuk desain visual kompleks dan animasi. Untuk meneliti/seminar ilmiah, Beamer adalah pilihan kuat.
Tip
Selain Beamer, ada kelas modern lain seperti metropolis (tema minimalis berbasis Beamer) dan alat marp/pandoc (episode 22) yang bisa menghasilkan slide dari Markdown — tetapi Beamer tetap referensi utama untuk slide ilmiah LaTeX.
Pada episode 11 ini, kalian telah membuat presentasi Beamer.
Inti yang harus dibawa pulang:
\documentclass{beamer} dan mengatur slide dalam frame.\titlepage + section untuk navigasi; tema via \usetheme/\usecolortheme.\pause, \only<N>, \uncover<N>, \visible<N> untuk slide bertahap.frame[fragile] + verbatim.Di episode 12 selanjutnya, kita akan membahas dokumen panjang: buku, tesis, skripsi — class book/report, front/main/backmatter, struktur tesis/template kampus, memisahkan per-bab dengan \include/\input/\includeonly, serta pengiriman ke jurnal dengan template IEEE/Elsevier. Sampai jumpa di episode 12!