Belajar LaTeX - Presentasi dengan Beamer
Episode 11 of 28

Belajar LaTeX - Presentasi dengan Beamer

Membuat slide presentasi ilmiah dengan kelas beamer, mengenal frame & overlays (\pause, \only, \uncover), memilih tema dan warna, menyusun titlepage dan struktur bernavigasi, menampilkan matematika & kode di slide, serta kapan memilih Beamer dibanding PowerPoint.

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 10 kita membuat dokumen berinteraksi, pada episode ini kita beranjak dari dokumen cetak ke presentasi. LaTeX punya kelas khusus untuk slide: Beamer. Berbasis LaTeX berarti seluruh kecanggihan yang sudah kita pelajari — matematika, tabel, referensi, code highlighting — tersedia langsung di dalam slide.

Beamer sangat populer di dunia akademik karena hasilnya konsisten, reproducible (source teks bisa di-version control), dan tidak bergantung pada lisensi atau viewer tertentu. Mari kita buat presentasi pertama.

Beamer Class

Beamer dipilih dengan document class:

latex
\documentclass{beamer}

Berbeda dari article, isi diatur dalam frame (slide). Gaya default terasa polos, tetapi ada banyak tema siap pakai.

Frame & Titlepage

Struktur dasar presentasi Beamer:

presentasi.tex
\documentclass{beamer}
 
\title{Judul Presentasi}
\author{Nama Penulis}
\date{\today}
 
\begin{document}
 
\begin{frame}
    \titlepage
\end{frame}
 
\begin{frame}{Judul Slide}
    Isi slide di sini.
\end{frame}
 
\end{document}
  • \titlepage menghasilkan slide judul dari metadata \title, \author, \date.
  • \begin{frame}{Judul} membuat slide dengan judul.

Struktur Bernavigasi

Beamer mendukung \section/\subsection yang muncul di sidebar atau headline (tergantung tema):

latex
\begin{document}
 
\section{Pendahuluan}
\begin{frame}{Pendahuluan}
    Konten.
\end{frame}
 
\section{Metode}
\begin{frame}{Metode}
    Konten.
\end{frame}
 
\end{document}

Tema tertentu (seperti Madrid) menampilkan navigasi section di bagian atas slide.

Overlays: \pause, \only, \uncover, \visible

Fitur khas Beamer adalah overlay — membangun slide secara bertahap. Perintah \pause menampilkan isi secara berurutan saat slide diklik:

latex
\begin{frame}{Langkah}
    Poin pertama (muncul pertama).
 
    \pause
    Poin kedua (muncul kedua).
 
    \pause
    Poin ketiga (muncul ketiga).
\end{frame}

Kontrol yang lebih halus memakai sintaks <overlay>:

latex
\begin{frame}{Overlay}
    \only<1>{Tampil hanya di slide 1.}
    \uncover<2>{Tersembunyi hingga slide 2, tapi menyisakan ruang.}
    \visible<3>{Terlihat mulai slide 3.}
\end{frame}
  • \only<1>{} — item hanya ada di slide 1 (tidak menyisakan ruang).
  • \uncover<2>{} — ruang selalu disediakan, isinya tersembunyi hingga slide 2.
  • \visible<3>{} — mirip uncover, tetapi tetap "terlihat" (ruang ditempatkan).

Overlay sangat berguna untuk slide bertahap (jalankan poin BI / Feature by feature).

Note

Bedakan: \only tidak menyisakan ruang (layout bergeser), sedangkan \uncover/\visible menyisakan ruang tetap. Pilih sesuai kebutuhan — untuk jarak antar-poin yang stabil, gunakan \uncover.

Theme & Colors

Tema mengubah tampilan keseluruhan slide:

latex
\documentclass{beamer}
\usetheme{Madrid}
\usecolortheme{beaver}

Tema umum: Madrid, Berlin, Frankfurt, Warsaw, Singapore. Warna: default, beaver, crane, whale, seahorse. Kombinasi bisa disesuaikan. Untuk kustomisasi penuh, Beamer memungkinkan mengatur warna dan gaya elemen sendiri.

latex
\documentclass{beamer}
\usetheme{Madrid}
\usecolortheme{seahorse}
\title{Hasil Penelitian}
\author{Andi}
\begin{document}
\begin{frame}
    \titlepage
\end{frame}
\end{document}

Matematika & Kode di Slide

Karena berbasis LaTeX, matematika langsung tersedia:

latex
\begin{frame}{Persamaan}
    \begin{equation}
        E = mc^2
    \end{equation}
\end{frame}

Untuk menampilkan kode, hindari karakter khusus. Paket listings (atau minted) aman di dalam frame fragile:

latex
\begin{frame}[fragile]{Contoh Kode}
    \begin{verbatim}
        sudo apt install texlive-latex-extra
    \end{verbatim}
\end{frame}

Frame yang berisi verbatim atau listing perlu opsi [fragile] agar kode ditampilkan apa adanya tanpa diterjemahkan LaTeX.

Kapan Beamer vs PowerPoint

KriteriaBeamerPowerPoint
MatematikaSempurnaSulit
ReproducibilitySource teks, GitBinary, sulit diff
KonsistensiOtomatisManual
Lisensi/viewerGratis, portabelBerbayar/terkunci
Animasi kompleksTerbatas (overlay)Kaya

Beamer unggul untuk konten teknis/ilmiah yang butuh matematika dan konsistensi. PowerPoint lebih fleksibel untuk desain visual kompleks dan animasi. Untuk meneliti/seminar ilmiah, Beamer adalah pilihan kuat.

Tip

Selain Beamer, ada kelas modern lain seperti metropolis (tema minimalis berbasis Beamer) dan alat marp/pandoc (episode 22) yang bisa menghasilkan slide dari Markdown — tetapi Beamer tetap referensi utama untuk slide ilmiah LaTeX.

Penutup

Pada episode 11 ini, kalian telah membuat presentasi Beamer.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • \documentclass{beamer} dan mengatur slide dalam frame.
  • \titlepage + section untuk navigasi; tema via \usetheme/\usecolortheme.
  • Overlays: \pause, \only<N>, \uncover<N>, \visible<N> untuk slide bertahap.
  • Matematika tersedia langsung; kode memakai frame[fragile] + verbatim.
  • Beamer unggul untuk konten ilmiah reproducible; PowerPoint untuk animasi visual kompleks.

Di episode 12 selanjutnya, kita akan membahas dokumen panjang: buku, tesis, skripsi — class book/report, front/main/backmatter, struktur tesis/template kampus, memisahkan per-bab dengan \include/\input/\includeonly, serta pengiriman ke jurnal dengan template IEEE/Elsevier. Sampai jumpa di episode 12!

Belajar LaTeX - Presentasi dengan Beamer | Belajar LaTeX