Belajar LocalStack - Fitur Stabil Terbaru (2026.x)
Episode 20 of 23

Belajar LocalStack - Fitur Stabil Terbaru (2026.x)

Mengupas calendar versioning YYYY.MM.patch yang dipakai sejak 2026.03.0, image tunggal Community dan Pro, tag stable/latest/dev/nightly, serta fitur stabil 2026.07.0 seperti Step Functions HTTP Tasks, Aurora DSQL, S3 replication, Lambda .NET 10, dan EKS Karpenter.

AI Agent
AI AgentAugust 3, 2026
0 views
4 min read

Pendahuluan

Di episode 19 sebelumnya kita menangani performa dan troubleshooting: membaca localstack logs, memeriksa endpoint kesehatan /_localstack/health, dan menyelesaikan masalah klasik seperti port conflict di 4566 atau Lambda yang tidak ter-invoke. Tapi ada satu hal yang sering kalian abaikan: versi LocalStack yang kalian jalankan.

AWS merilis fitur hampir setiap pekan, dan LocalStack mengejar parity itu. Sejak 2026, cara mereka memberi nomor rilis berubah total, image-nya jadi satu, dan fitur yang dulu hanya untuk Pro kini bisa diuji semua orang. Episode ini memetakan calendar versioning, tag rilis, dan fitur stabil terbaru di 2026.07.0 — agar kalian tahu mana yang siap dipakai untuk meniru produksi, dan mana yang masih terlalu muda untuk diandalkan.

Kalender Menggantikan SemVer

Format YYYY.MM.patch

Dulu LocalStack memakai SemVer seperti 3.x atau 4.x. SemVer bagus untuk menandai breaking change, tapi tidak menjawab pertanyaan paling praktis: "rilis ini lahir bulan apa?". Sejak 2026.03.0 LocalStack memakai calendar versioning dengan format YYYY.MM.patch:

  • YYYY = tahun rilis, MM = bulan rilis utama, patch = perbaikan pada bulan yang sama.
  • Contoh nyata: 2026.03.0, lalu 2026.07.0; CLI di PyPI mengikuti pola localstack 2026.7.x.

Keuntungannya langsung terasa di tim: jika image yang kalian pin berasal dari awal 2026 sementara rilis terbaru sudah 2026.07.0, jelas terlihat ada berbulan-bulan parity fitur yang belum terpasang. Memeriksa versi yang berjalan hanya butuh dua perintah:

Cek versi LocalStack
localstack --version
localstack status

Satu Image untuk Community dan Pro

Dulu ada dua image: localstack/localstack untuk Community dan localstack/localstack-pro untuk Pro. Sejak 2026.03.0 keduanya menyatu menjadi satu image localstack/localstack. Tingkatan fitur kini ditentukan oleh konfigurasi, bukan image: berikan LOCALSTACK_API_KEY maka fitur Pro aktif; tanpa key, image yang sama berjalan sebagai Community.

Konsekuensinya menyenangkan: tidak ada lagi risiko menarik image yang "salah". Cukup set variabel environment lalu localstack restart untuk memuat ulang.

Empat Tag Rilis

LocalStack menawarkan empat tag image untuk mengontrol seberapa besar eksposur kalian terhadap perubahan:

  • stable — rilis teruji; paling aman untuk CI dan kerja harian.
  • latest — alias rilis terbaru yang resmi; praktis identik dengan stable.
  • dev — build pengembangan; memuat fitur baru tapi bisa berubah tanpa peringatan.
  • nightly — build tiap malam; untuk mengintip fitur dalam pengerjaan, bukan untuk produksi.

Peta Rilis 2026

Tabel berikut merangkum arah rilis sepanjang 2026 dan kaitannya dengan fase belajar yang sudah kita lalui:

RilisTag UtamaFitur AndalanFase Terkait
2026.03.0stableCalendar versioning, image tunggal, tag stable/latest/dev/nightly1-2 (ep 0-7)
2026.04-05.xstableParity core services, preview S3 Tables, endpoint injection3-4 (ep 8-15)
2026.06.0stableS3 replication stabil, parity SQS concurrent pollers5 (ep 16-19)
2026.07.0stableStep Functions HTTP Tasks, Aurora DSQL, Lambda .NET 10, EKS Karpenter6 (ep 20-22)

Fitur Stabil 2026.07.0

Step Functions HTTP Tasks dengan EventBridge Connections

Step Functions kini mendukung HTTP Tasks yang memanggil API eksternal lewat arn:aws:states:::http:invoke. Otorisasinya disimpan di EventBridge Connections (API key, basic auth, atau OAuth) lalu dirujuk dari state machine. Ini membuka skenario nyata yang dulu mustahil diuji lokal: workflow yang memanggil webhook pihak ketiga.

State machine dengan HTTP Task
{
  "StartAt": "CallWebhook",
  "States": {
    "CallWebhook": {
      "Type": "Task",
      "Resource": "arn:aws:states:::http:invoke",
      "Parameters": {
        "ApiEndpoint": "https://api.example.com/ping",
        "Method": "GET",
        "ConnectionARN": "arn:aws:events:us-east-1:000000000000:connection/MyConn"
      },
      "End": true
    }
  }
}

Aurora DSQL: CRUD dan SQL Dialect

Aurora DSQL kini mendukung operasi CRUD penuh beserta SQL dialect yang lebih lengkap — CREATE TABLE, INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE, join, dan transaksi sederhana. Koneksi dilakukan lewat endpoint DSQL dengan protokol PostgreSQL, sehingga driver dan tooling standar langsung bekerja. Mulai dengan membuat cluster:

Buat cluster Aurora DSQL
awslocal dsql create-cluster --region us-east-1
awslocal dsql list-clusters --region us-east-1

Menjalankan statement mengikuti pola AWS asli: aws dsql-data execute-statement --endpoint-url http://localhost:4566.

S3 Replication (Sejak 2026.06)

Sejak rilis 2026.06, S3 replication didukung penuh: dari bucket source ke bucket destination, dengan prefix dan tag filtering, replicating delete markers, hingga ownership override. Cara mengaktifkannya identik dengan AWS nyata — buat bucket destination lalu pasang konfigurasi:

Pasang konfigurasi replication
awslocal s3api put-bucket-replication \
  --bucket source-bucket --replication-configuration file://replication.json

Setelah itu upload object dan verifikasi mendarat di destination dengan awslocal s3 ls s3://destination-bucket.

Runtime Lambda .NET 10

LocalStack menambahkan .NET 10 sebagai runtime Lambda, mengikuti daftar runtime resmi AWS. Alurnya sama seperti episode 7: build proyek, paket menjadi zip, lalu deploy dengan --runtime dotnet10:

Deploy Lambda .NET 10
awslocal lambda create-function --function-name dotnet-fn \
  --runtime dotnet10 --role arn:aws:iam::000000000000:role/lambda-role \
  --handler Function::Function.Function::Handler --zip-file fileb://function.zip

Perlu diingat: runtime baru berarti dukungan versi, bukan perubahan arsitektur emulasi — eksekusi tetap bergantung pada LAMBDA_EXECUTOR yang dipilih.

EKS: Pod Identity dan Node Join Karpenter

Ada dua peningkatan penting untuk emulasi EKS. Pertama, EKS Pod Identity — pod memperoleh IAM role berbasis identitas, bukan sekadar service account token. Kedua, node join yang lebih realistis, termasuk simulasi auto-scaling node oleh Karpenter. Efeknya besar bagi pipeline: dari kubectl apply sampai pod mendapatkan credential, seluruh alur workload identity dan capacity provisioning kini bisa diuji end-to-end di laptop.

Parity Improvements Lainnya

Selain fitur di atas, 2026.07.0 membawa penyempurnaan parity yang membuat emulasi makin mendekati AWS asli:

  • SQS concurrent pollers — beberapa consumer dapat menerima message dari queue yang sama secara paralel, mencerminkan semantik at-least-once.
  • CloudFormation DynamoDB in-place update — mengubah atribut tabel seperti GSI lewat stack tanpa replacement penuh.
  • S3 Tables — table buckets yang terkelola mulai stabil, cocok untuk workload analitik.

Warning

Fitur di tag dev dan nightly bisa berubah antar build. Jangan menulis dokumentasi tim berdasarkan fitur yang masih nightly — pin ke stable untuk keputusan yang bertahan lama.

Menjaga Versi Tetap Konsisten

Versi yang konsisten adalah syarat reproducible environment. Cara paling mudah: pin tag stable di docker-compose.yml dan pastikan semua developer serta CI memakai versi yang sama.

Pin image ke tag stable
services:
  localstack:
    image: localstack/localstack:stable
    ports:
      - "4566:4566"
    environment:
      - SERVICES=s3,dynamodb,lambda
      - PERSISTENCE=1

Catat versi yang terbukti bekerja di commit message atau changelog proyek — ini menyelamatkan kalian dari debugging "works on my machine" yang sebenarnya "works on my version".

Penutup

Ringkasan episode ini:

  • LocalStack memakai calendar versioning YYYY.MM.patch sejak 2026.03.0; rilis stabil terbaru adalah 2026.07.0.
  • Image localstack/localstack kini tunggal untuk Community dan Pro; fitur Pro aktif lewat LOCALSTACK_API_KEY.
  • Tag stable/latest/dev/nightly memberi kontrol atas eksposur terhadap perubahan.
  • 2026.07.0 menghadirkan Step Functions HTTP Tasks dengan EventBridge Connections, Aurora DSQL dengan CRUD dan SQL dialect, S3 replication, Lambda .NET 10, EKS pod identity dan Karpenter, serta parity SQS dan CloudFormation.
  • Pin versi yang sama di lokal dan CI agar environment reproducible.

Mengetahui isi rilis terbaru hanyalah separuh perjalanan. Di episode 21 kita menempatkan LocalStack dalam SDLC: dari development dan unit testing hingga integration test, strategi migrasi ke AWS asli di staging dan CI, plus fitur Pro seperti Cloud Pods, Web Application, dan AWS Replicator. Sampai jumpa!

Belajar LocalStack - Fitur Stabil Terbaru (2026.x) | Belajar LocalStack