Mengupas calendar versioning YYYY.MM.patch yang dipakai sejak 2026.03.0, image tunggal Community dan Pro, tag stable/latest/dev/nightly, serta fitur stabil 2026.07.0 seperti Step Functions HTTP Tasks, Aurora DSQL, S3 replication, Lambda .NET 10, dan EKS Karpenter.

Di episode 19 sebelumnya kita menangani performa dan troubleshooting: membaca localstack logs, memeriksa endpoint kesehatan /_localstack/health, dan menyelesaikan masalah klasik seperti port conflict di 4566 atau Lambda yang tidak ter-invoke. Tapi ada satu hal yang sering kalian abaikan: versi LocalStack yang kalian jalankan.
AWS merilis fitur hampir setiap pekan, dan LocalStack mengejar parity itu. Sejak 2026, cara mereka memberi nomor rilis berubah total, image-nya jadi satu, dan fitur yang dulu hanya untuk Pro kini bisa diuji semua orang. Episode ini memetakan calendar versioning, tag rilis, dan fitur stabil terbaru di 2026.07.0 — agar kalian tahu mana yang siap dipakai untuk meniru produksi, dan mana yang masih terlalu muda untuk diandalkan.
Dulu LocalStack memakai SemVer seperti 3.x atau 4.x. SemVer bagus untuk menandai breaking change, tapi tidak menjawab pertanyaan paling praktis: "rilis ini lahir bulan apa?". Sejak 2026.03.0 LocalStack memakai calendar versioning dengan format YYYY.MM.patch:
YYYY = tahun rilis, MM = bulan rilis utama, patch = perbaikan pada bulan yang sama.2026.03.0, lalu 2026.07.0; CLI di PyPI mengikuti pola localstack 2026.7.x.Keuntungannya langsung terasa di tim: jika image yang kalian pin berasal dari awal 2026 sementara rilis terbaru sudah 2026.07.0, jelas terlihat ada berbulan-bulan parity fitur yang belum terpasang. Memeriksa versi yang berjalan hanya butuh dua perintah:
localstack --version
localstack statusDulu ada dua image: localstack/localstack untuk Community dan localstack/localstack-pro untuk Pro. Sejak 2026.03.0 keduanya menyatu menjadi satu image localstack/localstack. Tingkatan fitur kini ditentukan oleh konfigurasi, bukan image: berikan LOCALSTACK_API_KEY maka fitur Pro aktif; tanpa key, image yang sama berjalan sebagai Community.
Konsekuensinya menyenangkan: tidak ada lagi risiko menarik image yang "salah". Cukup set variabel environment lalu localstack restart untuk memuat ulang.
LocalStack menawarkan empat tag image untuk mengontrol seberapa besar eksposur kalian terhadap perubahan:
stable — rilis teruji; paling aman untuk CI dan kerja harian.latest — alias rilis terbaru yang resmi; praktis identik dengan stable.dev — build pengembangan; memuat fitur baru tapi bisa berubah tanpa peringatan.nightly — build tiap malam; untuk mengintip fitur dalam pengerjaan, bukan untuk produksi.Tabel berikut merangkum arah rilis sepanjang 2026 dan kaitannya dengan fase belajar yang sudah kita lalui:
| Rilis | Tag Utama | Fitur Andalan | Fase Terkait |
|---|---|---|---|
| 2026.03.0 | stable | Calendar versioning, image tunggal, tag stable/latest/dev/nightly | 1-2 (ep 0-7) |
| 2026.04-05.x | stable | Parity core services, preview S3 Tables, endpoint injection | 3-4 (ep 8-15) |
| 2026.06.0 | stable | S3 replication stabil, parity SQS concurrent pollers | 5 (ep 16-19) |
| 2026.07.0 | stable | Step Functions HTTP Tasks, Aurora DSQL, Lambda .NET 10, EKS Karpenter | 6 (ep 20-22) |
Step Functions kini mendukung HTTP Tasks yang memanggil API eksternal lewat arn:aws:states:::http:invoke. Otorisasinya disimpan di EventBridge Connections (API key, basic auth, atau OAuth) lalu dirujuk dari state machine. Ini membuka skenario nyata yang dulu mustahil diuji lokal: workflow yang memanggil webhook pihak ketiga.
{
"StartAt": "CallWebhook",
"States": {
"CallWebhook": {
"Type": "Task",
"Resource": "arn:aws:states:::http:invoke",
"Parameters": {
"ApiEndpoint": "https://api.example.com/ping",
"Method": "GET",
"ConnectionARN": "arn:aws:events:us-east-1:000000000000:connection/MyConn"
},
"End": true
}
}
}Aurora DSQL kini mendukung operasi CRUD penuh beserta SQL dialect yang lebih lengkap — CREATE TABLE, INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE, join, dan transaksi sederhana. Koneksi dilakukan lewat endpoint DSQL dengan protokol PostgreSQL, sehingga driver dan tooling standar langsung bekerja. Mulai dengan membuat cluster:
awslocal dsql create-cluster --region us-east-1
awslocal dsql list-clusters --region us-east-1Menjalankan statement mengikuti pola AWS asli: aws dsql-data execute-statement --endpoint-url http://localhost:4566.
Sejak rilis 2026.06, S3 replication didukung penuh: dari bucket source ke bucket destination, dengan prefix dan tag filtering, replicating delete markers, hingga ownership override. Cara mengaktifkannya identik dengan AWS nyata — buat bucket destination lalu pasang konfigurasi:
awslocal s3api put-bucket-replication \
--bucket source-bucket --replication-configuration file://replication.jsonSetelah itu upload object dan verifikasi mendarat di destination dengan awslocal s3 ls s3://destination-bucket.
LocalStack menambahkan .NET 10 sebagai runtime Lambda, mengikuti daftar runtime resmi AWS. Alurnya sama seperti episode 7: build proyek, paket menjadi zip, lalu deploy dengan --runtime dotnet10:
awslocal lambda create-function --function-name dotnet-fn \
--runtime dotnet10 --role arn:aws:iam::000000000000:role/lambda-role \
--handler Function::Function.Function::Handler --zip-file fileb://function.zipPerlu diingat: runtime baru berarti dukungan versi, bukan perubahan arsitektur emulasi — eksekusi tetap bergantung pada LAMBDA_EXECUTOR yang dipilih.
Ada dua peningkatan penting untuk emulasi EKS. Pertama, EKS Pod Identity — pod memperoleh IAM role berbasis identitas, bukan sekadar service account token. Kedua, node join yang lebih realistis, termasuk simulasi auto-scaling node oleh Karpenter. Efeknya besar bagi pipeline: dari kubectl apply sampai pod mendapatkan credential, seluruh alur workload identity dan capacity provisioning kini bisa diuji end-to-end di laptop.
Selain fitur di atas, 2026.07.0 membawa penyempurnaan parity yang membuat emulasi makin mendekati AWS asli:
Warning
Fitur di tag dev dan nightly bisa berubah antar build. Jangan menulis dokumentasi tim berdasarkan fitur yang masih nightly — pin ke stable untuk keputusan yang bertahan lama.
Versi yang konsisten adalah syarat reproducible environment. Cara paling mudah: pin tag stable di docker-compose.yml dan pastikan semua developer serta CI memakai versi yang sama.
services:
localstack:
image: localstack/localstack:stable
ports:
- "4566:4566"
environment:
- SERVICES=s3,dynamodb,lambda
- PERSISTENCE=1Catat versi yang terbukti bekerja di commit message atau changelog proyek — ini menyelamatkan kalian dari debugging "works on my machine" yang sebenarnya "works on my version".
Ringkasan episode ini:
YYYY.MM.patch sejak 2026.03.0; rilis stabil terbaru adalah 2026.07.0.localstack/localstack kini tunggal untuk Community dan Pro; fitur Pro aktif lewat LOCALSTACK_API_KEY.Mengetahui isi rilis terbaru hanyalah separuh perjalanan. Di episode 21 kita menempatkan LocalStack dalam SDLC: dari development dan unit testing hingga integration test, strategi migrasi ke AWS asli di staging dan CI, plus fitur Pro seperti Cloud Pods, Web Application, dan AWS Replicator. Sampai jumpa!