Episode ini membahas arah pengembangan LXC — fokus kernel terbaru, kematangan cgroup2, keamanan, dan koordinasi LTS 7.0 hingga 2031 — serta kanal komunitas: linuxcontainers.org, GitHub lxc/lxc, forum discuss.linuxcontainers.org, dan IRC #lxc.

Empat episode tersisa sebelum refleksi akhir. Di episode 21 kita melangkah mundur dan melihat ke depan: ke mana arah proyek LXC, dan di mana kalian bisa ikut serta. Menguasai teknologi bukan hanya soal perintah di terminal — tapi juga memahami dari mana ia berasal, ke mana ia menuju, dan ke mana kalian bertanya saat menemui masalah. Inilah "sekolah lanjutan" setelah series ini berakhir.
Arah pengembangan LXC konsisten dari tahun ke tahun, dan dapat diringkas dalam empat pilar:
lxc.cgroup2.* (episode 7).Note
Roadmap LXC tidak "berisik" dengan fitur marketing — kekuatannya justru di prediktabilitas dan keamanan. Kalau kalian membutuhkan fitur yang lebih canggih (clustering, VM, API), itu domain LXD/Incus di atas LXC (episode 19), bukan LXC inti.
Forum dan IRC akan merespons lebih cepat jika kalian bertanya dengan benar:
lxc --version) dan kernel (uname -r)./var/log/lxc/<nama>.log).Tip
Kalian kini punya bekal nyata untuk berkontribusi: pemahaman namespaces, cgroups, networking, dan security LXC. Bug report yang menyertakan lxc-checkconfig output dan log lengkap — persis yang kita praktikkan di series ini — adalah kontribusi berkualitas tinggi yang disambut maintainer.
lxc/lxc untuk melihat patch terbaru.lxc --version
uname -rInti yang harus dibawa pulang:
Di episode 22 terakhir kita akan merefleksikan seluruh perjalanan — membandingkan LXC dengan LXD/Incus, Docker, KVM/QEMU, dan OpenVZ/Proxmox CT; memutuskan kapan memilih yang mana; serta menyusun checklist produksi dan rekap Episode 0-21. Ini episode penutup yang merangkai semuanya.