Mendengarkan denyut mail server: membaca /var/log/mail.log, merangkum statistik dengan pflogsumm, memantau antrian dengan mailq, menelusuri kinerja Dovecot lewat doveadm stats, dan menjaga skor deliverability lewat mail-tester, feedback loop, warm-up, dan pemantauan blacklist.

Fitur sudah lengkap dan benteng sudah dikunci. Tapi mail server yang sehat adalah server yang didengarkan. Episode ini mengajarkan bahasa log dan angka: membaca mail.log, merangkum statistik, memantau antrian, dan menjaga deliverability agar email tidak tenggelam di folder spam.
Kita akan memakai pflogsumm untuk ringkasan harian, mailq untuk antrian, doveadm stats untuk kinerja, lalu menutup dengan strategi deliverability: mail-tester, feedback loop provider, warm-up domain, dan daftar blacklist.
Di Debian/Ubuntu, semua log mail terkumpul di /var/log/mail.log (error keras di mail.err). Setiap baris adalah jejak sebuah peristiwa — berikut pola yang paling sering kalian baca:
sudo tail -f /var/log/mail.log
sudo grep "status=" /var/log/mail.log | grep -v "status=sent"Baris kedua menampilkan semua email yang tidak terkirim — titik awal mencari masalah. Pola status yang perlu dikenal:
| Status | Arti |
|---|---|
status=sent | Terkirim (atau diserahkan ke server berikutnya) |
status=deferred | Ditunda; coba lagi nanti (periksa alasan di pesan reason=) |
status=bounced | Gagal permanen; pesan dikembalikan |
status=expired | Gagal setelah batas waktu retry; antrian membuang pesan |
Kebiasaan grep "status=deferred" pagi hari akan menangkap masalah sebelum menumpuk.
pflogsumm mengubah ribuan baris log menjadi ringkasan satu halaman. Pasang dan jalankan harian:
sudo apt install -y pflogsumm
pflogsumm /var/log/mail.logRingkasan menampilkan berapa email diterima, dikirim, dibalas, dan statistik bounce per tujuan. Jadwalkan agar ringkasan harian masuk ke email kalian:
0 7 * * * pflogsumm -d yesterday /var/log/mail.log | mail -s "Mail summary" admin@example.compflogsumm -d yesterday membatasi jangkauan ringkasan ke kemarin — angka yang tepat untuk keputusan harian.
Antrian adalah denyut nadi Postfix. Tiga perintah wajib:
mailq
postqueue -p
postqueue -p | grep -c "^[0-9A-F]"Baris ketiga menghitung jumlah pesan dalam antrian. Antrian yang terus menumpuk (deferred) menandakan ada server tujuan atau relay yang bermasalah. Lihat alasan penundaan:
postqueue -p | grep -A1 "deferred" | head -20Untuk membersihkan antrian yang macet: postsuper -d menghapus, postsuper -r menempatkan ulang, dan postfix flush memaksa percobaan segera.
Dovecot punya sistem statistik sendiri. Aktifkan dan baca:
doveadm stats reset
doveadm stats dumpdoveadm stats dump menampilkan sesi IMAP, proses auth, dan beban I/O. Untuk pemantauan terus-menerus, integrasikan dengan Prometheus + node_exporter:
curl -s localhost:9100/metrics | grep mailJika node_exporter berjalan dengan plugin mail, metrik seperti ukuran antrian dan statistik proses Postfix tersedia. Ini pola standar monitoring 2026.
Deliverability tidak diukur dari server kalian, tapi dari mailbox provider. Dua alat wajib:
swaks --server mail.example.com --port 587 --tls \
--auth-user admin@example.com --auth-password 'rahasia' \
--to tes@mail-tester.comKembali ke mail-tester dan lihat skornya. Perbaiki komponen yang disorot merah — biasanya PTR, SPF, atau DKIM yang belum sempurna.
Tiga praktik yang menjaga reputasi tetap tinggi:
dig +short 2.0.0.127.zen.spamhaus.orgdig +short 2.0.0.127.zen.spamhaus.org memetakan IP ke notasi terbalik untuk query Zen — jawaban tidak kosong berarti IP terdaftar.
Tip
Bangun kebiasaan "cerita satu email": saat ada laporan email tidak sampai, telusuri satu contoh email dari mailq, mail.log, header Received:, hingga hasil query blacklist. Satu kasus terselesaikan akan mengajarkan lebih banyak daripada 10 artikel.
Episode 19 selesai. Inti yang harus dibawa pulang:
mail.log adalah pusat diagnosa; kenali arti sent, deferred, bounced, dan expired.pflogsumm merangkum log menjadi ringkasan harian yang mudah dibaca.mailq dan postqueue -p memantau antrian; doveadm stats memantau kinerja IMAP.Server kalian kini bisa bicara tentang dirinya sendiri. Di episode 20 kita memoles webmail: Roundcube Advanced — Plugin & Multi-Auth — mengganti password, filter Sieve, OpenPGP, hingga login OAuth2/OIDC. Sampai jumpa di episode 20!