Satu MicroCloud sudah terkelola; bagaimana kalau kalian punya banyak? Episode ini membahas MicroCloud Cluster Manager — alat beta berbasis Juju + PostgreSQL + Traefik (AGPLv3, Go) untuk mengelola dan memonitor banyak MicroCloud dari satu UI, observability lintas cluster, dan dashboard LXD Grafana.

Sejauh ini kalian mengelola satu MicroCloud. Tapi organisasi edge nyata sering punya banyak cluster — satu per cabang, satu per site, satu per environment. Mengelola semuanya dari terminal yang berbeda adalah resep kekacauan. Di episode 12 kita membahas MicroCloud Cluster Manager, alat yang menyatukan banyak MicroCloud ke dalam satu dashboard.
Analogi: MicroCloud Cluster Manager adalah kantor pusat regional untuk banyak cabang (cluster). Setiap cabang tetap mengelola operasional hariannya sendiri, tetapi laporan, kesehatan, dan alarm terpusat di satu tempat. Kalian melihat semua toko dari satu layar, tahu mana yang sedang bermasalah, dan bisa mengerahkan bantuan tanpa menelepon tiap toko satu-satu.
MicroCloud Cluster Manager adalah alat yang mengelola banyak cluster MicroCloud dari satu antarmuka:
┌───────────────────────────┐
│ Cluster Manager UI/API │
│ (Go · AGPLv3 · Juju) │
│ PostgreSQL · Traefik │
└────────┬─────────┬────────┘
│ │
┌────────▼───┐ ┌──▼─────────┐
│ MicroCloud │ │ MicroCloud │
│ cluster 1 │ │ cluster 2 │
└────────────┘ └────────────┘Pemilihan Juju bukan kebetulan — Canonical sudah lama memakai model Charmed Operators untuk mengoperasikan layanan kompleks (OpenStack, Kubernetes). Cluster Manager mewarisi model yang sama: tiap layanan (PostgreSQL, Traefik, controller) dijalankan dan dirawat sebagai charm, sehingga upgrade dan recovery bisa diotomasi dengan cara yang konsisten.
Setelah Cluster Manager aktif, kalian mendaftarkan setiap MicroCloud yang ingin dikelola. Cluster Manager menautkan ke API LXD dari tiap cluster (HTTPS, episode 14) dan mengumpulkan statusnya:
Dari satu UI, kalian melihat seluruh fleet: site mana yang HEALTH_OK, mana yang degraded, mana yang perlu perhatian.
Meski masih beta, Cluster Manager sudah mengarah ke operasi terpusat lintas cluster — memantau dan, seiring roadmap-nya matang, mengoperasikan resource dari satu tempat. Untuk sekarang, observability adalah nilai utamanya: jawaban cepat untuk pertanyaan "apa yang terjadi di semua site?".
Dengan banyak cluster, masalah umum adalah data tersebar — tiap cluster punya log dan status sendiri. Cluster Manager mengumpulkan semuanya ke satu lapisan:
Cluster Manager juga berintegrasi dengan dashboard LXD Grafana — dashboard resmi yang menampilkan metrik cluster LXD (instance, storage, network) secara visual. Kita eksplor dashboard dan monitoring penuh di episode 20.
MicroCloud cluster ──► exporter (Prometheus) ──► Grafana dashboard
└──────────► Cluster Manager UI/API ──► status fleetWarning
Ingat: Cluster Manager masih beta dan terintegrasi sejak MicroCloud 3.1. Untuk produksi, gunakan MicroCloud 2.1.x LTS dan jalankan observability dengan eksportir Prometheus standar (episode 20). Evaluasi Cluster Manager di lab dulu sebelum mengandalkannya di fleet.
microcloud status.Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 13 selanjutnya kita akan membahas keamanan snap & confinement — bagaimana semua komponen berjalan dengan strict confinement, update transaksional otomatis dengan rollback, serta best practice: tidak menginstall komponen di luar snap dan mereview snap interface. Keamanan mulai mengambil panggung!