Momen penting: membangun cluster MicroCloud untuk pertama kali dengan microcloud init di node pertama. Episode ini membedah setiap pilihan yang diajukan init — storage (disk untuk Ceph atau local dir), network (bridge atau OVN), dan menunggu node lain bergabung — serta memverifikasi hasilnya dengan microcloud status.

Semua snap sudah terpasang di episode 3. Sekarang tibalah momen yang paling ditunggu: membangun cluster MicroCloud dengan microcloud init di node pertama. Perintah ini adalah jembatan dari "tiga mesin Ubuntu kosong" menjadi "satu private cloud" — kalian tinggal menjawab beberapa pertanyaan, dan LXD cluster, pool Ceph, serta network OVN terbentuk secara otomatis.
Di episode 4 kita membedah setiap pilihan yang diajukan init, mengapa setiap pilihan itu ada, dan bagaimana hasilnya diverifikasi. Siapkan node pertama kalian — kita mulai!
Pilih satu node sebagai titik awal (misal node-a) dan jalankan:
sudo microcloud initMicroCloud akan mendeteksi environment dan menampilkan wizard interaktif. Urutan pertanyaannya kurang lebih:
Note
Jalankan microcloud init sebagai root (sudo) atau pengguna dengan akses admin. Snaps ini menyentuh konfigurasi sistem — disk, network bridge, dan socket LXD — sehingga butuh privilege.
Pertanyaan pertama biasanya meminta memilih disk yang akan dijadikan Ceph OSD. MicroCloud menampilkan daftar disk kosong yang terdeteksi di node:
Select disks for Ceph storage:
/dev/sdb 500G (empty)
/dev/sdc 1.0T (empty)
Use "/dev/sdb" for Ceph? (yes/no) [default=yes]Pilih disk kosong yang sudah kalian siapkan di episode 3. Disk ini akan diformat dan diinisialisasi sebagai OSD — inilah storage tempat volume instance disimpan dan direplikasi.
MicroCloud juga menawarkan local dir — direktori di disk sistem yang dipakai untuk storage local (bukan terdistribusi). Local dir berguna untuk instance yang tidak butuh HA, misalnya image cache atau instance sementara. Untuk production yang mengandalkan HA, prioritas utama tetap disk Ceph.
Local storage dir? (yes/no) [default=yes]Mengapa ada pilihan ini? Karena tidak semua workload butuh replikasi. Storage Ceph memakai ruang disk × faktor replikasi; storage local hemat ruang dan lebih cepat untuk hal-hal yang boleh hilang. Keputusan ini bisa diubah nanti lewat konfigurasi storage pool LXD (episode 6).
Setelah storage, MicroCloud bertanya tentang jaringan:
Setup OVN network? (yes/no) [default=yes]Untuk memanfaatkan penuh MicroCloud (network yang mengikuti instance antar node), pilih Ya dan tunjukkan antarmuka yang terhubung ke jaringan antar-node. Kita bedah SDN-nya di episode 7.
Select an interface for the OVN underlay:
eth0
eth1Setelah pilihan storage dan network selesai, MicroCloud menunggu node lain untuk bergabung. Ia memindai jaringan via mDNS untuk menemukan node yang menjalankan microcloud join:
> Waiting for other nodes to join (CTRL+C to cancel)
Scanning for servers on the network...Ini adalah titik di mana kalian membuka terminal lain di node-b dan node-c lalu menjalankan microcloud join (episode 5). Untuk single-node testing, biarkan proses ini berhenti sendiri (timeout) — MicroCloud akan lanjut dengan satu node saja.
Tip
Untuk lab multi-node, jalankan init di node pertama, lalu bersamaan jalankan microcloud join di node lain. MicroCloud menangkap semua peer dalam satu sesi, sehingga topologi storage dan network terbentuk konsisten dari awal.
Saat node lain join, MicroCloud melakukan validasi trust. Pada versi 2.1+ ada proactive trust — kalian bisa menandai peer yang dipercaya sebelum join dimulai, sehingga tidak perlu persetujuan manual saat node bergabung (kita bahas di episode 15). Tanpa itu, init akan menampilkan daftar peer dan meminta konfirmasi sebelum mengintegrasikannya.
Setelah semua node bergabung dan wizard selesai, MicroCloud mengeksekusi seluruh konfigurasi:
local-... untuk local dir, dan pool RBD untuk storage instance).microcloud statusmicrocloud status menampilkan ringkasan: anggota cluster, disk OSD yang dipakai, dan network yang tersedia.
Pemeriksaan lintas-lapisan memastikan semuanya konsisten:
lxc cluster listlxc storage list
lxc network listmicroceph status
microovn statusSemua perintah di atas harus menampilkan node-node cluster. Jika ada node yang hilang, ulangi pemeriksaan dan lihat panduan troubleshooting di episode 16.
lsblk — MicroCloud hanya menampilkan disk benar-benar kosong; disk yang ter-mount atau ber-partisi tidak akan ditawarkan.ping node-b).Inti yang harus dibawa pulang:
microcloud init di node pertama membangun seluruh cloud: LXD cluster, pool Ceph, dan network OVN.microcloud join.microcloud status, lxc cluster list, microceph status, dan microovn status.Di episode 5 selanjutnya kita akan membahas join: microcloud join — menggabungkan node kedua dan ketiga ke cluster, skenario multi-node, mekanisme trust/join token antar member, serta verifikasi akhir dengan lxc cluster list, microceph status, dan microovn status. Cloud kalian mulai berbentuk!