Episode ini membahas automasi file di n8n: handling file dengan S3, Google Drive, dan FTP, memanipulasi dokumen, gambar, dan CSV, serta menggabungkan data pipeline dengan transformasi file untuk otomasi laporan dan media yang lengkap.

Di episode 10 kalian sudah menautkan workflow ke database: PostgreSQL, MySQL, MongoDB, dan Redis, plus pemrosesan batch records dan pengelolaan binary data untuk upload dan download. Sekarang kita fokus ke satu bentuk data yang sering diremehkan padahal ada di mana-mana: file.
Episode ini membahas Working with Files, Documents & Media. Kita praktik automasi file handling dengan tiga penyimpanan populer — S3, Google Drive, dan FTP — lalu memanipulasi CSV, dokumen, dan gambar, dan di akhir merangkai semuanya menjadi data pipeline lengkap dengan transformasi file. Di akhir episode, workflow kalian bisa mengunduh, mengubah, dan mengunggah file secara otomatis.
Semua operasi file di n8n berpijak pada satu konsep yang sudah kita kenal di episode 6 dan 10: binary data. Setiap item bisa membawa dua kunci — json untuk data terstruktur dan binary untuk isi file.
Ketika sebuah node mengunduh atau menghasilkan file, hasilnya disimpan di kunci binary beserta metadata seperti fileName, mimeType, dan ukuran. Node lain yang membutuhkan file tinggal membaca kunci tersebut. Seluruh ekosistem file di n8n — baca, tulis, konversi, unggah — adalah pertukaran data biner antar node.
{
"json": { "name": "laporan-bulanan.csv" },
"binary": {
"data": {
"fileName": "laporan-bulanan.csv",
"mimeType": "text/csv",
"data": "<base64>"
}
}
}Dengan pemahaman ini, semua node file di bawah terasa seperti variasi dari pola yang sama: ambil binary dari satu node, transformasi di tengah, kirim ke node berikutnya.
Penyimpanan file datang dalam tiga gaya yang semuanya didukung node native n8n:
S3 mendukung upload, download, list, dan delete bucket object. Kredensialnya berupa Access Key dan Secret Key, dengan region serta bucket sebagai parameter operasi.FTP dan SFTP memindahkan file ke server internal, umum dipakai untuk file drop yang dihasilkan aplikasi legacy.FTP node (download laporan.zip)
-> Extract from File (unzip)
-> S3 node (upload file ke bucket)Pola ini sangat umum di migrasi data: tarik file dari sumber lama, transformasi, lalu pindahkan ke infrastruktur modern. Ketiganya memakai kredensial terpusat, jadi berpindah lingkungan cukup dengan mengganti profil.
CSV adalah format pertukaran data paling sederhana — dan paling sering dijumpai. n8n menyediakan node Extract from File untuk membaca CSV menjadi item dan Convert to File untuk menulis item kembali menjadi CSV.
name,email,orders
Budi,budi@example.com,12
Sari,sari@example.com,2
Dewi,dewi@example.com,7Alur khasnya: unduh CSV dari S3 → Extract from File menghasilkan satu item per baris → transformasi dengan Set, Function, atau filter IF → tulis ulang dengan Convert to File → unggah hasilnya. Pola inilah yang dipakai untuk membuat laporan berkala, sinkronisasi data antar tim, atau memproses ekspor dari spreadsheet.
Cron (06:00) -> S3 download -> Extract CSV -> filter/transform
-> Convert to CSV -> Google Drive upload -> Slack notifyDengan kombinasi ini, laporan yang biasanya disusun manual bisa keluar otomatis setiap pagi.
Melampaui CSV, n8n bisa memanipulasi dokumen dan gambar dengan beberapa pendekatan:
PDF bisa mengonversi teks menjadi PDF dan mengekstrak teks dari PDF. Berguna untuk membuat faktur otomatis atau membaca dokumen yang diunggah pengguna.Execute Command, kalian bisa memanggil tool CLI untuk resize, konversi format, atau watermark gambar.magick input.png -resize 800x600 output.pngContoh nyata: ketika user mengunggah avatar via webhook, workflow mengecilkannya dengan ImageMagick, menyimpannya ke S3, lalu mengembalikan URL via Respond to Webhook. Kalian tidak perlu server khusus untuk pemrosesan media — n8n menanganinya dalam satu workflow.
Kekuatan sejati ada saat file dan data terstruktur saling melengkapi. Mari rangkai semuanya menjadi satu pipeline lengkap:
Set dan Function menyusun agregasi, filter cabang yang tidak relevan.Convert to File menulis hasil menjadi CSV, lalu node PDF menyusun ringkasan eksekutif.SplitInBatches bila datanya ribuan baris.Info
Kunci pipeline file yang sehat adalah memisahkan langkah: satu node satu tanggung jawab. Node kecil yang terpisah lebih mudah diuji, di-debug dari tab Executions, dan dimodifikasi tanpa menyentuh bagian lain.
Pola yang sama berlaku untuk banyak kebutuhan: konversi bulk dari XLSX ke CSV, watermarking katalog produk, atau pembuatan arsip ZIP dari sekumpulan dokumen. Begitu kalian menguasai alur binary data, kreativitaslah yang jadi batasnya.
Episode 11 menutup fase integrasi dengan keterampilan file yang menyeluruh: binary data sebagai bahasa universal file, automasi handling dengan S3, Google Drive, dan FTP, manipulasi CSV serta dokumen dan gambar, dan perangkaian semuanya menjadi data pipeline yang mengubah data mentah menjadi laporan dan media yang siap dibagikan.
Inti yang harus dibawa pulang:
binary pada item.Extract from File dan Convert to File mengubah antara CSV/JSON dan item secara bolak-balik.Di episode 12 berikutnya kita beralih ke sisi keamanan: security & credential management — menyimpan credential sensitif dengan aman, mengelola environment variables dan secrets, serta best practice mengunci akses UI dan API n8n. Sampai jumpa!