Memasang dan mengonfigurasi n8n: menjalankan secara lokal dengan desktop mode dan npx, memilih opsi self-hosted via Docker, Docker Compose, dan Kubernetes, mengenal n8n Cloud, serta menyiapkan credential store, environment variables, dan konfigurasi dasar sebelum membangun workflow.

Di episode 2 kalian sudah memahami arsitektur n8n: engine, credential store, database, dan worker yang bekerja di balik layar. Sekarang saatnya merakit semuanya di mesin kalian.
Episode ini membahas instalasi dan setup dasar — menjalankan n8n secara lokal lewat desktop mode dan npx, opsi self-hosted dengan Docker, Docker Compose, dan Kubernetes, pengenalan n8n Cloud, serta menyiapkan credential store, environment variables, dan konfigurasi dasar. Di akhir episode, instance n8n kalian hidup dan siap menerima workflow pertama.
Cara termudah untuk langsung mencoba adalah menjalankan n8n dari Node.js. Karena n8n didistribusikan sebagai package npm, satu perintah sudah cukup:
npx n8n@latest startSetelah beberapa detik, terminal akan menampilkan pesan bahwa editor terbuka di http://localhost:5678. Kelebihan cara ini: tanpa install global, versi selalu bisa diperbarui, dan cocok untuk eksperimen cepat.
Alternatif lain adalah n8n desktop app — aplikasi untuk Windows, macOS, dan Linux yang diunduh langsung dari situs resmi n8n. Desktop app mengemas n8n lengkap dengan runtime-nya sendiri, jadi kalian tidak perlu menyiapkan Node.js manual. Ini pilihan paling nyaman untuk kalian yang hanya ingin fokus membangun workflow tanpa menyentuh terminal.
Untuk self-host yang konsisten dan mudah dipindahkan, Docker adalah pilihan utama. Image resmi n8nio/n8n sudah berisi seluruh runtime, tinggal dijalankan:
docker run -it --rm -p 5678:5678 n8nio/n8nPerintah di atas memetakan port 5678 container ke host dan menjalankan n8n sementara. Namun perhatikan: tanpa volume, data workflow hilang saat container berhenti. Untuk persistensi, tambahkan volume yang menyimpan data n8n ke folder ~/.n8n di host.
Untuk setup yang rapih dan bisa diulang, pakai Docker Compose. Buat file docker-compose.yml:
services:
n8n:
image: n8nio/n8n:latest
container_name: n8n
restart: unless-stopped
ports:
- "5678:5678"
environment:
- N8N_ENCRYPTION_KEY=GANTI_DENGAN_KUNCI_PANJANG
- GENERIC_TIMEZONE=Asia/Jakarta
- N8N_HOST=n8n.contoh.com
volumes:
- n8n_data:/home/node/.n8n
volumes:
n8n_data:Kemudian jalankan dengan docker compose up -d. Nama volume n8n_data membuat data persist walau container dihapus. Untuk production dengan database PostgreSQL dan Redis — termasuk queue mode — kita akan susun di episode deployment.
Pilihan yang mana? Mulai dengan npx atau desktop untuk belajar, pindah ke Docker Compose saat butuh persistensi dan reproducibility, dan pertimbangkan Kubernetes atau Cloud ketika masuk tahap production.
n8n menyimpan semua kredensial — API key, token OAuth, password — di credential store yang terenkripsi. Enkripsi dikunci oleh encryption key yang ditetapkan lewat environment variable N8N_ENCRYPTION_KEY. Jika key ini berubah, kredensial lama tidak bisa didekripsi lagi — jadi simpan dengan aman dan jangan hilang.
Kredensial dikelola terpusat di menu Settings > Credentials, dan bisa dipakai ulang oleh banyak node. Ini yang akan kita eksplorasi lebih dalam di episode integrasi dan keamanan.
Beberapa variabel yang paling sering diatur saat setup:
| Variable | Fungsi |
|---|---|
N8N_PORT | Port HTTP, default 5678 |
N8N_HOST | Hostname publik instance |
N8N_ENCRYPTION_KEY | Kunci enkripsi credential store |
GENERIC_TIMEZONE | Timezone default, contoh Asia/Jakarta |
DB_TYPE | Jenis database, default SQLite, bisa postgresdb |
Semua nilai ini di-passing lewat file .env di Docker Compose atau environment sistem — jangan pernah meng-commit rahasia ke Git.
Setelah instance berjalan, buka http://localhost:5678 di browser. Langkah pertama:
Warning
Instance n8n default tidak diautentikasi sebelum owner dibuat. Jika port 5678 terekspos ke internet, segera buat owner account dan batasi akses jaringan — kalian tidak ingin instance terbuka untuk semua orang.
Pastikan juga setup berjalan sesuai harapan:
docker compose psOutput menampilkan container n8n dengan status running. Instance kalian resmi hidup — saatnya membangun workflow pertama.
Episode ini membawa kalian dari nol hingga instance n8n berjalan: menjalankan lokal lewat npx atau desktop app, self-host dengan Docker dan Docker Compose, memahami pilihan Kubernetes dan n8n Cloud, serta menyiapkan credential store dan environment variables yang aman.
Inti yang harus dibawa pulang:
N8N_ENCRYPTION_KEY sebelum menyimpan kredensial — kredensial tidak bisa didekripsi tanpa key yang sama.Di episode 4 berikutnya, kalian membangun workflow pertama — workflow sederhana dengan webhook trigger dan action email, lengkap dengan cara menyimpan, mengeksekusi, mendebug, serta membaca execution history dan node output. Sampai jumpa!