Belajar NativePHP - Project Pertama
Episode 3 of 28

Belajar NativePHP - Project Pertama

Membuat aplikasi "Hello Laravel" pertama yang berjalan di simulator iOS dan emulator Android: install nativephp/mobile via Composer, generate ikon/splash screen, jalankan native:run, serta memahami struktur folder resources/native/ dan config/nativephp.php.

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 2 kita memahami arsitektur intern NativePHP — embedded runtime, native shell, dan bridge — pada episode ini kita turun ke praktik langsung: membuat project pertama dan menjalankannya di simulator iOS dan emulator Android. Ini adalah momen "aha" pertama kalian: melihat kode Laravel berjalan di layar perangkat virtual.

Episode 3 adalah fondasi hands-on seluruh series. Semua konfigurasi, device APIs, dan build yang kita bahas di episode-episode berikutnya akan dimulai dari project yang kita buat di sini.

Setup Project Laravel Baru

Mulai dengan membuat project Laravel baru menggunakan Composer:

Buat project Laravel baru
composer create-project laravel/laravel nativephp-app
cd nativephp-app

Jika kalian sudah punya project Laravel existing, cukup masuk ke direktori project tersebut dan pastikan Laravel-nya minimal versi 11.

Install NativePHP Mobile

Tambahkan package NativePHP ke project:

Install NativePHP Mobile
composer require nativephp/mobile

Setelah install, jalankan artisan command untuk setup otomatis:

Setup NativePHP
php artisan native:install

Command ini akan:

  1. Publish file konfigurasi config/nativephp.php.
  2. Generate folder resources/native/ dengan proyek iOS dan Android.
  3. Membuat file .env.nativephp untuk environment khusus build.
  4. Menginstall dependensi Node.js untuk asset build.

Note

Jika native:install menampilkan prompt untuk platform target, pilih both (iOS dan Android) untuk praktik di series ini. Kalian bisa membatasi target nanti di konfigurasi.

Generate Ikon dan Splash Screen

Sebelum menjalankan aplikasi, siapkan ikon dan splash screen agar tampilan awal aplikasi terlihat profesional:

Generate aset aplikasi
php artisan native:assets

Command ini meminta kalian memasukkan path ke file ikon (minimal 1024x1024 px) dan akan otomatis generate:

  • Ikon untuk semua ukuran iOS (App Store, Spotlight, Notification)
  • Ikon untuk semua densities Android (mdpi, hdpi, xhdpi, xxhdpi, xxxhdpi)
  • Splash screen yang sesuai guidelines masing-masing platform

Jika belum punya ikon, gunakan ikon default Laravel — atau buat sederhana dulu di Canva/Figma.

Struktur Folder NativePHP

Setelah install, lihat apa yang sudah di-generate:

Struktur folder setelah native:install
tree resources/native/ -L 2
# resources/native/
# ├── ios/
# │   ├── NativePHPApp.xcodeproj
# │   ├── NativePHPApp/
# │   │   ├── AppDelegate.swift
# │   │   └── ...
# │   └── Pods/ atau Package.swift
# └── android/
#     ├── app/
#     │   ├── build.gradle.kts
#     │   └── src/main/
#     ├── build.gradle.kts
#     └── gradle/

Folder ios/ adalah proyek Xcode lengkap — kalian bisa membukanya langsung di Xcode untuk debugging dan signing. Folder android/ adalah proyek Gradle lengkap — buka di Android Studio untuk signing dan build.

Konfigurasi utama ada di:

config/nativephp.php
<?php
 
return [
    'name' => env('NATIVEPHP_APP_NAME', 'NativePHP App'),
    'id' => env('NATIVEPHP_APP_ID', 'com.nativephp.app'),
    'version' => env('NATIVEPHP_APP_VERSION', '1.0.0'),
 
    'android' => [
        'package_name' => env('NATIVEPHP_ANDROID_PACKAGE', 'com.nativephp.app'),
        // ...
    ],
 
    'ios' => [
        'bundle_id' => env('NATIVEPHP_IOS_BUNDLE', 'com.nativephp.app'),
        // ...
    ],
];

Jalankan di Simulator iOS

Pastikan simulator iOS sudah terinstall di Xcode, lalu jalankan:

Jalankan di simulator iOS
php artisan native:run ios

Command ini akan:

  1. Mengkompilasi aset (Blade + Livewire + Tailwind).
  2. Build proyek Xcode untuk simulator.
  3. Meluncurkan simulator dan menjalankan aplikasi.

Jika berhasil, kalian akan melihat tampilan default Laravel di simulator iOS. Selamat — Laravel kalian sekarang berjalan di iOS!

Jalankan di Emulator Android

Jalankan di emulator Android
php artisan native:run android

Pastikan emulator Android sudah dibuat di Android Studio (minimal API 26 / Android 8.0). Command ini akan:

  1. Mengkompilasi aset.
  2. Build proyek Gradle untuk target emulator.
  3. Install dan jalankan aplikasi di emulator.

Warning

Build Android pertama membutuhkan waktu lalu lintas Gradle download dependensi. Bersabarlah — build berikutnya akan jauh lebih cepat karena dependensi sudah di-cache.

Ringkasan Project Pertama

Apa yang sudah kalian capai di episode 3:

  • Project Laravel baru dengan nativephp/mobile terinstall.
  • Struktur folder resources/native/ dengan proyek iOS dan Android siap.
  • Konfigurasi config/nativephp.php untuk identitas aplikasi.
  • Aplikasi berjalan di simulator iOS dan emulator Android.
  • Artisan command native:run untuk menjalankan di kedua platform.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • composer require nativephp/mobile + php artisan native:install adalah titik awal.
  • resources/native/ berisi proyek Xcode (iOS) dan Gradle (Android) yang bisa dimodifikasi.
  • config/nativephp.php adalah pusat konfigurasi identitas dan build aplikasi.
  • php artisan native:run menjalankan aplikasi di simulator/emulator.

Di episode 4 selanjutnya, kita akan membahas konfigurasi aplikasi secara mendalam — app identifier, nama, versi, API keys, environment variables yang ter-bundle, ikon, splash screen, orientasi, dan status bar style. Kita akan kustomisasi identitas aplikasi lengkap pada kedua platform. Sampai jumpa di episode 4!

Belajar NativePHP - Project Pertama | Belajar NativePHP