Belajar NestJS (framework backend modern berbasis Node.js dan TypeScript) dari dasar hingga production-grade: pre-requisites & setup environment, sejarah & latar belakang, konsep dasar & arsitektur utama, memulai aplikasi pertama, controllers & routing, providers & dependency injection, data access & persistence, validation & exception handling, configuration & environment management, logging monitoring & health, transaction & persistence advanced, background jobs & scheduling, security & authentication, oauth2 openid connect & api security, api gateway & microservices, graphql & api integration, performance optimization, testing & quality assurance, architecture & design patterns, tooling modern & build automation, containerization & cloud deployment, ci/cd & devops practices, observability & production support, hingga stable modern features & future trends dengan total 24 episode.
Sebelum menyentuh NestJS, kalian perlu menguasai TypeScript, konsep OOP, dependency injection, dan dasar HTTP serta REST API. Di episode ini kalian juga menyiapkan Node.js LTS, editor, Nest CLI, dan database lokal yang dibutuhkan untuk mengikuti seluruh series.

Episode ini menelusuri evolusi backend Node.js dari Express hingga kelahiran NestJS, tujuan arsitektur modular dan scalable, serta perbandingan dengan Express, Koa, dan framework backend lain untuk memahami kapan dan mengapa NestJS diperlukan.

Episode ini membedah arsitektur inti NestJS: bagaimana framework bekerja di balik layar sebagai wrapper Express, peran module-controller-provider, dependency injection container, lifecycle aplikasi, serta komponen pipes, guards, filters, dan interceptors.

Episode ini memandu membuat project NestJS pertama memakai Nest CLI, memahami struktur src/app.module.ts dan main.ts, menjalankan aplikasi, memeriksa endpoint dasar, serta menerapkan konfigurasi awal dengan @nestjs/config.

Episode ini membahas controller sebagai lapisan yang menangani request HTTP: membuat controller dan route handler, memakai dekorator metode GET POST PUT DELETE PATCH, membaca route parameter, query parameter, dan body, serta mengatur status code dan serialization.

Episode ini membahas provider sebagai inti dependency injection NestJS: membuat service, menyuntikkannya ke controller, memahami scope singleton dan request-scoped, custom provider, factory provider, alias provider, serta batas dan berbagi provider antar module.

Episode ini membahas integrasi database di NestJS: memilih TypeORM, Sequelize, atau Prisma; mendefinisikan entity dan migrations; memakai repository pattern dan query builder; serta database in-memory untuk development dan testing.

Episode ini membahas validasi dan penanganan error di NestJS: validasi dengan class-validator dan class-transformer, global validation pipe, custom pipes, exception filters, serta struktur error response yang konsisten.

Episode ini membahas manajemen konfigurasi NestJS: modul @nestjs/config, configuration modules, konfigurasi per environment, validation schema, externalized configuration memakai environment variables, serta praktik pengelolaan secrets di development dan production.

Episode ini membahas observability dasar NestJS: built-in Logger dan custom logger service, integrasi logging eksternal dengan Winston dan Pino, health checks memakai @nestjs/terminus, serta pola dasar metrics dan observability.
