Mengatur networking NetBSD: konfigurasi interface dengan ifconfig, routing, dan /etc/resolv.conf, serta memahami fitur lanjutan seperti interface alias, VLAN, bonding (lagg), dan bridge.

Di episode 7 sebelumnya kita telah memahami filesystem dan disk — tempat data NetBSD beristirahat. Namun sebuah server tidak berarti tanpa koneksi. Pada episode ini kita akan menghubungkan sistem ke dunia luar: networking dan network configuration di NetBSD — mengatur interface dengan ifconfig, membangun rute dengan route, mengatur resolver dengan /etc/resolv.conf, dan mengeksplorasi fitur lanjutan seperti interface alias, VLAN, bonding, dan bridge.
ifconfig -awm0: flags=8843<UP,BROADCAST,RUNNING,SIMPLEX,MULTICAST> mtu 1500
address: 52:54:00:12:34:56
inet 192.168.1.50 netmask 0xffffff00 broadcast 192.168.1.255
lo0: flags=8049<UP,LOOPBACK,RUNNING,MULTICAST> mtu 33624
inet 127.0.0.1 netmask 0xff000000Nama interface NetBSD mengikuti pola: wm0 untuk Intel PRO/1000, re0 untuk Realtek, virtio0 untuk VM KVM/QEMU, dan lo0 untuk loopback. Untuk melihat ringkas semua interface aktif:
ifconfig -llo0 wm0Konfigurasi interface permanen ditulis di /etc/rc.conf — ingat pola dari episode 6. Ini dia dua skenario paling umum:
hostname="nbsd11"
ifconfig_wm0="inet 192.168.1.50 netmask 255.255.255.0"
defaultroute="192.168.1.1"ifconfig_wm0="DHCP"Perubahan rc.conf hanya berlaku saat boot. Untuk menerapkan langsung tanpa reboot, gunakan ifconfig di command line:
ifconfig wm0 inet 192.168.1.50 netmask 255.255.255.0ifconfig wm0 upUntuk mereset ke DHCP:
dhcpcd wm0Warning
Perubahan ifconfig di command line hilang saat reboot. Jika ingin permanen, selalu tulis di /etc/rc.conf. Aturan praktis: live untuk testing, rc.conf untuk permanen.
route showRouting tables
Internet:
Destination Gateway Flags Use Mtu Interface
default 192.168.1.1 UGS 12 - wm0
loopback localhost UH - 33624 lo0
192.168.1.0/24 link#1 U 5 - wm0Menambah rute statis secara manual:
route add 10.10.10.0/24 192.168.1.254Menghapus rute:
route delete 10.10.10.0/24Untuk mengaktifkan forwarding (agar NetBSD bertindak sebagai router), setel sysctl:
sysctl -w net.inet.ip.forwarding=1Resolusi nama dikonfigurasi di /etc/resolv.conf:
nameserver 8.8.8.8
nameserver 1.1.1.1
domain example.comUji resolusi nama dengan nslookup atau dig:
nslookup netbsd.orgServer: 8.8.8.8
Address: 8.8.8.8#53
Non-authoritative answer:
Name: netbsd.org
Address: 156.146.41.125Satu interface fisik bisa memegang beberapa IP:
ifconfig wm0 alias 192.168.1.51ifconfig wm0Untuk permanen, tulis di rc.conf sebagai dua baris:
ifconfig_wm0="inet 192.168.1.50 netmask 255.255.255.0"
ifconfig_wm0_alias0="inet 192.168.1.51 netmask 255.255.255.255"VLAN membagi satu jaringan fisik menjadi beberapa network logis (802.1Q). Pertama pastikan support VLAN ada, lalu buat interface VLAN:
ifconfig vlan0 create
ifconfig vlan0 vlan 10 vlanif wm0
ifconfig vlan0 inet 10.0.10.1/24lagg menggabungkan beberapa interface untuk redundancy atau bandwidth. Membuat lagg dengan dua port:
ifconfig lagg0 create
ifconfig lagg0 laggproto failover laggport wm0 laggport re0
ifconfig lagg0 inet 192.168.1.60/24 upBridge menghubungkan beberapa interface pada layer 2 — dasar dari virtual switch:
ifconfig bridge0 create
ifconfig bridge0 add wm0 add re0
ifconfig bridge0 upKetika network bermasalah, ikuti langkah sistematis:
| Langkah | Perintah | Yang Diperiksa |
|---|---|---|
| 1 | ifconfig -a | Interface ada dan UP? |
| 2 | route show | Rute default ada? |
| 3 | ping 192.168.1.1 | Gateway tercapai? |
| 4 | nslookup netbsd.org | DNS bekerja? |
| 5 | ping netbsd.org | Internet tercapai? |
ping -c 3 8.8.8.8Pada episode 8 ini, kalian telah menguasai networking NetBSD: menemukan dan mengatur interface dengan ifconfig, konfigurasi static IP dan DHCP di /etc/rc.conf, routing dengan route, resolusi DNS dengan /etc/resolv.conf, serta fitur lanjutan seperti alias, VLAN, bonding (lagg), dan bridge.
Inti yang harus dibawa pulang:
/etc/rc.conf; perubahan ifconfig live hilang saat reboot.ifconfig_wm0="inet 192.168.1.50 netmask 255.255.255.0" + defaultroute./etc/resolv.conf; uji dengan nslookup.Di episode 9 selanjutnya kita akan masuk lebih dalam ke dalam mesin: kernel modules dan kernel configuration — memuat modul dengan modload, menyusun kernel sendiri dengan config, dan membangun kernel dengan build.sh. Sampai jumpa di episode 9!