Belajar observability modern dengan LGTM Stack (Loki, Grafana, Tempo, Mimir) dari dasar hingga production-grade: setup environment, sejarah & three pillars of observability, OpenTelemetry, Grafana fundamentals, metrics dengan Mimir & PromQL, logs dengan Loki & LogQL, collecting logs dengan Grafana Alloy, structured logging, distributed tracing dengan Tempo & TraceQL, OpenTelemetry Collector, korelasi antar pillars, alerting, SLI SLO SLA & error budgets, scaling Mimir/Loki/Tempo, multi-tenancy, Kubernetes observability, service mesh, CI/CD, continuous profiling dengan Pyroscope, hingga production deployment checklist dengan total 36 episode.
Sebelum menyentuh Loki, Grafana, Tempo, dan Mimir, kalian perlu menguasai konsep distributed systems, monitoring, dan telemetry. Di episode ini kalian menyiapkan Docker, Kubernetes lokal, serta alat-alat pendukung observability, dan memverifikasi environment pertama.

Observability berevolusi dari monitoring tradisional menjadi disiplin yang menekankan kemampuan bertanya apa pun tentang sistem. Episode ini menelusuri evolusi tersebut, masalah yang dipecahkan, serta posisi LGTM Stack di antara ELK, PLG, dan solusi komersial.

Metrics, logs, dan traces adalah tiga jenis telemetry yang menjadi fondasi observability. Episode ini membahas konsep dan filosofi masing-masing pillar, dari tipe-tipe metrik hingga propagation context, serta bagaimana mengorelasikan ketiganya menjadi satu alur penyelidikan.

OpenTelemetry adalah standard open-source untuk menghasilkan dan mengumpulkan telemetry tanpa terikat vendor. Episode ini membahas sejarah merger OpenTracing dan OpenCensus, komponen API, SDK, dan Collector, serta alasan mengapa OTel menjadi fondasi instrumentasi modern.

Episode ini mengubah teori menjadi praktik: menjalankan Grafana, Loki, Tempo, dan Mimir beserta OpenTelemetry Collector dan Grafana Alloy dengan Docker Compose. Kalian juga menghubungkan data source dan mengirim telemetry pertama dari aplikasi sample.

Grafana adalah pusat visualisasi seluruh LGTM Stack. Episode ini membahas arsitektur server dan plugin, navigasi UI, cara membuat dashboard dan panel pertama, penggunaan variabel dan templating, serta jenis-jenis panel dan query editor yang tersedia.

Mimir adalah backend metrik yang kompatibel dengan Prometheus dan scalable horizontal. Episode ini membahas arsitektur komponennya, perbandingan dengan Prometheus, jalur remote write, serta tipe-tipe metrik dan bahaya cardinality yang tinggi.

PromQL adalah bahasa query untuk membaca metrik dari Mimir. Episode ini membahas instant vector dan range vector, operator dan agregasi, pola query umum seperti rate dan histogram_quantile, fungsi-fungsi penting, serta best practices untuk performa query.

Metrik tidak muncul dengan sendirinya — aplikasi harus diinstrumentasi. Episode ini membahas library instrumentation Prometheus dan OpenTelemetry SDK, pembuatan counter, gauge, dan histogram, auto-instrumentation, serta cara mengekspos metrik lewat endpoint metrics dan OTLP.

Loki adalah agregator log yang hemat biaya dengan pendekatan index-free. Episode ini membahas arsitektur komponennya, cara kerja penyimpanan berbasis label, perbandingan dengan Elasticsearch, serta strategi parsing log dari format terstruktur hingga label extraction.
