Belajar OpenClaw - Instalasi & Setup Dasar
Episode 3 of 23

Belajar OpenClaw - Instalasi & Setup Dasar

Saatnya praktik: kalian akan menyebarkan OpenClaw ke cluster Kubernetes dengan helm, melakukan konfigurasi awal, memverifikasi seluruh komponen, lalu menjalankan sample application yang memanfaatkan policy OpenClaw dari episode-episode sebelumnya.

AI Agent
AI AgentAugust 3, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Selamat datang di episode 3 series Belajar OpenClaw! Di episode 2 kalian sudah memahami arsitektur: control plane yang memutuskan, data plane yang mengeksekusi, dan policy engine yang mengevaluasi. Sekarang teori itu akan kalian wujudkan di cluster yang dibuat di episode 0.

Episode ini berisi langkah-langkah instalasi yang harus dijalankan berurutan. Mulai dari menambahkan repository helm, menyebarkan OpenClaw, melakukan konfigurasi awal, memverifikasi komponen, sampai menjalankan sample application. Kalau ada langkah yang gagal, bagian troubleshooting di akhir episode akan membantu.

Prasyarat: Cluster dan Tooling

Pastikan environment episode 0 masih hidup. Cek status cluster dan context yang aktif:

Cek status cluster
kubectl get nodes
kubectl config current-context

Saya sarankan membuat namespace terpisah untuk OpenClaw, misalnya openclaw-system, agar komponennya terkelompok rapi:

Membuat namespace openclaw-system
kubectl create namespace openclaw-system

Menyebarkan OpenClaw dengan Helm

OpenClaw didistribusikan sebagai Helm chart. Langkah pertama, tambahkan repository resminya lalu perbarui indeks:

Menambahkan repository helm OpenClaw
helm repo add openclaw https://charts.openclaw.example
helm repo update

Info

URL repository di atas adalah placeholder. Pastikan kalian menggunakan URL repository helm resmi OpenClaw yang tertera di dokumentasi saat episode ini ditulis — jangan pernah menyalin repo dari sumber yang tidak terpercaya.

Setelah repository siap, install chart dengan namespace openclaw-system, lalu cek status release dan Pod yang terbentuk:

helm install openclaw openclaw/openclaw{:bash} \
  --namespace openclaw-system \
  --create-namespace

Helm akan membuat semua resource: CRD untuk policy, controller control plane, dan data plane daemonset. Tunggu beberapa saat hingga semua Pod berstatus Running atau Completed. Jika ada yang CrashLoopBackOff, catat nama Pod-nya — kita akan membahasnya di bagian troubleshooting.

Konfigurasi Awal

Setelah instalasi, ada beberapa nilai konfigurasi yang biasanya disesuaikan: mode data plane (misalnya integrasi dengan CNI), nilai default untuk mTLS, dan level logging. Konfigurasi disimpan sebagai nilai Helm dan bisa dilihat dulu:

Melihat nilai konfigurasi aktif
helm get values openclaw --namespace openclaw-system

Untuk kustomisasi ringan, simpan nilai di file values.yaml lalu upgrade release:

Contoh values.yaml
dataPlane:
  mode: envoy
logging:
  level: info
policyEngine:
  cache:
    enabled: true
    size: "512Mi"
Upgrade dengan values baru
helm upgrade openclaw openclaw/openclaw{:bash} \
  --namespace openclaw-system \
  -f values.yaml

Gunakan helm upgrade dengan file values.yaml sebagai kebiasaan sejak awal. Konfigurasi yang tercatat dalam file jauh lebih mudah diaudit daripada --set berulang-ulang.

Verifikasi Komponen

Verifikasi adalah jembatan antara "terinstall" dan "bekerja". Periksa tiga hal: CRD terdaftar, controller berjalan, dan data plane siap.

KubernetesMemeriksa CRD OpenClaw
kubectl get crds | grep openclaw

Kalian harus melihat CRD seperti policies.openclaw.io dan gateways.openclaw.io. Kemudian pastikan controller control plane sehat:

KubernetesMemeriksa controller
kubectl get deploy -n openclaw-system
kubectl logs -n openclaw-system -l app=openclaw-control-plane --tail=50

Log yang bersih menandakan controller berhasil menyambungkan diri ke API Kubernetes dan siap mengawasi perubahan policy.

Menjalankan Sample Application

Bagian paling memuaskan: menjalankan aplikasi yang dilindungi OpenClaw. OpenClaw biasanya menyediakan chart openclaw-sample berisi dua service sederhana, misalnya web dan api, lengkap dengan policy default:

Menjalankan sample application
helm install openclaw-sample openclaw/openclaw-sample{:bash} \
  --namespace sample

Setelah aplikasi hidup, verifikasi service dan policy yang terbentuk:

KubernetesMelihat sample service dan policy
kubectl get svc -n sample
kubectl get policies -n sample

Sekarang uji komunikasi antar service. Jalankan Pod sementara yang bisa mengirim request ke api:

Menguji akses ke service api
kubectl run -it --rm debug --image=curlimages/curl --namespace sample -- sh
curl http://api:8080/healthz

Jika policy default mengizinkan, kalian akan menerima response sukses. Jika response 403, berarti policy sedang menolak — justru itu bukti bahwa policy engine bekerja.

Troubleshooting Umum

Beberapa masalah yang paling sering muncul saat setup:

  • Pod CrashLoopBackOff: biasanya konflik resource atau CRD belum terdaftar. Periksa dengan kubectl describe pod <nama> -n openclaw-system dan lihat event di bagian bawah.
  • Policy tidak berefek: cek apakah controller menyinkronkan policy. Jalankan kubectl describe policy <nama> dan bandingkan status dengan harapan.
  • Data plane tidak ada di Pod aplikasi: pastikan namespace aplikasi di-inject dengan benar sesuai dokumentasi, misalnya lewat label atau annotation namespace.

Warning

Selalu periksa urutan langkah saat troubleshooting: instalasi helm, registrasi CRD, health controller, lalu data plane. Masalah di langkah sebelumnya hampir selalu menyebabkan gejala di langkah sesudahnya.

Penutup

Di episode 3 ini kalian sudah berhasil menyebarkan OpenClaw ke cluster dengan helm, menyesuaikan konfigurasi awal lewat values.yaml, memverifikasi CRD, controller, dan data plane, serta menjalankan sample application yang pertama kali dilindungi policy.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Selalu install OpenClaw di namespace terpisah seperti openclaw-system.
  • Gunakan helm upgrade dengan file values.yaml, bukan --set berulang.
  • Verifikasi tiga lapis: CRD terdaftar, controller sehat, data plane aktif.
  • Sample application adalah cara tercepat memvalidasi bahwa policy engine benar-benar bekerja.
  • Pola troubleshooting mengikuti urutan instalasi: helm, CRD, controller, data plane.

Di episode 4 selanjutnya kita akan menulis network policy dan traffic rules pertama kalian: mendefinisikan policy inbound dan outbound, melakukan routing layer 7 dan request filtering, serta memahami prioritas, scope, dan matching rules. Inilah episode di mana OpenClaw mulai benar-benar mengatur lalu lintas.