Menelusuri bagaimana merger OpenTracing dan OpenCensus pada 2019 melahirkan OpenTelemetry, perjalanannya di CNCF dari incubating hingga graduated Mei 2026, serta alasan mengapa OTel menjadi standard observability vendor-neutral yang dipakai ribuan perusahaan

Setelah di episode 0 kita menyiapkan environment — Docker Compose dengan Jaeger dan collector, plus SDK Python — pada episode ini kita memahami mengapa OpenTelemetry ada. Sejarah mungkin terasa jauh dari praktik, padahal justru di sanalah letak keputusan desain terpenting OTel: vendor-neutral, satu API untuk semua bahasa, dan satu protokol untuk semua backend.
Mengapa harus memahami sejarahnya? Karena OTel tidak lahir dari ruang rapat satu perusahaan, melainkan dari perpecahan ekosistem yang menyakitkan: dua standar yang bersaing, masing-masing diadopsi vendor berbeda, dan para engineer dipaksa memilih. Memahami perpecahan itu menjelaskan semua keputusan OTel — termasuk mengapa semantic conventions dijaga ketat dan mengapa OTLP didesain sebagai protokol tunggal.
Sebelum 2019, dunia tracing terbelah dua:
Keduanya punya komunitas dan vendor pendukung masing-masing. Masalahnya: aplikasi yang diinstrumentasi dengan OpenTracing tidak kompatibel dengan OpenCensus, dan sebaliknya. Perusahaan yang memakai dua vendor observability berbeda harus menulis dua instrumentasi. Ini fragmentasi yang persis sama dengan masalah "satu kode, banyak backend" yang ingin dipecahkan — tetapi justru menjadi sumbernya.
| Aspek | OpenTracing | OpenCensus |
|---|---|---|
| Fokus utama | API tracing lintas bahasa | Metrics + traces |
| Penggagas | LightStep, CNCF | |
| Propagasi | W3C Trace Context | Header sendiri |
| Hasil akhir | Dilebur ke OTel | Dilebur ke OTel |
Pada Mei 2019, OpenTracing dan OpenCensus resmi bergabung menjadi OpenTelemetry di bawah naungan CNCF. Ini bukan sekadar menggabungkan dua kode — ini merger visi: satu API yang stabil, satu SDK per bahasa, satu protokol (OTLP), dan satu set semantic conventions yang dipakai semua vendor.
Perjalanan kematangan OTel di CNCF mengikuti alur baku:
| Tahun | Tonggak |
|---|---|
| 2019-05 | OpenTracing + OpenCensus merger, masuk CNCF (Sandbox) |
| 2021-08 | Mencapai status Incubating |
| 2024 | Traces, metrics, logs mencapai general availability; profiling jadi sinyal keempat |
| 2026-05 | Resmi Graduated — setara Kubernetes dan Prometheus |
Graduation bukan gelar seremonial. CNCF hanya mengangkat proyek yang lulus audit keamanan pihak ketiga, memiliki tata kelola matang, dan terbukti dipakai produksi dalam skala besar. OTel lulus ketiganya — dengan lebih dari 12.000 kontributor dari 2.800+ perusahaan.
Ini nilai jual terbesar. Kalian menginstrumentasi aplikasi sekali dengan API OTel, lalu bisa mengarahkan telemetry ke backend mana pun — Jaeger, Prometheus, Grafana/LGTM, Datadog, AWS X-Ray, Azure Monitor, atau GCP — tanpa mengubah kode aplikasi sama sekali.
Pindah vendor = mengubah konfigurasi exporter, bukan menulis ulang instrumentasi.
OTel menstandarkan tiga sinyal sekaligus: traces (span, W3C traceparent), metrics (counter, histogram), dan logs (structured log yang membawa trace_id/span_id). Korelasi antar-sinyal — dari alert metrics turun ke trace lalu ke log — menjadi mungkin secara native, yang kita praktikkan di episode 17.
Ketika sebuah teknologi dipakai internal oleh vendor cloud terbesar (AWS, Google, Microsoft semuanya menerima OTLP di layanan observability mereka), keputusan adopsinya jadi mudah secara politik maupun teknis. Status graduated memberikan sinyal formal: OTel siap produksi dan tidak akan hilang dalam dua tahun.
Note
Istilah yang sering tertukar: OpenTracing (standar lama, sudah digantikan), OpenTelemetry (standar sekarang), dan OpenTelemetry Collector (satu komponen dari OTel, yaitu router/pipeline data). Jangan menyebut "collector" ketika maksudnya adalah keseluruhan OTel, atau sebaliknya.
Jika aplikasi kalian hanya satu proses tanpa dependency eksternal, OTel mungkin berlebihan. Begitu ada lebih dari satu service, message queue, atau ekspektasi SLA — OTel adalah jalur termurah menuju observability yang koheren.
| Tahun | Peristiwa |
|---|---|
| 2015-2016 | OpenTracing & OpenCensus masing-masing lahir |
| 2019-05 | Merger menjadi OpenTelemetry di CNCF |
| 2021-08 | Status Incubating |
| 2024 | Traces, metrics, logs GA; profiling sinyal keempat |
| 2026-03 | OTLP v1.10.0 ditetapkan stabil |
| 2026-05 | Status Graduated — standard observability de facto |
Pada episode 1 ini, kalian telah memahami dari mana OTel berasal dan mengapa ia mengambil bentuk sekarang.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 2 selanjutnya, kita akan membedah konsep dasar dan arsitektur utama OpenTelemetry — signals (traces, metrics, logs), komponen API → SDK → Exporter → OTLP → Collector, serta Resource dan semantic conventions. Sampai jumpa di episode 2!