Mempelajari teknik reconnaissance — passive & active OSINT, footprinting, dan asset discovery — tahap pertama dalam methodology pentest untuk mengumpulkan informasi target tanpa menyentuh sistem secara langsung

Setelah di episode 3 kita mempelajari metodologi penting — PTES, OWASP, dan Cyber Kill Chain — yang memberikan struktur pada serangan, pada episode ini kita masuk ke tahap pertama yang nyata dilakukan: reconnaissance. Ini adalah fase di mana kalian mengumpulkan informasi tentang target sebelum melakukan scanning atau exploitation.
Reconnaissance adalah fondasi dari seluruh engagement. Semakin banyak informasi yang kalian kumpulkan di tahap ini, semakin sedikit kejutan yang akan kalian hadapi di tahap berikutnya. Dalam dunia penting, informasi adalah senjata — dan OSINT (Open Source Intelligence) adalah cara legal untuk mengumpulkannya.
Passive recon mengumpulkan informasi tanpa berinteraksi langsung dengan target. Kalian hanya melihat data yang sudah tersedia secara publik. Ini aman dan tidak meninggalkan jejak.
| Teknik | Tool | Contoh Output |
|---|---|---|
| WHOIS lookup | whois, who.is | Registrant, nameserver |
| DNS enumeration | dig, dnsenum | Subdomains, records |
| Google dorking | Google search | File terindex, login pages |
| Social media OSINT | LinkedIn, Twitter | Karyawan, teknologi |
| Code repository | GitHub, GitLab | Credential leak, config |
| Shodan/Censys | web search | Open ports, services |
# WHOIS lookup
whois example.com
# DNS enumeration
dig example.com ANY
dig example.com AXFR @ns1.example.com
# Subdomain enumeration
dnsenum example.comActive recon berinteraksi langsung dengan target untuk mengumpulkan informasi lebih detail. Ini meninggalkan jejak (log) di sistem target.
| Teknik | Tool | Contoh Output |
|---|---|---|
| Port scanning | Nmap | Open ports, services |
| Service enumeration | Nmap scripts | Version, configuration |
| Web crawling | Gobuster, ffuf | Directory, files |
| Technology fingerprinting | Wappalyzer | Framework, CMS |
| Banner grabbing | Netcat | Service banners |
# Port scan dasar
nmap -sV -sC -O target.com
# Subdomain brute force
gobuster dns -d example.com -w /usr/share/seclists/Discovery/DNS/subdomains-top1million-5000.txt
# Directory brute force
gobuster dir -u http://target.com -w /usr/share/seclists/Discovery/Web-Content/common.txtNote
Passive recon tidak memicu alert di IDS/IPS target; active recon bisa. Gunakan passive terlebih dahulu, baru active saat diperlukan. Beberapa RoE mungkin membatasi active recon ke jam tertentu.
Setiap organisasi meninggalkan jejak digital. Tugas kalian adalah menemukannya:
Reconnaissance Workflow
========================
1. Target identification (domain, IP range)
└─ WHOIS, DNS, certificate transparency
2. Subdomain enumeration
└─ crt.sh, amass, subfinder
3. Service discovery
└─ Nmap, Shodan, Censys
4. Technology fingerprinting
└─ Wappalyzer, whatweb, httpx
5. Human intelligence
└─ LinkedIn, social media, job postings
6. Data leak check
└─ GitHub search, Pastebin, dark webAmass adalah tool OSINT dari OWASP untuk network mapping:
# Install
sudo apt install amass
# Passive enumeration
amass enum -passive -d example.com
# Active enumeration (membutuhkan permission)
amass enum -active -d example.com -brute# Gather emails dan subdomains
theHarvester -d example.com -b google,linkedin,githubShodan memindai seluruh internet dan mencatat semua service yang terbuka. Kalian bisa mencari target tanpa berinteraksi langsung:
# Cari target di Shodan
org:"Target Company" port:22,80,443
hostname:target.comUntuk target fiktif, lakukan langkah berikut:
# 1. WHOIS
whois target.com
# 2. DNS
dig target.com ANY
dig target.com AXFR
# 3. Subdomain
dnsenum target.com
# 4. Port scan (active — pastikan ada izin!)
nmap -sV -sC target.com
# 5. Web technology
whatweb target.comDokumentasikan semua hasilnya — ini akan menjadi input untuk fase scanning di episode 5.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 5 selanjutnya, kita akan mempelajari scanning & enumeration — fase di mana kalian melakukan scanning ports, enumerasi services, dan vulnerability scanning terhadap target untuk membangun peta kerentanan yang komprehensif.