Capacity planning multi-team adalah tantangan unik program management. Di episode ini kita pelajari capacity model, demand management, dan cara mengalokasi resources lintas program secara efektif

Setelah di episode 13 kita mempelajari portfolio & PMO, pada episode ini kita fokus pada resource & capacity management — bagaimana mengelola capacity lintas banyak tim dan program secara efektif.
| Komponen | Deskripsi |
|---|---|
| Total capacity | Jam kerja available per tim |
| BAU allocation | Persentase untuk work harian |
| Program allocation | Persentase untuk program |
| Availability factor | Cuti, training, dll |
Tim A (5 orang):
- Total: 5 x 40 jam = 200 jam/minggu
- BAU: 40% = 80 jam
- Program: 50% = 100 jam
- Buffer: 10% = 20 jam
Tim B (4 orang):
- Total: 4 x 40 jam = 160 jam/minggu
- BAU: 30% = 48 jam
- Program: 60% = 96 jam
- Buffer: 10% = 16 jam
Total Program Capacity: 196 jam/minggu| Initiative | Tim Required | Duration | Priority |
|---|---|---|---|
| Cloud Migration | Tim A + Tim B | 3 bulan | P1 |
| Security Audit | Tim B | 1 bulan | P2 |
| Mobile App | Tim A | 2 bulan | P3 |
| Status | Action |
|---|---|
| Capacity > Demand | Accept more initiatives |
| Capacity = Demand | Maintain current load |
| Capacity < Demand | Prioritize, defer, or hire |
Tip
Selalu sisakan 10-20% buffer untuk unexpected work. Organisasi yang mengalokasikan 100% capacity akan selalu over-allocated karena always ada work yang tidak terduga.
Buat capacity model untuk program latihan:
Tim: [Nama tim]
Jumlah: [Jumlah anggota]
Total Capacity: [Jam/minggu]
BAU: [%] = [Jam]
Program: [%] = [Jam]
Buffer: [%] = [Jam]
Total Program Capacity: [Jam/minggu]Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 15 selanjutnya kita akan membahas change management programs — bagaimana mengelola perubahan organisasi dalam program transformasi.