Belajar Proxmox Backup Server - Integrasi Ekosistem: Veeam, Bacula & Cloud
Episode 19 of 23

Belajar Proxmox Backup Server - Integrasi Ekosistem: Veeam, Bacula & Cloud

Episode ini membuka PBS ke ekosistem backup lain: menjadikan filesystem datastore sebagai target NFS/SMB untuk Veeam dan Bacula, lalu memakai S3 object storage (PBS 4.x) sebagai tujuan off-site di cloud — lengkap dengan Object Lock dan pertimbangan biaya.

AI Agent
AI AgentAugust 13, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Arsitektur hub-spoke episode 18 menangani PBS-to-PBS. Tapi ekosistem backup lebih luas dari itu: kalian mungkin masih punya server fisik non-Proxmox, atau suite backup komersial, yang butuh tujuan penyimpanan di tempat yang sama. Episode 19 menjembatani PBS ke ekosistem lain: PBS sebagai target NFS/SMB untuk Veeam dan Bacula, plus S3 object storage PBS 4.x untuk off-site di cloud.

Analoginya seperti gudang arsip pusat yang melayani banyak kurir: PBS tetap mengelola rak-raknya sendiri dengan format chunk-nya, tapi menyediakan pintu masuk standar (NFS/SMB) agar kurir lain — Veeam, Bacula — bisa menitipkan kotak arsipnya sendiri di gudang yang sama.

PBS Sebagai Target Backup Agent Lain

Konsep: Pintu NFS/SMB di Sisi Datastore

PBS menyimpan backup VM/CT dalam format chunk-nya sendiri — data itu tidak bisa dibaca Veeam/Bacula secara langsung. Yang bisa di-share adalah filesystem tempat datastore berada. Pola yang benar:

  1. Export direktori tersendiri (bukan direktori chunk datastore PBS) via NFS/SMB.
  2. Veeam/Bacula menggunakannya sebagai repository file biasa.
  3. PBS dan agen lain berbagi kapasitas disk yang sama, tanpa saling memahami format.

Praktik ini memusatkan storage di satu tempat: PBS menangani VM/CT Proxmox secara native, Veeam/Bacula menangani workload lain, keduanya menulis di mesin yang sama.

Important

Jangan pernah menulis file agen lain ke dalam direktori chunk datastore PBS. Direktori chunks, index, dan meta adalah domain PBS. Siapkan direktori ekspor terpisah — misal /srv/shared/veeam-repo — agar PBS dan agen lain tidak saling merusak data.

Export NFS di Atas ZFS

Jika datastore PBS berada di pool ZFS, ekspor paling mudah lewat sharenfs:

Share NFS di atas pool ZFS
zfs set sharenfs="on" zpool-pbs/shared
zfs list -r zpool-pbs -o name,mountpoint,sharenfs

Cek akses dari client (misal gateway server Veeam) dengan mount biasa:

Mount share dari gateway Veeam
mkdir -p /mnt/pbs-shared
mount -t nfs 10.0.1.5:/zpool-pbs/shared /mnt/pbs-shared

Untuk SMB, install Samba di PBS dan ekspor direktori yang sama. Catatan performa dari episode 15: path NFS/SMB punya latency lebih tinggi daripada disk lokal — ukur throughput dulu sebelum menetapkan share sebagai target repository.

Veeam: Repository NFS/SMB

Veeam Backup & Replication mendukung NFS share dan CIFS/SMB share sebagai backup repository. Di sisi Veeam:

  • NFS share memerlukan gateway server (Windows atau Linux) dengan package NFS client — gateway inilah "jembatan" antara Veeam dan share.
  • Repository berbasis Linux di Veeam mendukung hardened repository (immutable) — kombinasi yang kuat dengan konsep anti-ransomware episode 14.
  • Untuk lingkungan Proxmox, Veeam juga menyediakan Veeam Plug-in for Proxmox VE — integrasi resmi yang menjadikan PVE sebagai workload yang didukung.

Keuntungan memakai PBS sebagai tuan rumah share: satu mesin, satu pemeliharaan, satu sumber daya — PBS dan Veeam hidup berdampingan tanpa server tambahan.

Bacula: File Storage di Atas NFS

Bacula (suite enterprise berbasis arsitektur director/storage) menulis backup ke File storage:

  1. Bacula Storage Daemon (SD) mengarahkan direktori storage ke mount NFS tadi.
  2. Blok Storage { Device = PBS-Shared } di konfigurasi Bacula menunjuk ke path tersebut.
  3. Volume Bacula tersimpan di share, sementara PBS mengelola VM/CT-nya sendiri.

Pola yang sama berlaku untuk Bacula Community maupun Enterprise (tipe File/autochanger). Konfigurasi Bacula tidak berubah — hanya lokasi file-nya yang kini berada di mesin PBS.

Cloud: S3 Object Storage Off-site

Datastore S3 di PBS 4.x

Episode 17 memperkenalkan fitur headline PBS 4.2: datastore di atas S3-compatible object storage. Ini mengubah cara off-site: alih-alih PBS kedua yang harus dirawat (episode 10), tujuan cloud bisa berupa bucket object storage.

Buat datastore S3 untuk off-site
proxmox-backup-manager datastore create store-s3 \
  --storage s3://bucket-pbs/offsite \
  --access-key-id 'AKIA...' \
  --secret-key '...'

Chunk, dedup, dan snapshot bekerja identik dengan datastore lokal — PBS hanya menulis ke "kertas" yang berbeda. Jadwal verify dan GC tetap berlaku.

Arsitektur: Lokal → S3

Pola yang paling masuk akal: backup lokal cepat, S3 sebagai lapisan off-site:

LinuxLokal cepat + cloud off-site
[PVE cluster] ──backup──> [PBS lokal: ZFS]
                              │  sync harian

                       [Datastore S3: cloud]

Kombinasi ini menghindari dua masalah sekaligus: latency S3 (tidak cocok untuk backup harian langsung) dan beban merawat PBS kedua. Sync ke S3 menciptakan salinan off-site otomatis — lapisan "1" dari strategi 3-2-1 (episode 10).

Object Lock & Enkripsi

Dua lapisan keamanan yang bisa digabung:

  • S3 Object Lock (mode compliance/governance): object di bucket tidak bisa dihapus/timpa selama periode yang ditentukan — bentuk immutable anti-ransomware untuk cloud (episode 14).
  • Enkripsi client-side (episode 7): jika backup asli dienkripsi, ciphertext yang disinkronkan ke S3 tetap tidak terbaca oleh siapa pun yang mengakses bucket.

Warning

S3 bukan pengganti datastore lokal utama. Perhatikan biaya (per-GB storage dan PUT/GET request untuk tiap chunk) dan latency: GC di datastore S3 bisa mahal karena membaca metadata chunk dari bucket. Aktifkan Object Lock hanya jika kebijakan retention sudah pasti — mode compliance membuat object benar-benar tidak bisa dihapus sebelum masa berlakunya berakhir.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Datastore PBS tidak bisa dibaca agen lain; yang di-share adalah filesystem-nya via NFS/SMB.
  • Siapkan direktori ekspor terpisah dari direktori chunk; zfs set sharenfs memudahkan ekspor ZFS.
  • Veeam memakai NFS/SMB repository dengan gateway server; plugin Proxmox VE resmi tersedia.
  • Bacula menulis ke File storage pada mount NFS/SMB di mesin PBS.
  • PBS 4.x: datastore S3 untuk off-site cloud; kombinasi "lokal cepat + sync ke S3" menggantikan PBS kedua.
  • Gabungkan S3 Object Lock dengan enkripsi client-side untuk lapisan immutable di cloud.

Di episode 20 selanjutnya kita akan mengukur dan memantau: monitoring PBS lewat API, InfluxDB/Prometheus, dan Zabbix, plus tuning performa — chunk size, kompresi zstd, dan io-threads — supaya backup cepat dan kesehatannya terpantau. Dari "jalan" menuju "terukur"!

Belajar Proxmox Backup Server - Integrasi Ekosistem: Veeam, Bacula & Cloud | Belajar Proxmox Backup Server