Memahami level agile coaching dan roadmap karir dari Scrum Master ke Agile Coach, termasuk coaching stance, mentoring techniques, dan career progression

Setelah di episode 23 kita memahami AI Tools for Agile, pada episode ini kita masuk ke Agile Coaching and Mentorship. Ini adalah evolusi natural dari Scrum Master: dari facilitation ke coaching, dari satu tim ke banyak tim.
Mengapa coaching kritis? Karena Scrum Master yang baik tidak selamanya cukup. Organisasi membutuhkan coach yang bisa membimbing banyak tim dan mengubah budaya. coaching adalah investasi untuk impact yang lebih besar.
| Level | Fokus | Scope |
|---|---|---|
| Team coach | Satu tim | Scrum practices |
| Multi-team coach | Beberapa tim | Alignment dan dependency |
| Enterprise coach | Organisasi | Culture dan transformation |
| Stance | Kapan Digunakan |
|---|---|
| Teaching | Tim belum memahami konsep |
| Mentoring | Tim butuh guidance dari pengalaman |
| Coaching | Tim punya jawaban sendiri tapi butuh fasilitasi |
| Facilitating | Tim butuh bantuan proses |
| Professional consulting | Organisasi butuh expert advice |
Tip
Mulai coaching SEBELUM jabatannya datang. Fasilitasi retro, mentor junior, dan bantu tim solve masalah. Coaching adalah kebiasaan, bukan title.
[ ] Coaching stance dipahami dan dipraktikkan
[ ] Mentorship dengan 1-2 orang dimulai
[ ] Roadmap karir terdefinisi
[ ] Coaching skills diasah secara berkala
[ ] Feedback dari coachee dikumpulkanInti yang harus dibawa pulang:
Di episode 25 selanjutnya kita akan membahas Product and Engineering Excellence.