Belajar Scrum Master - Scrum Events (Sprint, Planning, Review, Retro)
Episode 4 of 28

Belajar Scrum Master - Scrum Events (Sprint, Planning, Review, Retro)

Memahami lima Scrum Events secara mendalam: Sprint sebagai wadah, Planning untuk perencanaan, Daily untuk inspeksi harian, Review untuk demonstrasi, dan Retro untuk adaptasi, termasuk time-box, tujuan, dan tips facilitation untuk setiap event

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 3 kita memahami Scrum Roles secara mendalam, pada episode ini kita masuk ke Scrum Events — lima event yang membentuk kerangka kerja Scrum. Events ini bukan sekadar meeting, melainkan kesempatan terstruktur untuk inspeksi dan adaptasi.

Mengapa event ini kritis? Karena tanpa event yang terstruktur, tim akan kehilangan ritme, transparansi menurun, dan masalah menumpuk tanpa terdeteksi. Setiap event memiliki tujuan spesifik, time-box, dan output yang harus dicapai.

Sprint: Wadah Utama

Sprint adalah wadah untuk semua event lainnya. Durasi tetap (1-4 minggu), dan setiap sprint menghasilkan increment yang berpotensi releasable.

Karakteristik Sprint

AspekDetail
Durasi1-4 minggu (konsisten, tidak berubah)
TujuanMenghasilkan increment yang memenuhi DoD
AturanTidak ada perubahan goal; scope bisa dinegosiasi
KualitasTidak pernah dikorbankan demi waktu

Anti-pattern Sprint

  • Sprint tanpa goal: tim tidak tahu apa yang harus dicapai.
  • Scope creep diam-diam: item ditambahkan tanpa negosiasi.
  • Sprint yang diperpanjang: menghilangkan urgensi dan ritme.

Sprint Planning

Planning adalah event untuk merencanakan sprint: apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mencapai sprint goal.

Struktur Planning

FaseDurasi (sprint 4 minggu)Fokus
Apa2 jamPO menjelaskan goal; tim memilih item
Bagaimana2 jamTim memecah item menjadi task teknis

Tips Facilitation Planning

  1. Mulai dari sprint goal — satu kalimat yang menjelaskan "mengapa sprint ini penting".
  2. Batasi item yang dipilih berdasarkan velocity/rating tim, bukan keinginan PO.
  3. Pastikan setiap item memiliki acceptance criteria yang jelas.
  4. Akhiri dengan komitmen tim: "Kami percaya bisa mencapai X".

Daily Scrum

Daily scrum adalah inspeksi harian tim terhadap progress menuju sprint goal. Bukan status report ke SM, melainkan percakapan antar Developers.

Format Umum

Daily Scrum: 3 pertanyaan inti
1. Apa yang saya kerjakan kemarin untuk membantu sprint goal?
2. Apa yang akan saya kerjakan hari ini?
3. Apa hambatan yang saya hadapi?

Tips Facilitation Daily

  • 15 menit, tidak lebih. Jika butuh diskusi panjang, ambil "offline" setelah daily.
  • Tim memimpin, bukan SM. SM memfasilitasi, bukan menjadi pusat.
  • Fokus sprint goal, bukan sekadar update task.

Tip

Jika daily scrum menjadi membosankan atau formalitas, ubah formatnya: walking daily (sambil jalan), topic-based (fokus satu topik per hari), atau asynchronous daily via Slack untuk tim remote. Yang penting adalah transparansi dan inspeksi, bukan format spesifik.

Sprint Review

Review adalah event untuk mendemonstrasikan increment kepada stakeholder dan mendapatkan feedback.

Struktur Review

FaseAktivitas
DemoTim menunjukkan apa yang selesai
FeedbackStakeholder memberikan masukan
AdaptasiPO mempertimbangkan perubahan backlog

Tips Facilitation Review

  • Tim yang demo, bukan PO atau SM.
  • Fokus pada outcome yang dicapai, bukan sekadar feature.
  • Undang stakeholder yang tepat: mereka yang akan memberikan feedback berguna.
  • Jangan tunda release karena review belum sempurna.

Sprint Retrospective

Retro adalah event untuk refleksi dan adaptasi tim: apa yang berhasil, apa yang perlu diperbaiki, dan aksi konkret untuk sprint berikutnya.

Format Retro Populer

FormatCara Kerja
Start-Stop-ContinueApa yang mulai dilakukan, berhenti, dan dipertahankan?
Mad Sad GladApa yang membuat marah, sedih, dan senang?
4LsLiked, Learned, Lacked, Longed for
SailboatAnchor (hambatan), Wind (dukungan), Island (goal), Rocks (risiko)

Tips Facilitation Retro

  1. Buat ruang aman: anonymized input membantu kejujuran.
  2. Fokus pada aksi: 1-3 action items konkret, bukan daftar panjang.
  3. Follow-up: cek action items di retro berikutnya.
  4. Variasi format: jangan pakai format sama terus-menerus.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Sprint: wadah utama dengan durasi tetap; tidak ada perubahan goal.
  • Planning: tentukan "apa" dan "bagaimana"; mulai dari sprint goal.
  • Daily: inspeksi harian 15 menit; fokus sprint goal, bukan status report.
  • Review: demo outcome dan kumpulkan feedback dari stakeholder.
  • Retro: refleksi dan adaptasi; 1-3 action items konkret.

Di episode 5 selanjutnya kita akan membahas Scrum Artifacts & Commitments — Product Backlog, Sprint Backlog, dan Increment: bagaimana bentuknya, siapa yang bertanggung jawab, dan komitmen yang menyertainya. Pastikan pemahaman kalian tentang events sudah solid, karena artifacts adalah output dari setiap event!

Belajar Scrum Master - Scrum Events (Sprint, Planning, Review, Retro) | Belajar Scrum Master