Belajar secret management dengan OpenBao dari dasar hingga production-grade: pre-requisites & setup environment, sejarah fork & manifesto Linux Foundation, arsitektur utama & operasi inisialisasi, KV secrets engine, dynamic database secrets, transit secrets engine, PKI secrets engine, access control policies, authentication methods, lease management & revocation, integrasi aplikasi web, OpenBao agent & auto-auth, integrasi Kubernetes, integrasi CI/CD, integrasi OpenTofu/Terraform & Ansible, high availability cluster & raft storage, auto-unseal di cloud, audit logging & hardening, migrasi dari HashiCorp Vault, troubleshooting & maintenance, hingga arsitektur production-grade dengan total 21 episode.
Sebelum masuk ke OpenBao, ada beberapa skill dasar dan tools yang perlu kalian siapkan, mulai dari pemahaman kriptografi simetris dan asimetris, dasar REST API dan JSON, hingga instalasi OpenBao CLI dan menjalankan server dev mode untuk praktik seluruh series ini.

Menelusuri kelahiran OpenBao sebagai fork HashiCorp Vault pada Desember 2023 di bawah naungan Linux Foundation, komitmen 100 persen open source dengan lisensi MPL-2.0, backward compatibility dengan Vault 1.15.x, dan alasan memilih OpenBao untuk secret management modern.

Membedah arsitektur OpenBao dari storage backend Raft dan Consul hingga barrier engine, proses inisialisasi dengan Shamir secret sharing, unsealing manual, auto-unseal via cloud KMS, dan praktik terbaik mengelola root token.

Mengenal secrets engine, mengaktifkan KV v2, membandingkan KV v1 dan KV v2 mulai dari versioning, metadata, soft delete hingga permanent destroy, serta operasi CLI bao kv put, get, list, rollback, dan destroy.

Mengubah paradigma kredensial dari statis menjadi dinamis, mengkonfigurasi koneksi PostgreSQL dan MySQL di OpenBao, menulis database roles dengan creation statements dan TTL, serta mengambil kredensial short-lived.

Mengenal Transit Secrets Engine sebagai Encryption-as-a-Service, membuat encryption key, mengenkripsi data sensitif dengan base64 plaintext, mendekripsinya kembali, dan memahami mengapa OpenBao tidak menyimpan data.

Menjadikan OpenBao sebagai Root CA dan Intermediate CA internal, menerbitkan sertifikat TLS on-demand dengan TTL pendek, serta memahami peran role dalam otomatisasi penerbitan sertifikat untuk layanan internal yang berkomunikasi lewat TLS.

Menulis aturan akses berformat HCL yang menentukan siapa boleh mengakses path mana di OpenBao, membedakan exact path dan prefix wildcard, memahami seluruh capabilities, serta menguji penegakan privilege lewat policy write dan token create.

Memahami bagaimana pengguna dan mesin mengidentifikasi diri ke OpenBao lewat auth method, membedakan tipe token service, batch, periodic, dan orphan, serta mengaktifkan userpass, SSO OIDC, dan AppRole untuk kebutuhan autentikasi yang berbeda.

Mengelola siklus hidup secret dinamis di OpenBao: memahami Lease ID dan TTL, memperpanjang masa pakai dengan bao lease renew, serta mencabut akses seketika lewat bao lease revoke dan revoke by prefix ketika kredensial bocor.
