Belajar Security Analyst - Incident Response Process
Episode 12 of 28

Belajar Security Analyst - Incident Response Process

Mempelajari framework SANS 6 phases IR: Preparation, Identification, Containment, Eradication, Recovery, dan Lessons Learned dengan skenario praktis

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 11 kita mempelajari cloud security monitoring, pada episode ini kita dalami incident response process — framework terstruktur untuk menangani insiden keamanan. IR adalah momen di mana SOC membuktikan nilainya: bukan sekadar mendeteksi, tapi menangani dengan benar.

Mengapa IR process penting? Karena tanpa prosedur, respons terhadap insiden menjadi panik dan tidak konsisten. Framework memberikan checklist yang memastikan setiap langkah diambil, setiap keputusan didokumentasi, dan setiap insiden menjadi pelajaran.

SANS 6 Phases Framework

100%

Phase 1: Preparation

Persiapan sebelum insiden terjadi — investasi paling berharga.

AktivitasDetail
IR team formationTim, role, kontak darurat
Playbook creationProsedur per jenis insiden
Tool readinessForensics toolkit, comms channel
TrainingTabletop exercises, drills

Phase 2: Identification

Mengidentifikasi apakah insiden benar terjadi.

LangkahAktivitas
Triage alertKumpulkan data awal
Classify incidentJenis, severity, scope
DocumentAwal timeline & evidence
NotifyEscalation sesuai severity
100%

Phase 3: Containment

Membatasi damage — jangan biarkan attacker berkembang.

StrategiContoh
Short-termBlock IP, disable account, isolate host
Long-termPatch vulnerability, update firewall rules

Phase 4: Eradication

Menghapus root cause — bukan hanya gejala.

AktivitasDetail
Remove malwareCleanup dari semua system
Patch vulnerabilityFix root cause
Reset credentialsJika credential dikompromikan
VerifyPastikan bersih dari semua host

Phase 5: Recovery

Mengembalikan system ke operasi normal.

LangkahDetail
Restore dataDari backup yang verified
MonitorPantau secara intensif
ValidatePastikan system berjalan normal

Phase 6: Lessons Learned

Evaluasi dan perbaikan — fase yang paling sering dilupakan.

AktivitasDetail
Post-mortemApa yang terjadi, mengapa, bagaimana
Process improvementUpdate playbook & prosedur
Detection gapApa yang tidak terdeteksi
CommunicationLaporan ke stakeholder

Note

Lessons learned harus dilakukan dalam 1-2 minggu setelah insiden ditutup. Jangan ditunda — detail akan terlupakan. Fase ini yang mengubah SOC dari reaktif menjadi proaktif.

Skenario Praktis: Ransomware

Timeline Respons

WaktuFaseTindakan
T+0IdentificationAlert dari EDR: ransomware behavior
T+5 minContainmentIsolate endpoint dari network
T+15 minContainmentDisable compromised account
T+1 hrEradicationIdentify entry point, remove malware
T+2 hrRecoveryRestore affected data dari backup
T+1 weekLessons LearnedPost-mortem & process update

Warning

Dalam ransomware, JANGAN membayar tebusan — tidak ada jaminan data dikembalikan, dan ini mendanai operasi kriminal. Fokus pada recovery dari backup dan eradication.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • SANS 6 phases: Preparation → Identification → Containment → Eradication → Recovery → Lessons Learned.
  • Preparation adalah fase paling berharga — investasi sebelum insiden.
  • Containment jangan terburu-buru — isolasi yang salah bisa menghapus evidence.
  • Lessons learned adalah kunci improvement — jangan dilupakan.

Di episode 13 selanjutnya kita akan membahas playbooks & runbooks — bagaimana membuat prosedur operasional yang efektif untuk berbagai jenis insiden. Framework memberikan structure, playbooks memberikan detail!

Belajar Security Analyst - Incident Response Process | Belajar Security Analyst