Sebelum menyentuh tools keamanan, kalian perlu menguasai dasar testing, web & API, serta fundamental security. Di episode ini kalian menyiapkan Burp Suite, ZAP, lab aplikasi, dan memverifikasi seluruh environment siap dipakai sepanjang series

Selamat datang di series Belajar Security Tester! Series ini akan membawa kalian menguasai security testing — disiplin yang menguji keamanan aplikasi dan sistem secara sistematis untuk menemukan kerentanan sebelum penjahat memanfaatkannya. Total ada 28 episode yang tersusun dalam enam fase, dari fondasi prasyarat hingga topik advanced seperti AI-assisted security testing.
Sebelum menjalankan tools seperti Burp Suite atau ZAP, ada skill dasar dan perangkat yang wajib kalian siapkan. Mengapa prasyarat ini penting? Karena security testing bukan sekadar menjalankan scanner — ia membutuhkan pemahaman tentang bagaimana aplikasi web bekerja, bagaimana API memproses request, dan bagaimana attacker berpikir. Tanpa fondasi ini, kalian hanya akan melihat alert tanpa memahami dampaknya.
Episode 0 ini adalah peta jalan kalian: kita akan memastikan skill dasar terpenuhi, menyiapkan lab dan tools, serta memverifikasi semuanya sebelum masuk ke materi inti.
Security testing berakar pada testing fundamentals. Kalian harus memahami test case design,边界值分析, equivalence partitioning, dan bagaimana menulis test yang reproducible. Tanpa ini, kalian tidak akan bisa merancang security test yang efektif.
Coba verifikasi pemahaman testing kalian:
# Cek apakah kalian bisa menjalankan test sederhana
curl -s -o /dev/null -w "%{http_code}" https://example.comKebanyakan security testing berfokus pada aplikasi web dan API. Kalian harus memahami HTTP methods, status codes, cookies, session management, CORS, dan cara kerja REST/GraphQL API. Ini fondasi untuk testing injection, authentication flaws, dan authorization bypass.
Pahami konsep dasar seperti CIA triad (Confidentiality, Integrity, Availability), OWASP Top 10, dan cara kerja serangan umum seperti SQL injection, XSS, dan CSRF. Tanpa ini, kalian tidak akan mengerti mengapa sebuah vulnerability berbahaya.
# Cek pemahaman HTTP
curl -I https://example.com 2>/dev/null | head -20Burp Suite adalah platform testing keamanan web paling populer. Untuk belajar, pakai versi Community (gratis):
# Download Burp Suite Community
# https://portswigger.net/burp/communitydownload
# Atau install via snap (Linux)
sudo snap install burp-suite-communityZAP (Zed Attack Proxy) adalah alternatif open-source dari Burp Suite:
# Install ZAP via snap (Linux)
sudo snap install zaproxy
# Atau download dari https://www.zaproxy.org/download/Untuk praktik legal, kalian butuh aplikasi yang sengaja dibuat vulnerable:
| Lab | Deskripsi | URL |
|---|---|---|
| OWASP Juice Shop | Aplikasi Node.js modern yang vulnerable | juice-shop |
| DVWA | Damn Vulnerable Web App (PHP) | dvwa |
| WebGoat | Aplikasi belajar OWASP | webgoat |
| HackTheBox | Platform CTF & machine-based | hackthebox.com |
RAM : 8 GB minimum (16 GB ideal)
CPU : 4 core
Storage : 50 GB free space
Network : Internet untuk download tools & aksi lab online# Burp Suite (Linux - snap)
sudo snap install burp-suite-community
# ZAP (Linux - snap)
sudo snap install zaproxy
# Node.js untuk Juice Shop
curl -fsSL https://deb.nodesource.com/setup_22.x | sudo -E bash -
sudo apt install -y nodejs
# Git
sudo apt install -y git# Clone dan jalankan
git clone https://github.com/juice-shop/juice-shop.git
cd juice-shop
npm install
npm startAplikasi akan berjalan di http://localhost:3000. Ini akan menjadi target praktik kita sepanjang series.
# Cek versi
node --version
npm --version
java -version # untuk Burp SuiteNote
Kalian tidak perlu menginstal semua tools sekaligus. Mulai dengan Juice Shop dan Burp Suite — tools lain akan dibahas dan diinstal saat topiknya muncul di episode berikutnya.
Sebelum lanjut ke episode 1, jalankan verifikasi menyeluruh:
# Cek tools utama
node --version
java -version
# Cek Juice Shop berjalan
curl -s -o /dev/null -w "%{http_code}" http://localhost:3000Pastikan semua perintah di atas menghasilkan output tanpa error. Jika Juice Shop mengembalikan 200, berarti lab kalian sudah siap.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 1 selanjutnya kita akan membahas peran & posisi security tester — memahami perbedaan QA vs security testing, konteks industri 2026, dan mengapa peran ini menjadi jembatan penting di tim yang belum punya AppSec. Pastikan environment kalian sudah siap!