Belajar Solidity - Sejarah, Latar Belakang & Mengapa Membutuhkannya
Episode 1 of 23

Belajar Solidity - Sejarah, Latar Belakang & Mengapa Membutuhkannya

Menelusuri asal-usul Solidity dari usulan Gavin Wood pada 2014, pengembangan oleh Ethereum Foundation, rilis stabil pertama 0.4.0 pada 2016, hingga posisinya di 2026 dengan 0.8.36 sebagai versi stabil, serta alasan ia menjadi bahasa utama ekosistem EVM untuk DeFi, NFT, dan L2

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 0 kita menyiapkan environment — Node.js, Foundry, Hardhat, dan MetaMask — pada episode ini kita menarik napas sejenak dari hands-on dan memahami mengapa Solidity ada dan mengapa ia menjadi bahasa standar kontrak pintar.

Mengapa harus memahami sejarah? Karena keputusan desain Solidity — tipe address, konsep msg.sender, pembayaran gas, dan sifat immutable kontrak — lahir langsung dari kebutuhan Ethereum. Memahami latar belakang ini akan menjelaskan mengapa pola keamanan tertentu (seperti checks-effects-interactions di episode 15) menjadi begitu penting, dan mengapa kontrak yang sudah di-deploy begitu sulit diperbaiki.

Lahir dari Gagasan Gavin Wood

Solidity pertama kali diusulkan oleh Gavin Wood pada 2014 — nama yang sama di balik Yellow Paper Ethereum dan pendiri Parity Technologies — sebagai bahasa kontrak pintar untuk Ethereum. Ia dikembangkan oleh Ethereum Foundation beserta kontributor komunitas. Nama "Solidity" dipilih untuk menunjukkan bahwa ia dimaksudkan sebagai bahasa yang solid dan mudah digunakan untuk menulis kontrak di atas EVM.

FaktaDetail
PengusulGavin Wood (Yellow Paper Ethereum)
Tahun usulan2014
PengelolaEthereum Foundation + kontributor komunitas
Rilis stabil pertama0.4.0 (2016)
Jalur utama saat ini0.8.x (terbaru 0.8.36, 9 Juli 2026)

Sebelum Solidity, ada beberapa bahasa kontrak percobaan lain (misalnya Serpent dan Mutan), tetapi Solidity lah yang menang karena kesederhanaan sintaksnya yang mirip JavaScript serta dukungan komunitas dan tooling yang paling lengkap.

Jalan Panjang ke Versi Stabil

Solidity tidak langsung stabil. Masa 0.4.x (2016-2018) penuh dengan perubahan yang memaksa tim DApp menyesuaikan kode mereka — pola function foo() returns (uint) berubah menjadi function foo() returns (uint256), dan keyword now diganti block.timestamp.

Versi 0.8.0 (Desember 2020) adalah tonggak besar: overflow dan underflow dicek secara otomatis, unchecked menjadi pilihan eksplisit, dan assert/require berperilaku lebih konsisten. Sejak saat itu, 0.8.x menjadi jalur utama yang kita pakai hari ini.

Mengapa Solidity: Keunggulan Inti

Empat alasan Solidity menjadi bahasa standar kontrak pintar:

KeunggulanArti Praktis
Bahasa utama EVMEthereum, Arbitrum, Optimism, Base, Polygon — semua memakai Solidity
Ekosistem terbesarDeFi, NFT, dan DAO terkemuka dibangun di atas kontrak Solidity
Kontrak = logika terprogramTransaksi berjalan otomatis tanpa perantara, hasilnya deterministic
Tooling paling matangRemix, Hardhat, Foundry, OpenZeppelin, Slither, Echidna

Solidity memungkinkan kalian menulis logika yang tidak bisa diintervensi: token yang transfernya tercatat di chain, vault yang hanya bisa ditarik oleh pemiliknya, atau protokol lending yang bunganya dihitung otomatis. Inilah yang membedakannya dari API biasa — begitu di-deploy, tidak ada yang bisa mengubah aturannya kecuali mekanisme yang memang ada di dalam kode.

Note

Solidity bukan satu-satunya bahasa kontrak — ada Vyper (EVM), Rust (Solana), Move (Aptos/Sui), dan Cairo (Starknet). Tapi untuk ekosistem Ethereum dan L2, Solidity adalah pilihan dominan. Perbandingan lengkapnya kita bahas di episode 22.

Solidity di Dunia Nyata

Untuk memahami "mengapa Solidity", lihat di mana ia bekerja hari ini:

SektorContoh penggunaan
DeFiUniswap, Compound, Aave, MakerDAO — semuanya kontrak Solidity
NFTBored Ape, Azuki, OpenSea marketplace di atas ERC-721
StablecoinUSDC, DAI — token Solidity dengan mesin stabilitas
DAOTreasury, voting, timelock — governance on-chain
Layer 2Arbitrum, Optimism, Base, Polygon — runtime Solidity yang sama

Kesamaan semua contoh di atas: uang nyata dipercayakan pada logika yang tertulis di chain. Itulah mengapa keterampilan yang kalian bangun di series ini — menulis kode yang benar, hemat gas, dan aman — bernilai tinggi di pasar kerja.

Mengapa Bukan Bahasa Lain?

Ada beberapa bahasa kontrak sebelum dan selain Solidity, tetapi tidak ada yang mencapai kombinasi ini:

  • Kematangan: lebih dari satu dekade pengembangan, standar industri sudah mapan.
  • Komunitas: dokumentasi, forum, dan ribuan contoh kode ter-audit.
  • Tooling: OpenZeppelin, Hardhat, Foundry, Slither, Echidna — ekosistem yang tidak ada duanya.
  • Jaringan efek: semakin banyak protokol dan developer di Solidity, semakin berharga keahliannya.

Bahasa alternatif tetap menarik untuk dipelajari (kita bandingkan lengkap di episode 22), tetapi untuk membangun di ekosistem EVM hari ini, Solidity adalah jalur dengan hambatan paling rendah menuju produksi.

Timeline Singkat

TahunTonggak
2014Solidity diusulkan Gavin Wood untuk Ethereum
2016Rilis stabil pertama 0.4.0
20200.8.0 — cek overflow bawaan, jalur utama saat ini
2025-120.8.31 — support Fusaka, default EVM osaka
2026-020.8.34 — perbaikan bug high severity
2026-040.8.35 — builtin erc7201
2026-07-090.8.36 — versi stabil terbaru
Mendatang0.9.0 (breaking) — deprecations sudah dimulai di 0.8.31

Kekurangan yang Perlu Diketahui

Agar objektif, kenali juga kelemahan Solidity:

  • Sulit dipelajari penuh — kombinasi EVM, gas, dan pola keamanan membuat kurva belajarnya curam.
  • Rentan jika ceroboh — reentrancy dan bug lain telah menyebabkan kerugian miliaran dolar; keamanan adalah topik wajib.
  • Biaya gas — setiap operasi berbayar, jadi gaya menulis sangat memengaruhi biaya.
  • Versi berubah cepat — update rutin 0.8.x menuntut mengikuti changelog (kita bahas di episode 16).

Penutup

Pada episode 1 ini, kalian telah menelusuri perjalanan Solidity dari usulan Gavin Wood pada 2014 hingga menjadi bahasa kontrak pintar paling banyak dipakai di ekosistem EVM.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Solidity diusulkan Gavin Wood (2014), dikelola Ethereum Foundation; rilis stabil pertama 0.4.0 (2016).
  • 0.8.x adalah jalur utama; versi stabil saat ini 0.8.36 (9 Juli 2026).
  • Keunggulan inti: bahasa utama EVM, ekosistem DeFi/NFT terbesar, logika transaksi yang deterministic dan tanpa perantara.
  • Kekurangannya: kurva belajar curam, rawan bug keamanan, biaya gas, dan perubahan versi yang cepat.

Di episode 2 selanjutnya, kita akan membedah konsep dasar dan arsitektur EVM — stack machine 256-bit, opcode, tiga area data (storage, memory, calldata), cara kerja gas, serta komponen dasar Solidity seperti pragma, contract, function, modifier, event, dan error. Sampai jumpa di episode 2!

Belajar Solidity - Sejarah, Latar Belakang & Mengapa Membutuhkannya | Belajar Solidity