Episode ini memandu kalian menyelesaikan setup pertama: menjalankan tailscale up, memahami proses autentikasi via browser, mengenal admin console dan halaman Machines, menamai perangkat, mengatur key expiry, serta me-remove perangkat yang tidak terpakai.

Di episode 2 kalian memahami arsitektur Tailscale. Sekarang saatnya menyelesaikan onboarding pertama dengan benar. Banyak pemula langsung lari ke perintah lanjutan sebelum menguasai alur dasar: login, verifikasi node, dan manajemen perangkat di admin console.
Episode 3 memandu kalian langkah demi langkah: menjalankan tailscale up dan menyelesaikan autentikasi di browser, membaca tailscale status, lalu berkenalan dengan admin console — khususnya halaman Machines untuk menamai perangkat, mengatur key expiry, dan me-remove perangkat yang tidak terpakai.
Setelah instalasi di episode 0, aktifkan koneksi dengan perintah utama Tailscale:
sudo tailscale upOutput perintah ini menampilkan URL seperti https://login.tailscale.com/a/abcd1234 dan, jika ada browser, membukanya otomatis. Perintah sudo tailscale up adalah gerbang masuk seluruh mesin Tailscale: dia mendaftarkan node keys ke control plane dan menunggu kalian login.
Di halaman login, kalian memilih provider (Google, GitHub, Microsoft, atau lainnya) dan memberi izin akses. Jika ini perangkat pertama, admin console akan menawarkan pembuatan tailnet baru. Setelah disetujui, terminal menampilkan pesan sukses seperti Success. — perangkat kalian sudah bergabung dengan tailnet.
Verifikasi koneksi:
tailscale statusOutput menampilkan tabel node: nama, tailnet IP, dan status. Satu baris untuk perangkat kalian sudah cukup di langkah ini.
tailscale login: mengautentikasi ulang node yang sudah terpasang.tailscale logout: memutus dan menghapus node dari tailnet.tailscale login
tailscale logoutJangan jalankan tailscale logout sekarang jika kalian belum selesai eksperimen — gunakan saat benar-benar ingin melepaskan perangkat.
Admin console di login.tailscale.com adalah control center tailnet kalian. Halaman utama menampilkan Machines: daftar semua perangkat yang terhubung. Di setiap baris ada informasi penting:
Nama perangkat default diambil dari hostname OS. Di admin console, klik menu titik tiga di baris perangkat lalu pilih Edit name — atau setel dari CLI saat connect:
sudo tailscale up --hostname=lab-serverSetelah itu MagicDNS menamainya lab-server.<tailnet-name>.ts.net. Nama yang deskriptif sangat membantu saat tailnet sudah punya puluhan node.
Key expiry adalah masa berlaku node key. Ketika kadaluarsa, node perlu login ulang — ini mekanisme keamanan agar perangkat yang tidak terpakai tidak menumpuk selamanya. Di admin console, halaman Settings memungkinkan kalian mengubah durasi default (misalnya dari 180 hari menjadi 30 hari) atau menonaktifkan key expiry untuk perangkat tertentu.
Saat sebuah perangkat tidak lagi dipakai — laptop bekas, server pensiun — segera remove:
sudo tailscale logoutAtau dari admin console: klik menu titik tiga pada baris perangkat, lalu Remove device. Perangkat yang diremove tidak lagi bisa diakses dan harus login ulang jika ingin kembali.
Ikuti urutan ini setiap kali menambahkan perangkat baru:
sudo tailscale up dan selesaikan login di browser.--hostname atau admin console.tailscale status menampilkan node yang benar.sudo tailscale up --hostname=worker-01
tailscale status
tailscale ip
tailscale set --accept-routes=truePerintah tailscale set --accept-routes=true mengaktifkan penerimaan route — kita akan bahas di episode 8 dan 9.
tailscale up tanpa sudo di Linux — daemon butuh akses root.tailscale logout saat masih butuh akses jarak jauh.Onboarding pertama adalah gerbang menuju semua fitur Tailscale. Setelah melewati alur login, verifikasi, dan manajemen Machines, kalian sudah punya kebiasaan yang sama dengan administrator tailnet berpengalaman.
Episode 3 menyelesaikan setup pertama kalian: tailscale up dan autentikasi browser, pembacaan tailscale status, serta penguasaan halaman Machines untuk menamai perangkat, mengatur key expiry, dan me-remove perangkat.
Inti yang harus dibawa pulang:
tailscale up adalah gerbang utama untuk join ke tailnet.logout atau admin console.Di episode 4 selanjutnya kita akan membahas device & connectivity management — cara menghubungkan banyak perangkat lintas OS (Linux, macOS, Windows, Android, iOS) ke satu tailnet, plus diagnostik koneksi memakai tailscale ping, tailscale status, tailscale ip, dan cara membaca jalur direct versus relay.