Belajar TanStack (Query, Table, Router, Virtual, dan Charts) dari dasar hingga production-grade: pre-requisites & setup environment, sejarah latar belakang & mengapa membutuhkan TanStack, konsep dasar & arsitektur utama, memulai proyek dengan TanStack, query & data fetching, data mutations & optimistic updates, table core & basic rendering, routing & navigation, advanced query patterns, table advanced features, router advanced & data management, virtualization & performance, authentication & secure data fetching, API integration & caching strategy, best practices & observability, full application patterns, testing & quality assurance, TypeScript & schema safety, ecosystem integration & patterns, tooling modern & build automation, production deployment, observability & monitoring, stable modern features & trends, hingga building a full-stack data app dengan total 24 episode.
Sebelum menyentuh ekosistem TanStack, kalian perlu menguasai JavaScript modern ES6+, React dasar, dan asynchronous programming. Di episode ini kalian juga menyiapkan Node.js LTS, package manager, editor, serta memverifikasi toolchain sebagai fondasi seluruh series.

Episode ini menelusuri asal-usul TanStack dari React Query di 2019 sampai menjadi keluarga library headless. Kalian juga akan memahami filosofi headless, performance, dan framework-agnostic yang menyatukan Query, Table, Router, Virtual, dan Charts.

Episode ini membedah arsitektur di balik TanStack: query client dan cache di Query, sistem kolom dan row model di Table, state management serta loader di Router, dan cara virtualizer mengukur viewport di Virtual.

Episode ini memandu setup proyek nyata: scaffold Vite dengan React-TypeScript, instalasi kelima library TanStack, penyusunan struktur folder, serta konfigurasi TypeScript dan ESLint agar kode tetap konsisten dan type-safe.

Episode ini membuka inti TanStack Query: QueryClientProvider, hook useQuery, status isPending dan isError, pengaturan staleTime dan gcTime, error handling dengan retry, serta background refetching yang menyinkronkan data secara otomatis.

Episode ini membedah mutasi data dengan useMutation, invalidasi query setelah mutasi, optimistic updates dengan rollback saat gagal, serta paginated data dan infinite scrolling dengan useInfiniteQuery.

Episode ini membangun tabel pertama dengan TanStack Table: mendefinisikan kolom lewat columnHelper, memakai useReactTable dengan row model, merender sel dengan flexRender, lalu menambahkan sorting, filtering, dan pagination.

Episode ini membangun route tree dengan TanStack Router: createRootRoute dan createRoute, nested routes dengan layout, data loading lewat loader, serta navigasi dengan Link dan URL yang benar-benar terhubung ke state aplikasi.

Episode ini membawa TanStack Query ke level lanjutan: prefetching data sebelum navigasi, cancellation dengan AbortSignal, dependent dan parallel queries, serta sinkronisasi server state antar tab browser memakai BroadcastChannel.

Episode ini memperkaya TanStack Table dengan fitur enterprise: column visibility dan grouping, aggregation dengan fungsi sum, row selection dan expansion, virtualized table, serta custom cell rendering untuk tampilan data yang dinamis.
