Belajar Telecom Engineer - Network Slicing & QoS
Episode 13 of 28

Belajar Telecom Engineer - Network Slicing & QoS

Menguasai fitur paling ikonik 5G: konsep network slicing dari S-NSSAI dan NSSAI hingga pemilihan slice oleh NSSF, perbedaan slicing vs QoS bearer, mekanisme QoS flow 5G dengan 5QI, serta praktik mengonfigurasi dua slice eMBB dan URLLC di lab Open5GS lengkap dengan pengujian SLA-nya

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 12 kita belajar menghitung kapasitas jaringan dengan Erlang dan dimensioning, kini kita menyentuh fitur yang paling sering disebut dalam presentasi 5G di mana pun: network slicing. Janjinya menarik — satu jaringan fisik, banyak "jaringan virtual" dengan karakter berbeda: satu untuk gaming latency-rendah, satu untuk IoT hemat daya, satu untuk misi kritis pabrik.

Mengapa topik ini penting dipahami dengan benar? Karena slicing sering diperdagangkan secara berlebihan di pasar. Engineer yang paham anatomi sebenarnya — apa yang diisolasi, apa yang tetap dibagi — bisa membedakan penawaran slicing sungguhan dari sekadar APN premium dengan nama keren.

QoS Dulu: Fondasi Sebelum Slicing

Sebelum bicara isolasi jaringan, pahami dulu bagaimana 5G memberi perlakuan diferensial dalam satu jaringan: QoS Flow.

Setiap PDU session terdiri dari satu atau lebih QoS flow, masing-masing diidentifikasi 5QI (5G QoS Identifier). Beberapa 5QI standar:

5QITipeKebutuhanContoh Layanan
1GBRVoice: delay 100 ms, PELR 10⁻²VoNR
2GBRVideo callViNR
7Non-GBRInteractive video/streamingYouTube
9Non-GBRDefault internet best effortBrowsing
82-85Delay critical GBR~10 ms, sangat ketatAR/industrial

Perbedaan kunci GBR vs Non-GBR: GBR mendapat resource dicadangkan (bandwidth guaranteed) — jika tak muat, sesi ditolak; Non-GBR bersaing memakai resource tersisa. Operator menagih lebih mahal layanan GBR karena benar-benar membayar kapasitas cadangan.

Mekanisme enforcement tersebar: PCF menerbitkan kebijakan → SMF setup flow → UPF marking/enforcement di N6 + gNB scheduling di udara. QoS adalah janji end-to-end, bukan setting satu titik.

Anatomi Network Slicing

Slicing melangkah lebih jauh dari QoS: ia mengisolasi fungsi jaringan itu sendiri. Identitas utamanya S-NSSAI (Single Network Slice Selection Assistance Information):

Struktur S-NSSAI
S-NSSAI = SST + SD
  SST (8 bit) : jenis slice standar
                1 = eMBB   (broadband)
                2 = URLLC  (latency kritis)
                3 = mMTC   (massive IoT)
  SD  (24 bit): pembeda operator bebas (misal "enterprise-A")

Alur pemilihan slice saat UE menyala:

100%

Poin-poin penting arsitektur:

  1. NF instance bisa dedicated per slice (SMF/UPF khusus enterprise) atau shared dengan isolasi via VRF/VLAN.
  2. RAN juga sadar slice: gNB menjadwalkan PRB per slice; di sini isolasi bandwidth nyata terjadi.
  3. Transport ikut: backbone IP/MPLS membawa tiap slice di VPN/segment berbeda (hard isolation) atau L3VPN biasa dengan QoS (soft isolation).
  4. Isolasi penuh = cerita end-to-end: RAN + transport + core. Kalau hanya core yang dipecah tapi transport dibagi adil, SLA URLLC bisa runtuh saat backbone macet.

Slicing vs APN/DNN

Tabel yang menenangkan diskusi rapat:

AspekAPN/DNN premium (LTE-style)Slice sungguhan
Isolasi coreLogis saja (APN routing)NF instance/segment terpisah
Isolasi radioTidak ada — semua berebut PRBScheduler per-slice
Isolasi transportQoS marking sajaVPN/segment atau sharding
SLA end-to-endBest effort + prioritasDapat dikontrak & diaudit

Praktik: Dua Slice di Lab Open5GS

Environment episode 0. Langkah 1 — daftarkan dua slice di konfigurasi NSSF:

/etc/open5gs/nssf.yaml (cuplikan)
nssf:
  sbi:
    server:
      - address: 127.0.0.5
        port: 7777
  nsi:
    - slice:
        sst: 1                    # eMBB
      nsi_information:
        nrf_amf_set: amf-set-embb
    - slice:
        sst: 2                    # URLLC
        sd: "000002"
      nsi_information:
        nrf_amf_set: amf-set-urllc

Di WebUI Open5GS, tambahkan pada langganan UERANSIM field slice (sst/sd) sesuai kebutuhan uji.

Langkah 2 — sisi gNB simulator harus mengumumkan slice yang sama:

ueransim/gnb.yaml (cuplikan slices)
slices:
  - sst: 1                        # eMBB default
sd: ""

Langkah 3 — jalankan UE dengan requested NSSAI spesifik:

ueransim/ue.yaml (cuplikan)
sessions:
  - type: "ipv4"
    apn: "internet"
    s-nssai:
      sst: 2                      # minta masuk slice URLLC
      sd: "000002"

Langkah 4 — verifikasi slice mana yang melayani kita:

Verifikasi PDU session & slice
journalctl -u open5gs-smfd -n 30 --no-pager | grep -iE "sst|sd|pdu"
ping -I uesimtun -c 3 8.8.8.8

Log SMF akan menampilkan SST/SD yang dipilih — bukti NSSF+AMF+SMF bekerja sesuai desain.

Note

Di lab ini isolasinya logis (instance sama, identitas beda). Isolasi fisik sungguhan — UPF dedicated, VLAN/MPLS terpisah, scheduler RAN per-slice — dilakukan di produksi dengan orkestrasi; pola datanya persis seperti yang baru kalian jalankan.

SLA: Mengukur Janji

Slice enterprise dijual dengan SLA — kontrak teknis. Metrik standar dan cara uji lab-nya:

MetrikTarget contoh URLLCAlat ukur
Latency RTT≤ 20 msping, hping3
Jitter≤ 5 msiperf3 UDP
Packet loss≤ 0.01%iperf3 UDP
Availability≥ 99.99%monitoring uptime
Uji SLA dasar di lab
iperf3 -c 10.0.0.100 -u -b 10M -t 30     # loss & jitter
ping -i 0.01 -c 100 -I uesimtun 8.8.8.8  # latensi distribusi

Dokumentasikan hasil sebagai baseline; audit SLA periodik membandingkan angka kontrak dengan realita.

Common Pitfalls

  • Menjual/membeli slice tanpa isolasi transport: saat backbone congestion, URLLC ikut terseret. SLA harus menyebut lapisan mana yang terisolasi.
  • Mengira SST otomatis memberi performa: SST hanyalah label pemilihan; performa lahir dari kapasitas yang dialokasikan (PRB, UPF, bandwidth).
  • Requested NSSAI salah di UE: registrasi diam-diam jatuh ke default slice tanpa error mencolok. Selalu verifikasi di log AMF/NSSF, jangan percaya UI UE.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • QoS flow + 5QI (GBR/non-GBR) adalah diferensiasi dalam satu jaringan; slicing mengisolasi fungsi jaringan end-to-end.
  • S-NSSAI = SST + SD; NSSF yang memutuskan; RAN dan transport harus sadar-slice agar SLA nyata.
  • Slicing sungguhan ≠ APN premium: gunakan tabel perbandingan saat evaluasi penawaran.
  • Kalian sudah menjalankan dua slice di lab dan tahu cara mengujinya dengan iperf/ping.

Di episode 14 kita masuk ke rumah tempat semua NF modern tinggal: telco cloud — NFV, containerized network functions, dan MANO. Sampai jumpa!

Belajar Telecom Engineer - Network Slicing & QoS | Belajar Telecom Engineer