Belajar tRPC (TypeScript RPC) untuk membangun aplikasi full-stack TypeScript dengan type-safety end-to-end tanpa codegen dan tanpa schema duplication: pre-requisites & setup environment, sejarah, latar belakang & mengapa membutuhkan tRPC, konsep dasar & arsitektur utama, membuat API tRPC pertama, menjalankan server tRPC dan client konsumsi, input validation, error handling & response types, middleware, links & lifecycle interception, konfigurasi tRPC dan environment variables, state management & data fetching patterns, schema evolution, versioning & backward compatibility, transport HTTP dan WebSocket, otentikasi & authorization di tRPC, keamanan API, rate limiting & best practice, performansi & optimasi tRPC, observability, tracing & monitoring, resilience & fault tolerance, tRPC di Next.js, Remix dan serverless, CI/CD, testing & production deployment, hingga tooling modern & fitur stabil terbaru dengan total 19 episode.
Sebelum menyentuh tRPC, kalian perlu menguasai TypeScript modern, konsep API contract, serta perbedaan RPC, REST, dan GraphQL. Di episode ini kalian juga menyiapkan Node.js, membuat project TypeScript, menginstall @trpc/server, @trpc/client, dan zod, lalu memverifikasi instalasi pertama.

Episode ini mengupas sejarah tRPC dari akar RPC klasik hingga kebangkitannya di komunitas TypeScript, masalah yang diselesaikannya dibanding REST dan GraphQL, serta kapan tRPC menjadi pilihan tepat untuk aplikasi internal, monorepo, dan rapid prototyping.

Episode ini membedah arsitektur tRPC: bagaimana TypeScript menginferensikan tipe dari server ke client, peran router, procedure, input, output, dan caller, serta lapisan adapter untuk transport HTTP, WebSocket, dan serverless beserta client proxy dan client React.

Episode ini membangun API tRPC pertama secara utuh: struktur project yang rapi, router dengan query, mutation, dan subscription, serta penerapan zod untuk validasi input dan output modern dengan schema yang aman terhadap tipe.

Episode ini menghidupkan API tRPC lewat server nyata: server standalone atau Express, adapter untuk Next.js App Router, dan client tRPC di React. Kalian akan menjalankan request pertama dan merasakan autocompletion type-safe dari editor.

Episode ini membedah kualitas API tRPC: validasi input dengan zod dan superstruct, penanganan error dengan TRPCError beserta formatError dan pemetaan HTTP status, serta pengelolaan response type inference dan fallback default values.

Episode ini membuka tiga titik intercept di tRPC: middleware di server untuk autentikasi, logging, tracing, dan rate limit; links di client seperti loggerLink, httpBatchLink, wsLink, dan custom link; serta lifecycle hooks onError, onSuccess, dan onSettled pada integrasi React Query.

Episode ini merapikan sisi konfigurasi: environment variables untuk base URL, API keys, dan mode pengembangan, struktur konfigurasi tRPC yang di-share antara client dan server, serta penerapan conditional loggerLink antara development dan production.

Episode ini menguasai state management di sisi client: pola query, mutation, invalidate, dan optimistic updates, integrasi modern dengan @tanstack/react-query, serta teknik caching, refetch, dan penanganan stale data.

Episode ini membahas evolusi API tRPC yang aman: mengubah schema tanpa memutus client lama, strategi versioning dan deprecation procedure, serta teknik migrasi input dan output sambil menjaga backward compatibility.
